Benarkah Popcorn Bisa Memicu Datangnya Kanker?

popcorn-berondong-doktersehat
Photo Source: Twitter/rocketpopcorn

DokterSehat.Com– Di akhir pekan seperti sekarang ini, kita biasanya ingin menonton film atau acara televisi tertentu yang menarik. Demi membuat aktivitas ini menjadi semakin menarik, kita biasanya akan mengambil popcorn atau yang lebih dikenal sebagai berondong jagung. Sayangnya, banyak orang yang khawatir saat mengonsumsinya karena menganggapnya bisa menyebabkan datangnya kanker. Sebenarnya, apakah anggapan ini sesuai dengan fakta medis?

Pakar kesehatan menyebutkan bahwa jagung, bahan utama dari popcorn tidak akan menyebabkan datangnya kanker. Hanya saja, di dalam kemasan kantong popcorn terdapat bahan kimia berjenis perfluorinated atau PFC. Bahan kimia inilah yang bisa memicu datangnya kanker.

National Geographic menyebutkan bahwa jika kita memasukkan kemasan popcorn ke dalam microwave, maka bahan kimia PFC ini akan berubah menjadi perfluorooctanoic acid atau PFOA. Bahan kimia ini jika sampai tertelan akan segera memasuki aliran darah dan akhirnya memicu munculnya sel-sel kanker.

Pakar kesehatan yang berasal dari C8 Science Panel kemudian melakukan sebuah penelitian untuk mengecek kaitan antara bahan kimia PFOA dengan risiko penyakit berbahaya, termasuk kanker. Mereka kemudian mengecek paparan dari bahan kimia ini di dalam tubuh masyarakat yang tinggal di sebuah pabrik yang ada di sekitar pabrik yang menggunakan PFOA di negara bagian Virginia, Amerika Serikat. Hasil dari penelitian ini adalah, paparan PFOA bertahun-tahun pada masyarakat ternyata memang mampu meningkatkan risiko kanker ginjal dan kanker testis pada masyarakat tersebut.

Fakta yang didapatkan para peneliti ini kemudian diunggah dalam jurnal berjudul Environmental Health Perspectives. Menariknya adalah ada penelitian yang serupa yang bisa ditemukan di dalam jurnal berjudul Environmental Science and Technology. Di penelitian yang disebutkan terakhir, dihasilkan fakta bahwa kandungan PFOA yang ada di kemasan popcorn yang dipanaskan dengan menggunakan microwave jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan di dalam popcorn tanpa kemasan.

Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) menyarankan produsen makanan untuk tidak menggunakan bahan kimia PFC, PFOA, dan diacetyl sebagai kemasan makanan demi mencegah risiko kanker ini. Kita pun disarankan untuk lebih cermat dalam memilih popcorn sehingga tidak akan mudah terkena kanker.