Terbit: 14 Desember 2019
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Semakin bertambah usia, semakin sedikit jumlah teman yang bisa kita hubungi. Hal ini disebabkan oleh semakin meningkat kesibukan sehari-hari sehingga membuat pertemuan antar teman juga semakin jarang terjadi. Padahal, jika kita masih memiliki teman akrab, manfaatnya bagi kesehatan bisa sangat besar, lho.

Punya Teman Akrab Bisa Bikin Panjang Umur

Manfaat Memiliki Teman Akrab

Sebuah penelitian yang dilakukan di Australia menunjukkan fakta tentang manfaat kesehatan dari memiliki teman akrab. Hasilnya adalah, semakin banyak teman akrab yang kita miliki, semakin baik kondisi kesehatan kita.

Mereka yang memiliki lingkar pertemanan yang masih banyak memiliki harapan hidup 22 persen lebih besar dibandingkan dengan mereka yang memiliki teman sedikit.

Penelitian lain yang dilakukan pada 2006 silam juga membuktian bahwa wanita yang menderita kanker payudara namun tidak memiliki teman akrab cenderung lebih rentan mengalami kematian dini 4 kali lebih besar dibandingkan dengan wanita yang menderita penyakit yang sama namun memiliki setidaknya 10 teman atau lebih.

Selain itu, ada penelitian lain yang dilakukan dalam kurun waktu enam tahun dan melibatkan 736 pria berusia paruh baya juga mengungkap fakta bahwa pria yang memiliki teman lebih sedikit cenderung memiliki risiko serangan jantung serta penyakit jantung koroner lebih tinggi dibandingkan dengan pria dengan teman yang masih banyak.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Family Fest - Advertisement

Peneliti Dan Buettner menyebut pertemanan bisa memberikan manfaat besar bagi harapan hidup seseorang. Ia memberikan contoh berupa penelitian yang dilakukan di Okinawa, Jepang. Di negara dengan harapan hidup yang tinggi ini, rata-rata kaum hawa bisa hidup hingga 90 tahun. Mereka ternyata memiliki budaya bersosialisasi yang disebut sebagai moai dan hal ini ditengarai menjadi salah satu penyebab mengapa mereka bisa panjang umur.

Sebagai informasi, moai adalah budaya yang membuat warga berkelompok setidaknya dengan lima orang teman. Teman-teman ini bisa memberikan dukungan berupa hubungan sosial, logistik, hubungan emosional, hingga dukungan finansial. Berbagai dukungan ini membuat para wanita ini sehat hingga usia lanjut.

Manfaat Memiliki Sahabat

Pakar kesehatan menyebut ada beberapa manfaat kesehatan yang bisa kita dapatkan jika memiliki sahabat atau teman akrab.

Berikut adalah manfaat-manfat tersebut.

  1. Tidak Mudah Jatuh Sakit

Meski terlihat tidak berkaitan, dalam realitanya telah ada penelitian yang membuktikan bahwa memiliki sahabat bisa membuat sistem kekebalan tubuh kita menjadi semakin kuat dan tidak mudah jatuh sakit. Mereka yang tidak memiliki teman cenderung rentan terkena masalah kesehatan seperti pilek.

  1. Meningkatkan Kualitas Tidur

Penelitian yang dilakukan di Chicago University menghasilkan fakta bahwa orang-orang yang tidak memiliki teman cenderung rentan mengalami kesepian dan kegelisahan sehingga membuat mereka memiliki kualitas tidur yang buruk. Sebaliknya, mereka yang memiliki banyak tenang memiliki hubungan sosial yang baik dan memiliki kualitas tidur lebih baik.

  1. Meningkatkan Fungsi Otak

Penelitian membuktikan bahwa mereka yang memiliki teman atau sahabat dekat cenderung memiliki fungsi otak yang terjaga. Risiko terkena masalah kognitif di usia tua pun bisa diturunkan dengan signifikan.

  1. Bisa Mengatasi Stres

Jika kita memiliki banyak teman, maka kita memiliki kesempatan untuk saling berbagi cerita atau keluh kesah. Hal ini bisa membantu mengatasi stres, menghilangkan beban pikiran, dan mendapatkan solusi bagi berbagai masalah yang dihadapi. Kesehatan mental pun akan terjaga.

  1. Lebih Bahagia

Penelitian yang dilakukan di Harvard University membuktikan bahwa orang-orang yang memiliki banyak teman cenderung lebih bahagia. Mereka mampu menikmati setiap momen yang dialami dengan lebih baik.

 

Sumber:

  1. Parker, Tara. How to Be a Better Friend. nytimes.com/guides/smarterliving/how-to-be-a-better-friend (Diakses pada 14 Desember 2019).


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi