Tak Suka dengan Penampilannya, Pria Ini Menghilangkan Penisnya

adam_curlykale_doktersehat_1
Photo Source: dziendobry.tvn.pl

DokterSehat.Com– pria bernama Adam Curlykale dari Kaliningrad, Rusia memiliki sebuah hobi yang sangat aneh, yakni mentato hampir seluruh kulit di dalam tubuhnya. Tak cukup, ia bahkan juga mentato bola matanya. Pria berusia 32 tahun yang aslinya berkulit putih ini kini memiliki warna kulit yang gelap karena ditato dengan tinta hitam.

Dilansir dari metro.co.uk, Adam terlahir dengan kondisi albino dan sempat didiagnosis terkena kanker 12 tahun yang lalu. Setelah sembuh dari kanker, ia memutuskan untuk mentato tubuhnya karena tidak suka dengan penampilan kulitnya yang sangat pucat.

Hampir seluruh tubuhnya telah ia tato dengan tinta hitam, kecuali bagian penisnya. Yang menjadi masalah adalah, hampir tidak mungkin mentato penis karena tentu rasanya akan sangat menyakitkan. Meskipun begitu, Adam sangat terganggu dengan kondisi penisnya yang masih memiliki kulit berwarna cerah dan pucat padahal bagian tubuh lainnya berwarna gelap.

Adam pun kemudian memutuskan untuk melakukan hal yang gila, yakni menghilangkan penis dari tubuhnya melalui metode operasi yang eksterm. Kini, ia pun tidak lagi memiliki penis, testis, dan putting dada. Baginya, kondisi tubuhnya sudah terlihat sempurna dan ia sama sekali tidak menyesalinya.

Adam mulai terkenal setelah pada 2017 lalu ikut dalam acara televisi Second Face di Polandia. Saat itu, ia menyebutkan bahwa keputusannya untuk mentato seluruh tubuhnya didasari untuk meningkatkan rasa percaya diri setelah menderita kanker.

“Kulitku yang sangat pucat membuatku merasa sangat berbeda dari orang lain. Selain itu, aku juga suka dengan warna abu gelap. Dengan memiliki warna kulit ini, aku merasa jauh lebih percaya diri,” ucap Adam.

Di bagian paha dalam tubuhnya masih tersisa kulit berwarna putih yang belum sempat ditato, namun Adam mengaku akan segera mentatonya dengan warna gelap agar membuat warna kulitnya benar-benar berubah total.

Sebagai informasi, Adam menghilangkan penis, testis, dan puting dadanya di Jardines Hospital yang ada di Guadalajara, Meksiko. Belum jelas seberapa banyak biaya yang dihabiskan demi melakukan operasi ekstrem ini.