7 Tips Menurunkan Risiko Kanker Paru pada Pria

risiko-kanker-paru-doktersehat

DokterSehat.Com – Kanker paru adalah salah satu jenis kanker yang paling banyak menyerang pria selain kanker prostat. Kanker ini akan naik kalau seorang pria merokok secara aktif dan pasif. Racun yang masuk ke dalam tubuh bisa membangkitkan sel kanker perlahan-lahan dan akhirnya tumbuh dan menyebar di sekitar paru.

Tips Menurunkan Risiko Kanker pada Pria

Dengan menurunkan jumlah konsumsi rokok, risiko kanker bisa diturunkan. Selain dengan berhenti merokok ada hal lain yang bisa menurunkan risiko munculnya kanker paru pada pria. Berikut tujuh tindakan yang bisa Anda lakukan saat ini juga agar tubuh khususnya paru-paru bisa sehat.

  1. Menjaga Tubuh agar Selalu Ideal

Skala dari BMI atau body mass index sangat penting untuk mengetahui apakah tubuh ada pada kondisi normal atau sedang obesitas. Kalau sudah ada pada kondisi normal atau skala berada di bawah 25, Anda mungkin tidak perlu khawatir. Namun, kalau skala berada di atas 25 hingga memasuki angka 30 yang artinya obesitas, Anda sebaiknya hati-hati.

Risiko kanker paru akan menjadi lebih besar dari sebelumnya, Oleh karena itu ada baiknya untuk mengendalikan apa yang dimakan dan membuat defisit kalori. Imbangi juga masalah ini dengan melakukan olahraga secara rutin.

  1. Mulai Mengurangi Konsumsi Minuman Keras

Efek dari alkohol yang dikonsumsi secara berlebihan sama dengan rokok. Racun yang ada di dalamnya bisa memicu kanker di paru. Selain itu, alkohol juga mengandung kadar gula yang memicu kegemukan terjadi pada pria. Kurangi alkohol atau kalau bisa berhenti untuk mengonsumsinya.

Kalau seseorang sudah terbiasa mengonsumsi alkohol mungkin akan sulit untuk mengurangi konsumsinya. Meski demikian, siapa saja bisa menguranginya asal ada keinginan yang kuat untuk bisa hidup dengan baik dan bebas dari kanker paru yang sangat mematikan.

  1. Menghindarkan Paparan Racun ke Tubuh

Paparan racun yang bisa masuk ke dalam tubuh ini ada banyak. Biasanya racun yang masuk ke dalam tubuh berasal dari udara seperti asap kendaraan hingga asap obat nyamuk hingga serpihan bahan bangunan. Hal-hal seperti ini akan menyebabkan pengendapan racun di tubuh khususnya paru dan memicu munculnya sel karsinogenik untuk tumbuh.

Kalau Anda adalah pekerja lapangan yang banyak menghabiskan hari di jalanan, ada baiknya untuk selalu menggunakan masker. Dengan menggunakan masker, paparan racun di udara akan tersaring dengan baik sehingga risiko kanker paru-paru bisa rendah.

  1. Kebutuhan Serat Harian Harus Terpenuhi

Dalam satu hari kebutuhan serat yang harus dimakan oleh pria sekitar 35-40 gram. Serat ini didapatkan dari buah dan juga sayur. Dengan mengonsumsi serat dalam jumlah banyak, pria akan mengalami penurunan sembelit dan racun di dalam tubuh yang ada di feses bisa dihindari.

Kebutuhan serat bisa didapatkan dengan mengonsumsi makanan yang sehat seperti buah dan juga sayuran. Anda bisa membuat makanan dari bahan ini bersampingan dengan lemak dan protein yang juga penting. Intinya, dalam satu hari jangan tidak makan buah dan sayur sama sekali.

  1. Menjaga Level Gula Darah

Gula darah di dalam tubuh yang tidak stabil karena diabetes atau hanya naik karena terlalu banyak mengonsumsi gula dan karbohidrat sederhana bisa memicu munculnya sel karsinogenik. Kurangi konsumsi gula setiap harinya dan usahakan untuk tetap berolahraga secara rutin.

Kalau Anda memang ada bakat diabetes, atur apa saja yang masuk ke dalam tubuh khususnya yang mengandung gula. Mulai ganti karbohidrat sederhana dengan yang lebih kompleks agar kadar gula darah di tubuh tidak terus naik. Selanjutnya, cek level gula darah secara rutin kalau tubuh merasa tidak nyaman.

  1. Tidur Cukup dan Berkualitas

Tidur yang cukup dan berkualitas bisa membuat Anda terhindar dari kanker yang muncul di paru. Tidur yang cukup harus sekitar 6-8 jam setiap harinya. Dengan tidur yang cukup Anda tidak akan mengalami stres dan tubuh selalu sehat. Biasakan untuk tidur di waktu yang sama setiap harinya agar tubuh terbiasa.

Kondisi stres di dalam tubuh biasanya memengaruhi kondisi hormon di dalam tubuh. Beberapa orang juga kerap makan sembarangan karena tekanan yang terlalu kuat di tubuhnya. Kalau Anda merasa memiliki gangguan tidur ada baiknya untuk mengetahui penyebabnya dan segera mengatasinya.

  1. Asupan Vitamin D Harus Cukup

Asupan vitamin D sangat penting untuk tubuh karena bisa mengurangi stres dan juga menjaga daya tahan tubuh hingga maksimal. Konsumsi makanan yang mengandung banyak vitamin D atau berjemurlah sekitar 10-15 menit setiap hari di bawah sinar matahari sebelum pukul 10.00.

Kalau Anda sulit bangun pagi dan tidak memiliki waktu untuk berjemur jangan khawatir. Cukup konsumsi suplemen vitamin D yang banyak tersedia di pasaran. Selanjutnya konsumsi juga makanan yang jadi sumber vitamin D. Kalau Anda bisa melakukan hal tersebut dengan baik, kebutuhan vitamin bisa terpenuhi dengan sempurna.

Nah, dari tujuh tindakan di atas, mana saja yang sering Anda lakukan atau belum Anda lakukan sama sekali? Semoga setelah ini Anda bisa menggunakannya untuk membuat tubuh bisa selalu sehat dan terhindari dari berbagai penyakit khususnya kanker paru.

 

 

Sumber:

  1. Mayo Clinic. Lung Cancer. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/lung-cancer/symptoms-causes/syc-20374620. (Diakses pada 19 November 2019)
  2. Cancer Org. Can Lung Cancer Be Prevented?. https://www.cancer.org/cancer/lung-cancer/causes-risks-prevention/prevention.html. (Diakses pada 19 November 2019)
  3. CDC. 2019. What Can I Do to Reduce My Risk of Lung Cancer?. https://www.cdc.gov/cancer/lung/basic_info/prevention.htm. (Diakses pada 19 November 2019)
  4. Godtfredsen, Nina S, dkk. 2005. Effect of Smoking Reduction on Lung Cancer Risk. https://jamanetwork.com/journals/jama/fullarticle/201598. (Diakses pada 19 November 2019)