Pisang Termasuk Pantangan Diabetes yang Berbahaya, Benarkah?

pisang-doktersehat
Photo Credit: Pexels.com

DokterSehat.Com– Penderita diabetes harus menghindari makanan atau minuman yang manis. Biasanya, rasa manis ini menandakan adanya kandungan gula yang cukup tinggi. Penderita diabetes harus membatasi asupan gula harian demi menjaga kadar gula darah tetap seimbang. Hanya saja, apakah mereka juga harus menghindari buah-buahan manis seperti pisang?

Pisang berbahaya bagi penderita diabetes?

Rasa manis yang bisa kita rasakan pada buah-buahan seperti pisang menandakan bahwa buah ini memiliki kandungan gula alami. Hanya sja, bukan berarti buah-buahan ini berbahaya bagi penderita diabetes. Hal ini disebabkan oleh indeks glikemik buah yang biasanya tidak begitu tinggi.

Menurut American Diabetes Associationi, pisang termasuk dalam buah dengan indeks glikemik yang rendah sehingga cocok untuk dikonsumsi oleh penderita diabetes. Hanya saja, mereka tetap harus membatasi konsumsinya agar tidak berlebihan.

Sebagai informasi, indeks glikemik pisang hanya di angka 51 atau cukup rendah sehingga tidak akan menyebabkan kenaikan kadar gula darah dengan cepat. Kandungan serat di dalam pisang yang cukup tinggi juga mampu membantu penderita diabetes menjaga keseimbangan kadar gula darah di dalam tubuh dengan lebih baik.

Meskipun begitu, pakar kesehatan menyarankan penderita diabetes untuk mengonsumsi pisang secara utuh, bukannya menjadikannya jus atau smoothies demi mendapatkan manfaat sehatnya. Membuatnya menjadi jus dikhawatirkan bisa merusak kandungan serat di dalam buah ini sehingga tidak akan memberikan manfaat kesehatan yang maksimal.

Manfaat makan pisang untuk kesehatan

Di dalam pisang terdapat kandungan serat yang tinggi dan beberapa jenis antioksidan. Selain itu, kita juga bisa mendapatkan asupan nutrisi lainnya seperti kalium, vitamin B6, vitamin C, magnesium, tembaga, mangan, protein, karbohidrat, dan lemak. Rutin mengonsumsinya bisa memberikan cukup banyak manfaat kesehatan.

Berikut adalah beberapa manfaat makan pisang:

  1. Membuat pencernaan menjadi semakin sehat

Kita tentu sudah sering mendengar manfaat pisang yang bisa membuat pencernaan menjadi semakin lancar. Banyak orang yang mengalami sembelit memilih untuk makan pisang demi mengatasinya. Hal ini disebabkan oleh kandungan serat di dalam pisang yang cukup tinggi.

Jika kita mengonsumsi pisang berukuran sedang, maka kita sudah mendapatkan 3 gram serat. Tak hanya membuat pencernaan lebih lancar, keberadaan serat ini juga membantu mencegah datangnya kanker usus besar, salah satu kanker yang paling mematikan.

  1. Membantu proses penurunan berat badan

Meski pisang termasuk dalam buah yang bisa membuat perut kenyang, dalam realitanya kadar kalorinya tidak begitu tinggi. Dengan mengonsumsi pisang, maka kita pun bisa menurunkan porsi makanan yang berlebihan sekaligus mencegah kebiasaan ngemil yang tidak sehat. Hal ini bisa berimbas pada menurunnya berat badan dengan efektif.

  1. Baik bagi kesehatan jantung

Kandungan kalium di dalam pisang yang cukup tinggi bisa membantu mengendalikan tekanan darah agar tetap normal. Hal ini tentu akan membuat jantung menjadi semakin sehat. Sebagai informasi, di dalam satu buah pisang berukuran sedang mampu menyedikan 9 persen kebutuhan harian kalium tubuh. Rutin mengonsumsinya bisa membantu menurunkan risiko terkena penyakit jantung hingga 27 persen.

  1. Baik bagi kesehatan ginjal

Selain baik bagi tekanan darah dan kesehatan jantung, pakar kesehatan menyebut keberadaan kalium di dalam pisang juga bisa membuat ginjal menjadi lebih sehat. Keberadaan potasium di dalam pisang juga bisa mencegah organ ini terkena penyakit.

  1. Baik bagi kesehatan otot

Pisang cocok untuk dikonsumsi oleh mereka yang rajin berolahraga. Hal ini disebabkan oleh kandungannya yang bisa mencegah kram serta nyeri otot.