Begini Kehidupan Rachel Amanda Setelah Didiagnosis Kanker Tiroid

rachel-amanda-doktersehat
Photo Source: Instagram/auroramanda95

DokterSehat.Com– Pada tahun 2016 lalu, bintang film dan sinetron Rachel Amanda didiagnosis terkena kanker tiroid. Kehidupannya langsung berubah total sejak saat itu. Meski sempat putus asa, Rachel kini menjadi lebih positif dan bersemangat untuk menjalani hidup.

“Saat didiagnosis pertama kali, dokter bilangnya santai. Tapi tetap saja, karena kanker itu penyakit berbahaya, aku langsung panik dan bingung, apalagi saat itu informasi tentang kanker tiroid sangat minim,” cerita Rachel.

Selain melakukan berbagai terapi pengobatan secara rutin, Rachel kemudian mencari komunitas yang terkait dengan kondisi kesehatan yang diidapnya. Wanita berusia 23 tahun ini kemudian menemukannya demi membangkitkan lagi semangat hidupnya.

“Aku langsung bergabung dengan komunitas pitatoska. Disana kami saling berbagi. Aku mendapatkan banyak semangat dan diyakinkan bahwa ada kemungkinan besar kanker ini bisa dibersihkan. Di komunitas ini aku tidak lagi merasa sendirian dan kebingungan,” ungkapnya.

Sejak saat itu, Rachel pun mulai bangkit dan lebih optimis dalam melawan penyakit yang dideritanya. Meski ia harus tetap minum obat secara teratur seumur hidup, Rachel mengaku tidak masalah untuk terus melakukannya agar bisa hidup sehat.

“Jika didiagnosis kanker, jangan mudah panik dan stres. Segera cari informasi dari situs-situs yang tervalidasi. Selain itu, berpikirlah dengan lebih positif agar lebih kuat dalam menjalani kehidupan dan melawan penyakit ini,” saran Rachel.

Sebagai informasi, kanker tiroid menyerang kelenjar tiroid yang berada di leher bagian depan. Kebanyakan orang menganggap tiroid sebagai kelenjar gondok. Fungsi dari kelenjar ini adalah memproduksi beberapa jenis hormon dan mengendalikan tubuh dalam menggunakan energi dengan efektif.

Kanker tiroid termasuk dalam kanker yang langka. Untungnya, kebanyakan kasus tiroid bisa diatasi dengan baik asalkan penderitanya mau menjalani berbagai terapi dan rutin minum obat yang disediakan oleh dokter. Hanya saja, ada kemungkinan kanker ini kembali di masa depan meski penderitanya sudah sembuh.

Gejala dari kanker tiroid adalah benjolan yang muncul di leher, sakit pada bagian leher atau telinga, susah menelan, susah bernapas, suara serak atau mengi, dan sering mengalami batuk-batuk.