Resolusi Kesehatan untuk Keluarga di Awal Tahun

resolusi-keluarga-di-tahun-baru-doktersehat

DokterSehat.Com – Selama ini kita sering sekali membuat resolusi untuk diri sendiri yang akan dilakukan selama satu tahun ke depan. Resolusi yang dibuat bisa dalam bentuk apa yang akan dilakukan dalam karier dan juga kesehatan. Nah, kalau Anda sudah memiliki keluarga, apakah resolusi yang dibuat hanya untuk diri sendiri saja? Tentu Anda harus membuat resolusi untuk keluarga.

Nah, selama satu tahun ke depan, buatlah resolusi kesehatan yang berhubungan dengan kesehatan. Anda bisa membuat resolusi secara umum atau disesuaikan dengan usia dan kondisi fisik dari setiap anggota keluarga. Misal ada keluarga yang masih balita dan ada yang memiliki penyakit tertentu.

Resolusi untuk anak-anak

Resolusi untuk anak-anak memang sedikit tricky, tapi beberapa hal di bawah bisa dilakukan asal mendapatkan pengawasan dan pengarahan yang benar.

  • Memotivasi anak untuk lebih banyak melakukan kegiatan outdoor atau olahraga di luar ruangan. Beri kebebasan anak untuk memilih olahraga yang mereka sukai. Misal anak suka sekali melakukan olahraga sepak bola atau renang, usahakan mereka melakukannya sebanyak 3 kali seminggu.
  • Menganjurkan anak untuk lebih banyak minum air putih sebanyak 1-1,5 liter per hari atau semampunya. Kalau Anda minta air yang manis beri tahu dengan sederhana sehingga mereka terbiasa untuk mengonsumsi air putih.
  • Membiasakan anak untuk makan sayur dan buah. Anak-anak yang tidak mau memang tidak bisa dipaksa secara langsung, tapi mereka masih bisa diarahkan agar mau dengan sendirinya.
  • Meminta anak untuk lebih menjaga sanitasi tubuhnya misal tangan saat akan makan dan area kemaluannya saat buang air kecil dan besar. Anak-anak biasanya abai dengan hal ini dan terlalu bergantung pada orang tua.
  • Tidak jajan sembarangan. Terkesan sepele, tapi anak akan kerap melalukannya, apalagi yang sudah sekolah dan ada penjual makanan di depan sekolah atau di kantinnya.

Resolusi untuk remaja

Semakin besar usia anak, terkadang agak susah diatur. Namun, mereka bisa berpikir sendiri kalau sudah diberi pengertian dengan benar. Berikut resolusi untuk remaja yang ada di rumah.

  • Tidak terlalu asyik dengan ponsel atau laptop kalau hanya untuk bermain game atau menyaksikan video. Dalam satu hari atau beberapa hari sekali harus melakukan olahraga.
  • Tidak disarankan jajan sembarangan. Terkadang remaja suka sekali keluar dengan temannya lalu membeli makanan cepat saji dan mengabaikan resolusi. Beli makanan cepat saji sebenarnya tidak dilarang, tapi lebih dikurangi.
  • Memilih olahraga atau hobi yang bisa dilakukan secara rutin setiap minggunya. Misal melakukan renang setiap akhir pekan atau jogging bersama anggota keluarga lain.
  • Tidak begadang dan tidur terlalu malam. Remaja sering sekali asyik dengan ponselnya lalu lupa kalau harus tidur. Akhirnya mereka bangun kesiangan dan malas melakukan olahraga.
  • Membicarakan masalah yang dihadapi, terlebih yang memicu stres.

Resolusi untuk orang tua

Resolusi untuk orang tua atau Anda dan pasangan harus dibuat bersama-sama dan dilakukan dengan benar. Kalau Anda yang memiliki penyakit tertentu bisa disesuaikan terlebih dahulu.

  • Mencari hal-hal menarik yang bisa dilakukan bersama-sama dengan keluarga. Kalau setiap minggu hanya melakukan olahraga atau permainan yang sama, anak-anak akan mengalami kebosanan. Akhirnya mereka malas melakukan hal itu lagi.
  • Menyiasati apa yang akan dimakan oleh anak setiap harinya. Beberapa orang tua mungkin tidak akan mengalami kesulitan kalau anaknya suka dengan sayuran. Nah, kalau ada yang tidak suka dengan sayuran harus dibuat tetap mengonsumsinya dengan cara menyembunyikannya dalam makanan tertentu.
  • Menyempatkan waktu untuk memasak makanan kalau ingin membuat bekal orang satu rumah untuk makan siang. Itulah kenapa tidur lebih awal bisa dilakukan agar pagi bangun lebih awal dan kualitas tidur tetap terjaga.
  • Memastikan anak-anak menjalankan semua resolusinya dengan benar. Orang tua juga harus memberikan contoh yang baik. Kalau ingin anaknya berolahraga, orang tua juga harus melakukannya. Kalau sampai orang tua tidak melakukannya ada kemungkinan anak juga susah diatur.
  • Menghindari kebiasaan buruk seperti merokok atau mengonsumsi alkohol berlebihan. Kurangi hal itu dan perbanyak melakukan olahraga bersama dengan anak.
  • Berusaha melakukan semuanya konsisten dan tidak menggunakan hadiah untuk diri sendiri atau anak agar mereka bisa melakukan resolusinya dengan benar.

Resolusi untuk keluarga secara umum

Resolusi untuk satu keluarga dilakukan bersama-sama. Semua orang harus sama-sama mengingatkan agar tidak gagal di tengah jalan.

  • Mengurangi konsumsi makanan cepat saji. Misal dibatasi sebanyak satu kali dalam satu bulan.
  • Memperbanyak konsumsi buah dan sayur setiap hari.
  • Menghabiskan waktu sebanyak 30 menit saat akhir pekan untuk bermain atau olah raga bersama. Melakukan olahraga setiap akhir pekan bersama-sama tidak hanya akan membuat Anda sehat, tapi mendekatkan hubungan antara orang tua dan anak.
  • Memiliki resolusi bersama yang berkaitan dengan olahraga. Misal melakukan maraton atau hiking ke bukit. Untuk mencapai hal itu satu keluarga harus melakukan latihan bersama hingga target bisa terpenuhi.
  • Lebih banyak makan di rumah dan masak bersama. Dengan melakukan aktivitas ini anak-anak juga akan tahu mana saja makanan yang sesuai dengannya dan mana saja yang tidak.
  • Membawa bekal ke sekolah dan kantor dengan menu makanan sehat. Resolusi ini mungkin agak sulit meski tetap bisa dilakukan dengan meal preparation setiap akhir pekan atau beberapa hari sekali.

Inilah resolusi kesehatan di awal tahun untuk satu keluarga. Nah, dari beberapa resolusi yang ada di atas, adakah yang membuat Anda jadi merasa keberatan? Kalau Anda ingin melakukan modifikasi, lakukan dengan menyesuaikan pada kebutuhan dan kondisi tubuh. Dengan begitu, resolusi bisa dijalankan tanpa merasa terpaksa.