Terbit: 6 Januari 2020
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Artis yang dikenal luas telah membintangi berbagai film di Indonesia, Ria Irawan, dikabarkan meninggal dunia pada hari ini, Senin, 6 Januari 2019. Ria meninggal dunia sekitar pukul 04.00 WIB.

Ria Irawan Meninggal

Ria Irawan Meninggal Karena Kanker Kelenjar Getah Bening

Suami Ria, Mayki Wongkar membenarkan kabar kematian istrinya. Ria meninggal di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta. Jenazah Ria akan disemayamkan di rumah duka yang ada di wilayah Lebak Bulus, Jakarta Selatan sebelum dimakamkan.

Ria diketahui menderita penyakit kanker kelenjar getah bening. Sempat dinyatakan sembuh setelah menjalani berbagai macam pengobatan, penyakit ini kambuh kembali dan membuat kondisinya menurun. Sepanjang akhir 2019, Ria menjalani berbagai macam pengobatan.

Pada 2014 silam, Ria didiagnosis kanker kelenjar getah bening setelah menjalani pengangkatan rahim. Saat itu, kanker yang dideritanya sudah dalam stadium 3. Pengobatan kemotarapi yang dijalani Ria sempat membuatnya dianggap sembuh, namun pada 2016, kanker ini muncul lagi. Sayangnya, kanker ini menyebar dengan cepat dan bahkan memicu munculnya tumor di kepalanya. Hal ini membuat saraf yang mengendalikan berbicara tertekan.

Unggahan media sosial pada September 2019 silam menyebut Ria sampai harus belajar untuk berbicara dengan pelan dan baik akibat adanya tumor ini.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Kids Baby - Advertisement

Berbagai Gejala Kanker Kelenjar Getah Bening

Pakar kesehatan menyebut ada beberapa gejala khas dari kanker kelenjar getah bening yang sebaiknya kita waspadai.

Berikut adalah gejala-gejala tersebut.

  1. Tubuh yang Mudah Lelah

Jika tubuh terasa lemah dan lesu meskipun kita sudah menerapkan gaya hidup sehat seperti tidur cukup, makan makanan bergizi, dan rutin melakukan aktivitas fisik, bisa jadi hal ini menandakan bahwa kita terkena kanker kelenjar getah bening. Penelitian bahkan membuktikan bahwa 9 dari 10 penderita kanker ini mengalami gejala kelelahan berlebihan.

Hanya saja, gejala kelelahan ini berbeda-beda. Ada yang mengalaminya di level yang ringan namun juga ada yang mengalaminya di level yang kronis. Satu hal yang pasti, jika kita mengalaminya terus-menerus, sebaiknya segera memeriksakan kondisi kesehatan ke dokter.

  1. Demam, Menggigil, serta Berkeringat di Malam Hari

Gejala berikutnya yang menandakan kanker kelenjar getah bening adalah tubuh yang mengalami gejala seperti demam tinggi, tubuh yang terasa kedinginan hingga menggigil, dan munculnya keringat dalam jumlah yang sangat banyak.

  1. Berat Badan Turun Drastis Dalam Waktu Singkat

Jangan senang terlebih dahulu jika berat badan menurun dalam waktu singkat. Bisa jadi hal ini menandakan adanya masalah kesehatan yang serius, termasuk kanker kelenjar getah bening. Hal ini disebabkan oleh tubuh yang membutuhkan energi lebih banyak demi mendukung sistem kekebalan tubuh melawan kanker.

Pakar kesehatan menyebut penurunan berat badan ini bisa sampai 5 atau 10 persen dari berat badan sebelumnya dalam kurun waktu satu bulan saja.

  1. Sering Mengalami Ruam-Ruam dan Gatal

Kanker kelenjar getah bening ternyata juga bisa menyebabkan dampak pada kondisi kulit. Tak hanya sering mengalami gatal-gatal dan ruam-ruam, hal ini juga bisa menyebabkan kulit bersisik, kemerahan, hingga perubahan warna menjadi keunguan. Kondisi ini mirip dengan eksim dan bisa terjadi di hampir seluruh lipatan kulit.

Pakar kesehatan menyebut hal ini lebih sering terjadi pada penderita kanker limfoma Hodgkin sebagai efek dari munculnya zat sitokin dalam jumlah yang lebih banyak.

  1. Nyeri pada Beberapa Bagian Tubuh

Bagian di antara paru dan tulang dada penderita kanker kelenjar getah bening biasanya akan terasa nyeri. Selain itu, sensasi ini juga bisa dirasakan pada punggung bagian bawah akibat tertekannya saraf sumsum tulang belakang.

 

Sumber:

  1. Kiefer, Dale. 2019. Lymphoma Symptoms. healthline.com/health/lymphoma/symptoms/. (Diakses pada 6 Januari 2020).


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi