4 Posisi Tidur Ibu Hamil Muda (Bumil Wajib Baca)

posisi-tidur-ibu-hamil-muda-doktersehat

DokterSehat.Com – Selamat! Anda dan pasangan akan segera menjadi orang tua. Memasuki masa kehamilan, terutama trimester pertama, akan ada sejumlah perubahan yang terjadi pada tubuh, yang mana hal ini lantas membuat Anda jadi tidak nyaman dan leluasa dalam melakukan akitivitas, termasuk tidur. Ada sejumlah tips posisi tidur ibu hamil muda yang aman dan nyaman untuk Anda terapkan. Simak informasinya berikut ini.

Posisi Tidur Ibu Hamil Muda, Memengaruhi Kesehatan Janin?

Tidur yang nyenyak dan berkualitas agaknya sulit diperoleh para ibu hamil, terutama saat usia kehamilan baru berada di trimester pertama. Kondisi fisik yang mulai mengalami perubahan ditengarai menjadi penyebab sulitnya menentukan posisi tidur yang nyaman. Entah seperti apapun posisinya, tubuh tetap saja tidak merasa nyaman.

Kekhawatiran akan kondisi janin di dalam perut semakin memperparah ketidaknyamanan saat tidur. Apa benar posisi tidur yang salah bisa membahayakan janin? Dilansir dari DetikHealth, dr. Gde Suardana, SpOG, dokter spesialis kandungan dari RSAB Harapan Kita mengungkapkan jika posisi tidur saat hamil muda sebenarnya tidak terlalu memengaruhi janin di dalam perut oleh karena ukuran perut dan janin masih relatif kecil.

Pilihan Posisi Tidur Hamil Muda yang Aman dan Nyaman

Kendati ada jaminan dari dokter bahwa posisi tidur ibu hamil muda tidak berpengaruh siginifikan terhadap kondisi janin, alangkah baiknya jika Anda para ibu hamil tetap menerapkan beberapa posisi tidur yang baik untuk ibu hamil muda. Ingat, yang namanya risiko selalu ada walau sekecil apapun.

Berikut ini pilihan posisi tidur untuk ibu hamil muda yang bisa Anda terapkan.

1. Posisi Tidur Miring ke Arah Kiri

Posisi tidur ibu hamil muda yang baik ini menjadi posisi tidur yang paling disarankan kepada ibu hamil, bahkan sampai nanti usai kehamilan sudah mencapai trimester tiga. Tidur dengan posisi tubuh menghadap ke kiri dikalim akan memperlancar aliran darah dan nutrisi menuju plasenta, pun janin.

Posisi tidur yang baik untuk ibu hamil muda ini juga disebut-sebut efektif untuk meredakan sesak napas yang kerap dialami wanita yang sedang hamil muda.

2. Posisi Tidur Telentang

Tidur telentang atau tubuh menghadap ke atas adalah posisi tidur ibu hamil muda selanjutnya yang bisa Anda praktikan guna menciptakan kenyamanan, pun keamanan bagi diri sendiri dan janin.

Masa kehamilan 20-26 minggu masih tergolong aman untuk Anda menerapkan posisi tidur telentang. Tidur telentang tidak diperbolehkan ketika usia kehamilan berada di atas 26 minggu, di mana perut sudah mulai membesar.

Himbauan agar tidak mempraktikan posisi tidur untuk ibu hamil muda ini saat usia kehamilan sudah cukup lama didasari fakta bahwa posisi tersebut mengakibatkan terjadinya penekanan pada vena cava inferior dan aorta, yakni pembuluh darah yang terdapat di sekujur punggung dan berfungsi untuk mengalirkan darah ke area kaki.

3. Bersandar Pada Bantal

Posisi tidur untuk ibu hamil muda yang baik selanjutnya adalah posisi setengah duduk. Sandarkan punggung dan kepala Anda di atas bantal. Posisi ini dipercaya efektif meredakan nyeri pada ulu hati akibat asam lambung naik yang kerap dialami oleh para ibu hamil.

Kondisi ulu hati nyeri pada ibu hamil umumnya disebabkan oleh aktivitas hormon progesterone dalam merelaksasi otot di antara kerongkongan (esofagus) dan lambung. Akibatnya, asam lambung akan berbalik menuju kerongkongan dan terjadilah gejala nyeri ulu hati ini.

4. Gunakan Banyak Bantal

Saat tidur, baiknya tempatkan banyak bantal di sekeliling Anda. Pilihlah bantal yang empuk dan lembut agar seluruh tubuh Anda mulai dari kepala, punggung, tangan, dan kaki dapat tersangga dengan baik dan nyaman.

Posisi Tidur Ibu Hamil Muda yang Sebaiknya Dihindari

Kalau tadi kita sudah membahas posisi tidur yang baik untuk ibu hamil muda, berikut ini ada beberapa posisi tidur yang sebaiknya Anda hindari demi keamanan dan kenyamanan diri sendiri, pun calon buah hati. Posisi tidur apa saja yang tidak diperkenankan selama hamil muda?

1. Posisi Tidur Miring ke Arah Kanan

Jika tidur miring ke kiri adalah posisi tidur ibu hamil muda yang baik, maka posisi sebaliknya, yakni miring ke kanan, adalah suatu kesalahan yang bisa menghambat pasokan oksigen serta nutrisi ke plasenta sehingga menyebabkan janin kekurangan asupan kedua zat penting tersebut.

2. Tidur dengan Posisi Kepala Lebih Tinggi

Meletakkan kepala lebih tinggi daripada tubuh akan menyebabkan nyeri leher, pun punggung. Selain itu, posisi ini bisa mengakibatkan plasenta tertekan sehingga berbahaya bagi janin yang ada di dalamnya. Ada baiknya, taruh juga bantal di bawah tubuh agar bisa sejajar dengan kepala.

3. Tidur Tengkurap

Tak hanya saat trimester awal atau hamil muda, posisi tidur tengkurap sangat tidak disarankan bahkan sampai trimester akhir kehamilan. Ini karena saat tengkurap, Rahim akan mengalami penekanan yang lantas menghambat aliran oksigen ke dalam plasenta. Kondisi tersebut tentunya berbahaya bagi janin yang ada di dalam perut Anda.

Tips Tidur Nyaman Selama Hamil Muda

Selain menerapkan posisi tidur ibu hamil muda di atas, alangkah baiknya jika Anda juga melakukan sejumlah aktivitas berikut guna meningkatkan kualitas tidur selama menjalani trimester pertama kehamilan.

  • Tidur siang dan malam secara teratur
  • Mandi air hangat sebelum tidur
  • Tidak banyak minum air putih sebelum tidur untuk menghindari buang air kecil di malam hari
  • Makan secukupnya sebelum tidur
  • Memijat ringan kaki sebelum tidur

Demikian penjelasan posisi tidur ibu hamil mudah untuk Anda perhatikan dan implementasikan. Jangan lupa juga untuk berkonsultasi ke dokter kandungan guna memastikan posisi tidur seperti apa yang paling ideal guna menunjang keamanan dan kenyamanan. Jaga selalu kesehatan diri Anda, ya. Semoga bermanfaat!