Pria Ini Terlahir Tanpa Penis

pria_tanpa_penis_doktersehat_1
Photo Source: Daily Mail/Nick Edwards

DokterSehat.Com– Pria berusia 44 tahun bernama Andrew Wardle terlahir tanpa penis sehingga membuatnya tidak mampu mendapatkan keturunan. Hanya saja, ia akan mendapatkan transplantasi penis bionik yang bisa membuatnya mampu mendapatkan anak di kemudian hari. Hanya saja, setelah mendapatkan transplantasi penis bionik ini, ia harus merelakan penisnya mengalami ereksi selama 10 hari berturut-turut.

Dilansir dari Daily Mail, Andrew harus menghabiskan biaya lebih dari 50.000 Poundsterling atau hampir Rp1 miliar untuk mendapatkan penis bionik ini. Operasi ini akan dilakukan di University College Hospital London pada Jumat, 29 Juni 2018 mendatang. Setelah mendapatkan operasi, penis barunya akan terus ereksi selama 10 hari sebelum kembali ke ukuran normal.

Setelah mendapatkan penis, Andrew juga harus menunggu selama 6 minggu sebelum berhubungan intim untuk pertama kalinya dalam hidupnya bersama dengan pasangannya, Fedra Fabian. Diharapkan, dalam waktu dekat ia bisa mendapatkan keturunan yang telah lama ia idam-idamkan.

Penis bionik ini akan berfungsi persis sebagaimana penis normal sebagaimana yang dimiliki semua pria. Hal ini berarti, Andrew pun akan mengetahui bagaimana rasa menjadi pria sejati.

“Meskipun kebanyakan orang berpikir bahwa dengan adanya penis ini aku akan bisa merasakan nikmatnya berhubungan intim. Bagiku hal ini bukanlah tentang seks saja. Lebih dari itu, aku bisa benar-benar menjadi seorang pria dan aku harap juga bisa menjadi seorang ayah dalam waktu dekat,” ucap Andrew.

“Aku merasa tenang karena saat operasi dokter pasti akan memberikan obat pemati rasa, namun setelahnya, aku pasti akan merasakan nyeri,” lanjutnya.

Pria dari Manchester, Inggris ini terlahir dengan kondisi bladder exstrophy, kondisi kelahiran rangka yang berarti organ vitalnya terbentuk di luar tubuhnya. Meskipun memiliki satu testis, ia sama sekali tidak memiliki penis di tubuhnya.