Terbit: 30 Maret 2020
Ditulis oleh: Devani Adinda Putri | Ditinjau oleh: dr. Jati Satriyo

PUPPP (pruritic urticarial papules and plaques of pregnancy) adalah kondisi yang terjadi pada wanita hamil dimana terdapat ruam gatal pada stretch mark (guratan peregangan) di sekitar perut dan mungkin area tubuh lain. Ketahui apa itu PUPP, gejala, penyebab, pengobatan, dll.

PUPPP pada Ibu Hamil: Gejala, Penyebab, Pengobatan, dll

Apa Itu PUPPP?

PUPPP adalah singkatan untuk pruritic urticarial papules and plaques of pregnancy yaitu kondisi kulit ruam, benjolan merah, pucat, dan lesi pada kulit yang menyebabkan gatal serta sensasi terbakar menyengat pada masa kehamilan.

Kondisi ini umumnya terjadi pada kulit perut yang mengalami stretch mark atau peregangan kulit pada wanita hamil. Lesi ini juga muncul di bagian tubuh lain seperti kaki, tangan, dada, lengan, payudara, selangkangan, dan bokong.

Berdasarkan data, PUPPP pada ibu hamil atau yang disebut juga dengan papula urtikaria pruritus dapat terjadi pada sekitar 1 dari setiap 150 wanita hamil yang umumnya berkembang pada usia trimester ketiga kehamilan di mana perkembangan bayi sangat cepat.

Kondisi ini tidak membahayakan baik ibu hamil dan janin, dapat diatasi dengan obat topikal untuk ruam kulit atau perawatan umum dengan obat alami di rumah. Dalam kebanyakan kasus, kondisi ini akan sembuh dalam 2 minggu setelah melahirkan.

Gejala PUPPP

Kondisi ini paling umum terjadi pada kehamilan pertama, namun dapat juga terjadi apabila Anda hamil anak kembar dimana kulit lebih meregang atau stretch mark akan lebih banyak.

PUPPP pada ibu hamil biasanya mulai berkembang dari stretch mark di perut, lalu menyebar ke bagian kulit lainnya dalam beberapa hari. Gejalanya meliputi:

  • Ruam kulit berupa bintik-bintik kecil seperti jerawat pada stretch mark
  • Ruam tersebut mungkin mulai menyatu dan membentuk plak besar merah
  • Plak kulit tersebut terasa gatal terutama di malam hari
  • Pada kondisi tertentu mungkin terasa menyengat seperti sensasi terbakar

Rasa gatal yang sangat menyengat mungkin akan memengaruhi waktu istirahat dan emosi wanita hamil. Ruam atau plak dari perut tersebut mungkin juga menyebar ke area stretch mark kulit lainnya seperti bokong, selangkangan, kaki, dan melebar ke payudara.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera hubungi dokter apabila gatal kulit akibat PUPPP menjadi sangat mengganggu dan membuat Anda tidak dapat melakukan aktivitas sebagaimana mestinya. Selain itu, dokter mungkin akan memberikan saran pengobatan yang aman bagi wanita hamil.

Penyebab PUPPP

Penyebab PUPPP pada ibu hamil belum diketahui secara pasti, namun kondisi ini diyakini terjadi akibat beberapa faktor seperti:

1. Peregangan Kulit

Kulit meregang akibat kehamilan atau kondisi stres pada kulit mungkin memicu PUPPP. Peregangan kulit dapat merusak jaringan ikat kulit dan akhirnya memicu peradangan kulit yang menyebabkan ruam merah pada bagian kulit dengan stretch mark.

2. Respon Kekebalan terhadap Sel-Sel Janin

Respon imun tubuh ibu hamil terhadap sel-sel janin yang sedang berkembang mungkin menyebabkan kondisi PUPPP. Pada trimester ketiga kehamilan, sel-sel janin terus bersirkulasi dalam waktu singkat pada ibu hamil dan kondisi ini akan berakhir setelah melahirkan.

Walaupun demikian, penelitian lebih lanjut masih dibutuhkan untuk memahami apa penyebab kondisi ruam kulit pada wanita hamil ini.

Faktor Risiko PUPPP

Berikut ini beberapa faktor yang meningkatkan risiko Anda mengalami ruam kulit selama kehamilan:

  • Kehamilan pertama
  • Hamil anak laki-laki
  • Hamil anak kembar
  • Ibu hamil mengalami tekanan darah tinggi
  • Ibu hamil mengalami kenaikan berat badan ekstrem

Selain itu, setiap wanita mungkin juga mengalami kondisi PUPPP ini tanpa memiliki satu atau seluruh faktor risiko.

Baca Juga: 5 Bagian Tubuh Wanita yang Rawan Terkena Stretch Mark Saat Hamil

Diagnosis PUPPP

Dokter akan melakukan pemeriksaan pada kulit Anda dan biasanya tidak membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut. Dokter mungkin juga akan memeriksa bila ada indikasi infeksi lain seperti infeksi jamur kulit atau kondisi lainnya.

Bila diperlukan, dokter juga akan menganjurkan untuk melakukan pemeriksaan berikut ini:

  • Tes darah
  • Tes fungsi hati
  • Tes kortisol serum
  • Tes serum human choriogonadotropin (hCG)

Selanjutnya, dokter kandungan juga akan memeriksa kondisi kehamilan Anda secara general.

Pengobatan PUPPP

Kondisi kulit ruam selama kehamilan ini biasanya akan sembuh beberapa minggu setelah melahirkan, namun Anda dapat mengontrol gejalanya dengan beberapa cara berikut ini:

1. Krim Steroid atau Obat Topikal

Anda dapat mengobati PUPPP pada ibu hamil dengan krim steroid seperti hidrokortison 1%. Oleskan krim tersebut ke area kulit yang ruam dan gatal. Krim topikal ini dianggap aman untuk ibu hamil, namun Anda tetap harus mengikuti petunjuk dokter sebelum menggunakan obat apapun terutama saat sedang hamil.

2. Pelembap Kulit

Cara mengatasi gatal PUPP yang paling efektif adalah dengan menggunakan pelembap kulit seperti asam salisilat, retinol, vitamin A, retinyl-palmitate, dan asam tropik. Ini dapat mengatasi ruam, gatal, dan ketidaknyamanan pada kulit dan aman untuk kehamilan.

3. Obat Antihistamin

Antihistamin adalah kelas obat untuk mengatasi rasa gatal dan reaksi alergi. Konsultasikan pada dokter obat apa yang aman untuk wanita hamil, di antaranya adalah diphenhydramine dan cetirizine.

Cara Mengatasi Gatal PUPPP Secara Alami

Berikut ini cara mengatasi gatal PUPPP pada ibu hamil secara alami:

1. Mandi

Anda dapat mandi menggunakan air hangat yang dicampur dengan baking soda atau oatmeal untuk mengatasi gejala ruam dan gatal selama kehamilan. Anda juga dapat kompres air dingin untuk menenangkan kondisi kulit.

2. Chamomile

Gunakan ekstrak atau minyak esensial chamomile untuk mengatasi gejala ruam dan gatal kulit. Saat ini, terdapat banyak krim atau losion dengan bahan dasar chamomile yang dapat Anda gunakan.

Walaupun demikian, tetap berhati-hati menggunakan produk ini terutama bila Anda memiliki riwayat alergi dengan aster, ragweed, bunga krisan, dan marigold.

3. Peppermint

Peppermint memiliki efek mentol dan analgesik yang dipercaya dapat mengurangi gejala gatal kulit, walaupun belum ada penelitian tentang mengobati PUPPP dengan minyak peppermint.

Baca Juga: Perkembangan Janin 5 Bulan: Munculnya Stretch Mark

4. Minyak Cengkeh

Minyak cengkeh memiliki efek antioksidan dan antimikroba untuk menenangkan peradangan kulit. Anda dapat mengoleskan minyak cengkeh pada area kulit yang gatal.

Obat alami tersebut tidak menyembuhkan ruam gatal namun hanya membantu mengatasi gejalanya. Tetap konsultasikan pada dokter tetang cara mengobati PUPPP. Dokter mungkin juga memberikan resep streoid oral untuk gejala PUPPP parah.

Pencegahan PUPPP

Tidak ada cara mencegah PUPPP karena ini adalah kondisi natural selama kehamilan, namun setiap wanita hamil dapat mengelola gejalanya menggunakan beberapa obat alami untuk mengatasi ruam dan gatal. Kondisi ini tidak membahayakan, tidak menimbulkan komplikasi apapun, dan umumnya akan hilang dalam beberapa minggu setelah kelahiran.

 

  1. Huizen, Jennifer. 2018. PUPPP rash treatment options. https://www.medicalnewstoday.com/articles/322719. (Diakses pada 30 Maret 2020).
  2. Nall, Rachel RN, MSN, CRNA. 2016. How to Identify and Treat PUPPP Rash. https://www.healthline.com/health/pregnancy/puppps-rash. (Diakses pada 30 Maret 2020).
  3. WebMD. 2018. What is pruritic urticarial papules and plaques of pregnancy (PUPPP)?. https://www.webmd.com/baby/qa/what-is-pruritic-urticarial-papules-and-plaques-of-pregnancy-puppp. (Diakses pada 30 Maret 2020).


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi