Terbit: 23 Juni 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Menjaga kesehatan vagina bukan perkara mudah untuk wanita. Mereka harus melakukan banyak hal mulai rutin mengganti celana dalam setiap hari khususnya saat hari panas. Selanjutnya wanita juga tidak diperkenankan untuk memakai celana dalam yang cukup ketat.

Bahaya Ratus Vagina yang Harus Diwaspadai Wanita

Beberapa wanita juga merapikan rambut pada kemaluan untuk menghindari kelembapan tinggi pada area selangkangan. Terakhir, wanita juga harus menghindari sabun atau produk perawatan vagina yang terlalu wangi dan mengandung zat kimia berbahaya.

Selain beberapa cara yang diuraikan sebelumnya, beberapa wanita ada yang melakukan douching atau mencuci rongga vagina dengan cairan khusus. Cara ini dianggap berbahaya karena bisa membunuh bakteri baik atau flora normal yang ada di dalam vagina.

Terakhir, wanita juga melakukan yang namanya ratus vagina yang dipercaya mampu memberikan banyak manfaat pada organ kewanitaan. Benarkah demikian? Mari sinak ulasan selengkapnya di bawah ini.

Mengenal ratus vagina

Ratus vagina adalah metode penguapan pada vagina secara langsung. Wanita akan duduk di kurai khusus yang di bawahnya terdapat beberapa ramuan tradisional yang didihkan. Uap dari ramuan yang mendidih ini akan dipaparkan langsung ke vagina sehingga efek yang didapatkan akan langsung dirasakan wanita.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Kids Baby - Advertisement

Lama penguapan pada ratus vagina ini berjalan selama 30 menit. Setelah diratus, wanita akan dibersihkan vagina bagian luarnya dan diinginkan dengan air. Proses total untuk ratus vagina sekitar 45 menit.

Bahan yang digunakan untuk ramuan ratus vagina ini bermacam-macam. Sebagian besar berasal dari herba yang banyak digunakan dalam dunia pengobatan tradisional. Ada kulit kayu secang, kelopak mawar, akar wangi, dan temulawak. Semua bahan akan dicampur menjadi satu untuk dididihkan dan menghasilkan uap.

Klaim ratus vagina

Salah satu masalah terbesar dari wanita adalah memiliki vagina dengan aroma yang tidak sedap. Ratus vagina diklaim mampu membuat aroma tidak sedap iti hilang dengan lebih cepat dan memberikan kebaikan lain khususnya yang berhubungan dengan kemampuan seksual dan reproduksi.

Ratus vagina diklaim mampu melancarkan peredaran darah pada vagina. Uap hangat diklaim mampu memicu peredaran darah berjalan dengan lancar. Area di sekitar vagina jadi lebih relaks sehingga otot di sekitarnya bisa bekerja dengan maksimal.

Klaim lain terkait dengan ratus vagina adalah keseimbangan hormon. Wanita yang melakukan ratus akan memiliki hormon seimbang sehingga kerja tubuhnya jadi membaik. Itulah mengapa ratus vagina banyak dilakukan oleh wanita kerajaan atau bangsawan di masa lalu.

Bahaya melakukan ratus vagina

Meski diklaim memberikan banyak manfaat untuk vagina, ratus ternyata cukup berbahaya sehingga wanita harus menghindarinya. Berikut bahaya dari ratus vagina.

  • Bisa membuat vagina melepuh. Praktik ratus vagina dilakukan dengan penguapan secara langsung. Padahal uap air lebih tinggi suhunya dari permukaan air. Kalau jarak vagina dengan asal uap dekat, kondisi melepuh bisa saja terjadi dan membuat vagina jadi mengalami inflamasi.
  • Membunuh flora normal yang ada di dalam vagina. Penguapan ke vagina secara langsung akan membuat organ itu dimasuki uap air yang banyak. Uap panas itu bisa saja mengganggu flora normal yang ada di dalam vagina. Kalau flora normal yang ada di sana mati, infeksi bakteri bisa muncul dengan mudah.
  • Seks jadi lebih sakit dari biasanya. Kalau vagina jadi lebih sensitif dari biasanya, wanita akan mengalami gangguan saat bercinta. Gangguan pada vagina membuat penetrasi sangat menyiksa sehingga wanita susah mendapatkan kepuasan.

Membersihkan vagina memang hal wajib dan harus dilakukan oleh semua wanita. Namun, harus dilakukan dengan aman dan baik agar tidak menimbulkan masalah.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi