Terbit: 6 September 2019
Ditulis oleh: Mutia Isni Rahayu | Ditinjau oleh: dr. Jati Satriyo

Purging adalah proses di mana kulit sedang menyesuaikan diri dengan produk skin care yang baru kita gunakan. Memburuknya kondisi kulit akibat penggunaan skin care bukan selalu merupakan pertanda buruk, lho. Yuk, kenali lebih jauh tentang perbedaannya dengan jerawat lain, dan cara mengatasinya berikut ini!

Purging, Apa Bedanya dengan Jerawat Biasa?

Apa Itu Purging?

Purging adalah proses pembersihan kulit yang terjadi ketika kita menggunakan produk perawatan kulit baru. Istilah ini berasal dari kata “the purge” yang memiliki arti pembersihan.

Purging dikenal sebagai periode di mana kondisi kulit memburuk sebagai proses penyesuaian terhadap produk baru sebelum nantinya berubah menjadi lebih baik. Pada dasarnya penyebabnya adalah reaksi terhadap bahan aktif yang meningkatkan pergantian atau regenerasi sel kulit.

Bahan aktif dalam skin care ini bekerja membersihkan pori-pori yang tersumbat dan mengeluarkan berbagai kotoran sisa di pori-pori yang merupakan pemicu tumbuhnya jerawat. Proses regenerasi kulit yang lebih cepat memaksa kotoran sisa ini keluar lebih cepat juga sehingga muncullah berbagai jerawat yang sering disebut dengan jerawat purging.

Selain munculnya jerawat, proses ini juga terkadang menyebabkan reaksi kulit lain seperti mengelupasnya kulit. Semua reaksi memiliki tujuan yang sama yaitu terbentuknya sel-sel kulit baru yang lebih segar yang akan menggantikan kulit Anda yang bermasalah.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Family Fest - Advertisement

Lamanya waktu proses ini pada setiap orang berbeda-beda, karena setiap orang memiliki karakter kulit yang berbeda-beda. Umumnya kondisi ini terjadi selama empat hingga enam minggu. Apabila Anda mengalami melebihi enam minggu, Anda mungkin perlu memeriksakan kondisi kulit Anda ke dokter spesialis kulit.

Bahan Penyebab Purging

Tidak semua bahan aktif skin care dapat menyebabkan kondisi ini. Bahan penyebab jerawat jenis ini biasanya merupakan bahan aktif yang bekerja mempercepat pergantian sel kulit mati dengan sel kulit yang baru. Jenis bahan penyebab kondisi ini meliputi:

  • Retinoid (isotretinoin, retinol, tretinoin, adapalene)
  • Asam hidroksi (asam malat, asam laktat, asam glikolat)
  • Benzoil peroksida

Daftar bahan aktif di atas kemungkinan bukan merupakan daftar lengkap. Namun perlu diingat bahwa bahan aktif yang tidak bekerja mempercepat regenerasi kulit tidak akan menyebabkan purging.

Perbedaan Purging dan Breakout

Banyak orang yang sulit membedakan antara purging dan breakout, karena memang dua kondisi ini bisa sangat mirip. Breakout merupakan reaksi kulit yang menandakan bahwa kulit kita tidak cocok dengan skin care yang digunakan.

Sudah jelas bahwa ketika purging terjadi, sudah seharusnya kita melanjutkan penggunaan skin care hingga mendapatkan hasil yang diinginkan. Sedangkan apabila kulit mengalami breakout, tentunya penggunaan skin care harus dihentikan sebelum memperburuk kondisi kulit.

Salah satu cara untuk membedakannya adalah dengan mengenali bahan aktif dalam skin care yang Anda gunakan. Sudah disebutkan sebelumnya bahwa penyebab purging adalah skin care yang bekerja mempercepat regenerasi kulit.

Jadi, apabila tidak terkandung bahan aktif yang termasuk bahan penyebab purging, maka kemungkinan kulit Anda mengalami breakout karena tidak cocok dengan skin care yang harus digunakan tersebut.

Cara lain untuk membedakan purging dan breakout adalah dengan melihat di mana area jerawat muncul. Jerawat akibat purging muncul di area wajah yang sebelumnya memang sering muncul jerawat, sedangkan jerawat akibat breakout biasanya muncul juga di area yang tidak umum muncul jerawat di wajah Anda.

Jerawat akibat yang menandakan skin care bekerja biasanya muncul dan hilang lebih cepat dari jerawat normal, sedangkan jerawat akibat breakout umumnya membutuhkan waktu 8-10 hari dari mulai muncul, matang, hingga menyusut.

Baca Juga: 14 Cara Menghilangkan Jerawat Secara Alami dan Cepat

Cara Mengatasi Purging

Pada dasarnya tidak ada cara mengatasi proses ini yang dapat Anda lakukan, selain hanya menunggu proses ini selesai. Waktu empat hingga enam minggu mungkin terasa lama, namun menunggu selama itu untuk mendapatkan kulit yang ideal seharusnya tidak menjadi masalah, bukan?

Meskipun tidak terdapat cara mengatasi purging yang dapat dilakukan, tapi Anda dapat menerapkan tips berikut ini selama proses ini berlangsung:

  • Hindari memencet jerawat. Memencet jerawat dapat menyebabkan jerawat meradang dan dapat menimbulkan jaringan parut yang sulit untuk dihilangkan ketika jerawat telah sembuh.
  • Hindari produk yang membuat wajah kering, seperti produk-produk eksfoliasi. Ketika kulit sedang mengalami proses regenerasi, tambahan stimulasi dari produk eksfoliasi lain dapat berpotensi memperburuk kondisi kulit.

Apakah Purging dapat Dicegah?

Proses ini tidak dapat dicegah, namun proses ini bisa diringankan dengan cara pengaplikasian skin care secara bertahap.

Apabila Anda ingin menggunakan skin care yang memiliki kandungan bahan aktif yang berpotensi menjadi penyebabnya, cobalah untuk mengaplikasikan skin care satu atau dua kali seminggu pada minggu pertama.

Setelah memasuki minggu kedua dan ketiga, coba untuk mengaplikasikan skin care sebanyak tiga kali seminggu. Terus tingkatkan penggunaan hingga Anda dapat menggunakannya setiap hari atau sesuai dengan petunjuk penggunaan produk.

Tujuan penggunaan secara bertahap ini adalah agar kulit juga beradaptasi terhadap produk secara bertahap sehingga proses ini juga tidak terlalu parah.

Nah, itu dia berbagai hal yang Anda perlu ketahui tentang purging yang adalah proses wajar dari penggunaan skin care yang sebenarnya tidak perlu dikhawatirkan. Selama proses ini berlangsung, Anda hanya perlu bersabar dan tetap menjaga kebersihan kulit dengan baik.

Pada dasarnya memang tidak ada skin care yang memberikan hasil instan. Setiap penggunaan skin care baik itu menyebabkan purging maupun tidak memang membutuhkan waktu untuk dapat menunjukkan hasil yang diinginkan.

 

  1. Brown, Nikki. 2018. An Expert Explains Whether Skin Purging Is Actually Legit. https://stylecaster.com/beauty/can-skin-purge-itself/. (Diakses 6 September 2019).
  2. Sinha, Ramona. 2019. Skin Purging – Everything You Need to Know About It. https://www.stylecraze.com/articles/skin-purging/#WhatProductsMayCauseSkinPurging?. (Diakses 6 September 2019).
  3. Yarbrough, Jessica L. 2019. The Secrets to Deciphering — and Stopping — Skin Purging. https://www.healthline.com/health/beauty-skin-care/skin-purging. (Diakses 6 September 2019).


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi