Terbit: 3 Mei 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Beberapa wanita yang sering memperhatikan payudaranya pasti sering mendapati kalau puting payudaranya berubah warna. Pada kondisi tertentu, puting akan jadi lebih gelap dan hitam. Dalam beberapa waktu warna ini akan pudar dan kembali ke kondisi semula.

Puting Susu Terlalu Hitam, Normalkah?

Sebenarnya apa yang menyebabkan puting berubah warna. Lalu apakah kondisi ini berbahaya pada kesehatan wanita?

Kondisi yang Menyebabkan Puting Payudara Berubah Warna

Sebenarnya yang berubah bukanlah puting payudara, tapi bagian areolanya. Karena letak areola mengelilingi puting payudara, warnanya jadi seperti melebur.

Secara umum ada beberapa kondisi yang menyebabkan warna di areola berubah warna jadi lebih gelap atau hitam.

  • Saat memasuki masa puber kadar estrogen di dalam tubuh akan meningkat. Peningkatan ini juga memengaruhi warna dari areola.
  • Saat menstruasi kadar estrogen dan progesteron menyebabkan perubahan warna pada areola meski hanya sementara saja.
  • Penggunaan kontrasepsi. Kontrasepsi jenis oral seperti pil KB juga menyebabkan perubahan warna pada areola. Warna akan kembali normal kalau pil KB dihentikan konsumsinya.
  • Lagi-lagi perubahan hormon menyebabkan perubahan warna pada areola. Saat hamil wanita akan mendapati perubahan warna pada areola.
  • Kanker payudara. Gejala dari kanker payudara tidak hanya benjolan saja. Warna dari areola juga bisa digunakan sebagai acuan.
  • Saat mengalami diabetes, tubuh akan mengalami resistensi insulin. Respons dari kondisi ini adalah warna areola berubah.

Apakah Perubahan Warna Ini Berbahaya?

Sebenarnya berbahaya atau tidaknya perubahan warna pada areola dan puting payudara ini tergantung pada penyebabnya. Kalau penyebabnya adalah masalah hormonal saat menstruasi atau hamil mungkin tidak perlu dikawatirkan.

Perubahan warna bisa jadi berbahaya kalau disebabkan oleh kanker atau diabetes. Untuk itu, selalu perhatikan kondisi tubuh dengan baik agar tidak kecolongan dan mendadak mengidap penyakit berbahaya.

Semoga ulasan di atas membantu Anda untuk lebih memahami kondisi payudara.


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi