Makan Pisang Mentah Sebabkan Susah BAB?

makan-pisang-hijau-doktersehat
Photo Source: Flickr/ibservations

DokterSehat.Com– Salah satu buah yang paling mudah untuk didapatkan di Indonesia adalah pisang. Pisang juga memiliki rasa yang manis dan kaya akan nutrisi. Bahkan, ada yang menyebut kebiasaan makan pisang juga bisa melancarkan pencernaan.

Dilansir dari Healthmad, disebutkan bahwa pisang memiliki tiga jenis gula alami yakni glukosa, sukrosa, dan fruktosa. Berbagai kandungan ini, ditambah dengan adanya serat bisa membantu mengatasi sembelit atau susah buang air besar. Sebagai informasi, mengonsumsi satu buah pisang sudah mampu memberikan 15 persen asupan serat harian tubuh.

Hanya saja, menurut pakar kesehatan, kita juga harus memperhatikan tingkat kematangan pisang sebelum mengonsumsinya. Meski terlihat aneh, dalam realitanya ada sebagian orang yang suka mengonsumsi pisang mentah atau pisang yang belum benar-benar matang karena teksturnya yang tidak begitu lembek.

Kandungan kalium yang ada di dalam pisang matang bisa membuat kondisi diare mereda. Selain itu, keberadaan berbagai elektrolit di dalam buah pisang juga bisa membantu mengatasi masalah pencernaan ini. Kandungan fruktooligosakarida yang ada dalam pisang juga bisa membantu mencegah datangnya sembelit.

Hanya saja, jika kita mengonsumsi pisang mentah, maka kita sebenarnya sedang mengonsumsi buah yang belum benar-benar bisa dicerna dengan baik oleh tubuh. Selain itu, keberadaan pati di dalam buah pisang yang belum matang juga bisa menyebabkan datangnya sembelit. Melihat adanya fakta ini, anggapan bahwa buah pisang mentah jika dikonsumsi bisa menyebabkan susah buang air besar memang benar adanya.

Pakar kesehatan menyarankan kita untuk mengonsumsi dua buah pisang setiap hari demi mendapatkan manfaat dan berbagai nutrisinya bagi tubuh. Hanya saja, jika memang kita ingin memperlancar pencernaan dan tidak ingin terkena sembelit, pastikan untuk memilih pisang yang sudah matang, bukannya yang masih mentah.

Selain itu, jika kita ingin mencegah datangnya sembelit, ada baiknya kita memperhatikan pola makan, khususnya dalam hal mengonsumsi makanan yang kaya serat dengan jumlah yang lebih banyak. Selain itu, kita juga sebaiknya memenuhi kebutuhan air putih setiap hari dan rajin berolahraga demi membantu kelancaran sirkulasi darah dan merangsang pergerakan usus menjadi lebih lancar.