Terbit: 8 Oktober 2019
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Normalnya, pria memiliki dua buah testis di organ vitalnya. Hanya saja, seorang pria yang berasal dari Taiwan justru memiliki testis sebanyak tiga biji. Bagaimana bisa testisnya lebih banyak satu buah dari pria biasanya?

Pria Ini Memiliki Tiga Biji Testis!

Pria Asal Taiwan Memiliki Tiga Testis

Sang pria sebenarnya tidak menyadari jika testis di dalam tubuhnya berjumlah tiga biji, namun saat akan melakukan hubungan intim dengan pasangannya, barulah diketahui bahwa dirinya memiliki tiga testis. Sadar bahwa hal ini sangat tidak biasa, sang pria yang berusia 30 tahun dan bekerja sebagai karyawan swasta ini memilih untuk memeriksakan kondisinya ke dokter.

Dokter yang menangani sang pria, Qui Hongjie dari Asia University Hospital menyebut testis ketiga di dalam organ vital sang pria sebagai tumor yang harus segera diangkat. Sebelumnya, sang pria sama sekali tidak merasakan gejala apapun seperti rasa nyeri atau gatal-gatal akibat hal ini. Padahal, benjolan yang mirip dengan telur ini memiliki ukuran yang cukup besar, yakni 5 cm.

Menariknya adalah, tumor ini mirip dengan testis pada umumnya. Selain itu, jenis tumor ini adalah kista yang disebabkan oleh scrotal edema atau trauma atau peradangan pada kantung testis. Kasus ini juga cenderung sangat jarang terjadi namun tidak bisa disepelekan begitu saja.

Mengenal Ciri-Ciri Kanker Testis

Tumor dan kanker memang tidak bisa disamakan, namun pakar kesehatan menyarankan semua pria untuk mewaspadai kanker testis yang berpotensi mematikan.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku RT Mandiri - Advertisement

Berikut adalah beberapa gejala atau ciri dari kanker testis yang sebaiknya diwaspadai.

  1. Ditemukan Benjolan pada Testis

Gejala pertama yang paling mudah dikenali dari kanker testis adalah adanya benjolan yang muncul pada testis. Benjolan ini tidak selalu besar. Seringkali ukurannya bahkan kecil sehingga kita tidak begitu merasakannya. Hanya saja, benjolan ini bisa menyebabkan sensasi nyeri. Selain itu, benjolan ini juga biasanya terasa keras dan memiliki tekstur yang sangat tidak biasa.

  1. Sensasi Nyeri pada Testis

Gejala kedua yang bisa dirasakan akibat kanker testis adalah munculnya nyeri pada bagian testis atau kantungnya. Bahkan, sensasi nyeri ini bisa menjalar hingga ke bagian selangkangan atau perut bagian bawah.

  1. Terjadi Pembengkakan

Pembengkakan pada salah satu bagian testis juga bisa menandakan adanya kanker testis. Pembengkakan ini bisa saja disertai dengan rasa nyeri namun dalam beberapa kasus tidak menyebabkan sensasi nyeri apapun.

  1. Tubuh yang mudah lelah

Keberadaan kanker cenderung membuat penderitanya mudah merasa lelah. Hal ini berarti jika kita sudah mengalami gejala-gejala sebelumnya dan kemudian mengalami sensasi lelah yang tak kunjung bisa mereda dan tidak biasa, tak ada salahnya untuk memeriksakan kondisi kesehatan ke dokter demi memastikan apakah terkena kanker atau tidak.

  1. Menyebabkan Payudara Muncul

Sebenarnya, gejala ini termasuk sangat jarang terjadi pada penderita kanker testis, namun dalam beberapa kasus pengidap masalah kesehatan ini mengalami pertumbuhan payudara atau dalam dunia medis disebut sebagai gynecomastia.

Memeriksa Testis

Pakar kesehatan menyarankan semua pria untuk rutin memeriksakan kondisi testisnya setidaknya satu bulan sekali. Pemeriksaan bisa dilakukan saat atau setelah melakukan mandi karena di saat inilah kulit pada bagian skrotum terlihat lebih rileks.

Kita bisa berdiri di depan cermin dan mengecek kondisi skrotum. Jika perlu, kita bisa mengangkat salah satu kaki agar skrotum bisa dilihat dengan lebih jelas. Selain itu, pastikan untuk meraba skrotum dengan jari tangan untuk memastikan apakah ada benjolan atau pembengkakan atau tidak. Cek ukuran kedua testis demi memastikan apakah terjadi pembengkakan atau perbedaan ukuran atau tidak.

 

Sumber:

  1. Cheung, Rainer. 2019. Taiwan woman discovers boyfriend’s third ‘testicle’, it turns out to be a tumour. com/asia/taiwan-woman-discovers-boyfriends-third-testicle-it-turns-out-be-tumour. (Diakses pada 8 Oktober 2019).


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi