Terbit: 14 Juni 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Saat sedang puasa, kita terbiasa untuk bangun tidur pagi buta sekitar pukul 03.00 setiap harinya untuk sahur. Selanjutnya tidur juga dilakukan agak malam karena harus beribadah.

Cara Mengembalikan Pola Tidur Pasca Puasa dan Lebaran

Pada hari biasanya kita membutuhkan sekitar 7-8 jam untuk tidur dengan nyenyak. Namun, saat sedang puasa kita hanya tidur selama 5-6 jam setiap harinya, bahkan bisa kurang dari itu.

Karena terbiasa dengan pola tidur seperti ini tubuh akan menyesuaikan diri. Tanpa dibangunkan dengan alarm sekali pun Anda akan bangun lebih pagi setiap harinya. Selain itu, tubuh juga jadi mengantuk saat siang seperti waktu melakukan puasa.

Nah, agar kondisi tubuh kembali pria dan pola tidur kembali seperti semula, coba lakukan beberapa hal di bawah ini.

  1. Langsung tidur lagi setelah bangun pagi buta

Karena terbiasa melakukan sahur, tubuh akan bangun dengan sendirinya menjelang pukul 03.00 setiap harinya. Kalau Anda mendadak bangun kembali, coba untuk langsung tidur lagi dan tidak memainkan ponsel karena bisa meningkatkan kesadaran. Buat seolah-olah Anda bangun pukul 05.00.

Dengan membiasakan bangun pukul 05.00 setiap harinya, tubuh akan melakukan adaptasi kurang lebih satu minggu. Selanjutnya, tubuh akan memiliki jam bangun pukul 05.00 dan melupakan jam bangun sebelumnya yang dilakukan saat puasa.

  1. Aktif saat pagi dan siang hari

Karena kita terbiasa pasif saat sedang puasa, ubahlah begitu Lebaran tiba. Lakukan banyak kegiatan seperti berkunjung ke rumah saudara atau berkunjung ke rumah tetangga. Lakukan hal ini dengan jalan kaki agar tubuh jadi aktif dan merasakan capai.

Kalau Anda sudah merasa lelah dengan apa yang dilakukan,  begitu pukul 21.00 tubuh akan mulai mengirimkan sinyal mengantuk. Anda disarankan untuk tidur sehingga esok paginya bisa bangun pukul 05.00 atau kurang dari itu secara rutin.

  1. Lakukan olahraga rutin

Kalau semua saudara sudah dikunjungi dan tetangga juga sama, coba lakukan olahraga saat sore hari. Anda tidak perlu datang ke tempat gym atau melakukan sesuatu yang intens. Cukup lakukan jalan sehat atau jogging ringan di sekitar rumah agar berkeringat dan tubuh memanas.

Kalau Anda melakukan olahraga secara rutin, tubuh akan membutuhkan waktu untuk menyembuhkan diri. Kondisi ini akan memudahkan Anda untuk tidur pada malam hari dan bangun esok harinya dalam kondisi yang segar dan pola tidur perlahan-lahan kembali seperti semula.

  1. Jangan terlalu banyak minum kopi

Pada minggu-minggu awal setelah puasa dan Lebaran usai, usahakan untuk minum kopi terlebih dahulu. Ganti dengan air putih yang banyak agar tubuh tidak mendapatkan banyak asupan kafeina yang berbahaya.

Kalau Anda terlalu banyak mendapatkan asupan kafeina, tubuh akan susah sekali tidur saat malam hari. Padahal kita butuh tidur lebih awal agar jam tidur kembali seperti semula dan tubuh tidak lemas gara-gara kurang tidur.

  1. Jangan banyak makan saat Lebaran

Selain karena kopi ada beberapa hal yang menyebabkan Anda susah sekali tidur saat Lebaran dan setelahnya. Penyebab itu adalah banyak makan setiap harinya. Kalau Anda banyak makan khususnya menjelang malam, pencernaan akan melambat dan membuat Anda menjadi begah dan tidak nyaman.

Kalau Anda merasakan begah hingga akhirnya perut jadi keras, pencernaan akan membuat Anda selalu terjaga. Dampak dari kondisi ini adalah gangguan tidur yang menyebabkan Anda selalu terjaga meski sudah mulai mengantuk.

Mari setelah Lebaran tahun ini kita kembalikan lagi jam tidur menjadi lebih baik dan lebih aktif berolahraga agar tubuh sehat dan tidak mengalami obesitas.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi