Terbit: 27 Februari 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Beberapa pria yang sudah beristri atau mereka yang masih pacaran kerap pusing dengan apa yang dilakukan oleh pasangannya. Wanita yang kerap menuntut mereka melakukan banyak hal membuat mereka akhirnya tidak tahan dan akhirnya memutuskan untuk mengakhiri hubungan dengan bercerai atau putus kalau masih pacaran.

Pria Lebih Stres Kalau Hidup Tanpa Pasangan

Dengan mengakhiri hubungan dengan pasangan, pria akan menganggap dirinya lebih bebas, tenang, dan bahagia. Namun, terlalu lama menjadi pria tanpa pasangan atau jomlo justru menaikkan risiko mereka alami stres.

Pria single yang bahagia dan stres
Dari studi yang dilakukan oleh peneliti asal Inggris menemukan fakta kalau pria yang bahagia setelah berpisah hanya 39 persen saja. Pria jenis ini bisa bahagia karena mereka mudah menemukan pasangan baru dan melupakan tekanan dari masa lalu secara instan.

Sayangnya, jumlah pria yang justru tidak bahagia menjadi jomlo adalah 61 persen. Dengan jumlah ini terlihat jelas kalau pria kerap susah move on atau beranjak dari hubungan. Beberapa pria bahkan merasa menyesal telah mengakhiri hubungan dengan pasangannya.

Alasan pria single tidak bahagia dan stres
Sebanyak 61 persen pria tidak bahagia karena banyak penyesalan setelah mengakhiri hubungan. Selain itu, kehidupan mereka juga berubah karena masih trauma menjalankan hubungan dengan wanita lain. Lebih lanjut, pria juga jadi malas bersosialisasi dengan orang lain khususnya wanita karena ada sentimen negatif pada mereka.

Alasan lain yang membuat pria single jadi stres adalah tidak adanya teman bicara. Saat masih memiliki pasangan pria akan kerap mengungkapkan isi hatinya pada pasangan. Beban yang dimiliki bisa turun karena sering bercerita. Saat sendiri, segala beban yang dimiliki oleh pria tidak akan ditanggung sendiri sehingga rasa yang didapatkan lebih besar dari biasanya.

Jadi, mau menjadi single atau berpasangan tetap memberikan efek pada pria. Anda lebih memilih yang mana?


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi