15 Penyebab Pipi Tembem dan Cara Mengatasinya

penyebab-pipi-tembem-doktersehat
Photo Credit: Flickr.com/Mackenzie Harris

DokterSehat.Com – Seorang anak kecil yang memiliki pipi tembem atau sering disebut chubby adalah sesuatu yang menggemaskan. Namun, bagaimana jika pipi tembem terjadi pada orang dewasa? Sebagian besar orang dewasa merasa tidak percaya dengan kondisi yang dialaminya. Lantas, apa penyebab pipi tembem pada orang dewasa?

Mengenali Penyebab Pipi Tembem

Sebelum membahas mengenai penyebab pipi tembem, perlu Anda ketahui bahwa pipi tembem sering kali bisa membuat penampilan seseorang lebih gemuk. Berat badan berlebih adalah salah satu penyebab pipi tembem yang utama. Apabila berat badan Anda di atas batas normal, otomatis wajah Anda akan terlihat gemuk.

Berikut adalah penyebab pipi tembem lainnya yang harus Anda tahu, di antaranya:

1. Asupan garam berlebihan

Banyak orang berpikir terlalu banyak mengonsumsi makanan manis adalah pemicu dari masalah kenaikan berat badan yang berimbas pada pipi yang semakin tembem.

Padahal, penyebab pipi tembem juga bisa disebabkan oleh konsumsi garam yang berlebihan. Selain pipi tembem, asupan garam berlebihan juga bisa memicu penyakit pada organ kardiovaskular seperti stroke atau penyakit jantung.

2. Retensi air

Retensi air pada wajah bisa terjadi karena pola makan yang buruk, dehidrasi, sirkulasi yang darah yang tidak berjalan lancar, alergi, atau masalah medis lainnya. Kelebihan cairan di wajah juga bisa menjadikan wajah Anda membengkak.

3. Waktu tidur terbatas

Terbatasnya waktu tidur dapat menyebabkan wajah menjadi kendur. Selain kendur, terbatasnya waktu istirahat Anda juga bisa membuat wajah terlihat lelah dan bengkak.

4. Faktor keturunan

Penyebab pipi tembem berikutnya bisa dipengaruhi apabila terdapat anggota keluarga yang memiliki kondisi ini. Faktor keturunan ternyata memiliki peran dalam membentuk wajah, termasuk tembem tidaknya pipi seseorang.

5. Menderita sindrom Cushing

Sindrom Cushing bisa terjadi ketika tubuh Anda terlalu banyak memproduksi hormon kortisol. Sindrom ini ditandai dengan wajah membulat, berbentuk bulan, kulit mudah memar, dan pertumbuhan bulu berlebih di beberapa area tubuh.

Menurut penelitian, sindrom Cushing juga memengaruhi wanita tiga kali lebih tinggi dibanding pria, dan lebih terjadi pada orang-orang yang menggunakan glukokortikoid, golongan dari hormon stereoid untuk membantu mengatasi peradangan. Jika tidak mendapatkan penanganan, sindrom ini menyebabkan serangan jantung, diabetes tipe 2, stroke dan masalah kesehatan lainnya.

6. Memiliki alergi

Alergi terhadap makanan, serbuk sari, obat-obatan, atau zat-zat tertentu, ternyata bisa menjadi penyebab pipi tembem. Alergi bisa menyebabkan peradangan di wajah, terutama di sekitar mata dan hidung Anda.

Obat alergi yang dijual bebas di pasaran dapat membantu mengurangi peradangan dan mengurangi pembengkakan pada wajah

7. Paparan sinar matahari

Selain menimbulkan kemerahan pada kulit, paparan sinar ultraviolet pada beberapa kasus juga bisa menimbulkan pembengkakan. Agar pembengkakan tidak terjadi, Anda bisa mengoleskan tabir surya atau menggunakan lotion pelembap ringan. Jika pembengkakan tidak membaik, segera konsultasi dengan dokter kulit.

8. Memiliki selulitis

Selulilits ternyata bisa menjadi penyebab pipi tembem. Selulitis adalah infeksi bakteri pada jaringan kulit yang dapat menyebabkan kulit terlihat bengkak, kemerahan, terasa lembek, dan menimbulkan sakit saat ditekan.

Selulitis bisa membahayakan nyawa apabila tidak ditangani dengan segera, mengingat infeksi ini dapat menyebar melalui kelenjar getah bening dan pembuluh darah dengan menyerang jaringan di bawah kulit. Jika bengkak sudah menyebar, segera ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

9. Gondongan

Penyakit yang umumnya menyerang anak-anak ini ternyata bisa menjadi penyebab pipi tembem. Pembengkakan yang terjadi di kelenjar parotis ini membuat salah satu sisi wajah penderita akan membesar.

Penyakit yang disebabkan oleh virus dari keluarga paramyxovirus ini bisa menyebar dengan cepat, karena itulah upaya pencegahan perlu dilakukan sedini mungkin.

10. Memiliki rosacea

Penyebab pipi tembem lainnya adalah Anda memiliki rosacea. Penyakit kulit ini ditandai dengan kemerahan, muncul bintil, pembuluh tampak jelas (khususnya pada pipi, hidung, dagu dan dahi). Pada beberapa kasus rosacea, kulit dapat menebal dan membesar karena sel yang berlebihan.

Penggunaan pelembap atau tabir surya berguna untuk meredakan gejala dari rosacea. Pada umumnya, dokter akan memberikan krim atau pil untuk membantu peradangan terkait kondisi tersebut.

11. Konsumsi obat stereoid

Konsumsi obat-obat jenis stereoid juga bisa menjadi penyebab pipi tembem. Hal ini bisa terjadi karena adanya penahanan natrium di dalam tubuh. Mineral ini bisa mengikat molekul air dalam jumlah banyak.

Berbeda dengan penyebab pipi tembem lainnya, kondisi ini tidak dipengaruhi oleh lemak di bawah kulit. Disamping itu, peningkatan nafsu makan yang terjadi juga tidak bisa diabaikan. Produksi protein di dalam tubuh dapat meningkat saat menggunakan stereoid tertentu.

Cara terbaik untuk mengatasi pipi tembem karena obat stereoid adalah dengan berhenti atau mengurangi konsumsinya. Jika Anda tergantung pada obat stereoid, biasanya dokter akan menyarankan untuk untuk menurunkan dosisnya.

12. Hipotiroidisme

Kelainan pada kelenjar tiroid yang mengakibatkan kelenjar tersebut tidak dapat menghasilkan hormon dalam jumlah yang cukup disebut hipotiroidisme. Hipotiroidisme bisa menjadikan penyebab pipi tembem, kulit kering, berat badan meningkat, konstipasi, dan kelelahan.

13. Konsumsi makanan atau minuman manis berlebihan

Penyebab pipi tembem yang satu ini sering kali tidak disadari. Bagi Anda yang gemar mengonsumsi makanan atau minuman manis namun menginginkan pipi yang tirus, sepertinya mulai sekarang Anda harus membatasi asupan gula yang masuk ke tubuh Anda. Kalori tinggi yang terdapat makanan dan minuman manis selain bisa menambah berat badan, hal itu akan membuat pipi Anda lebih tembem.

14. Jarang olahraga

Bagi Anda yang jarang berolahraga, lemak tubuh akan menumpuk di beberapa bagian tubuh, salah satunya adalah pipi. Oleh karena itu, cara mengecilkan pipi tembem yang efektif adalah dengan rutin berolahraga.

15. Menderita infeksi sinus

Penyebab pipi tembem yang terakhir adalah terkait dengan masalah kesehatan seperti sinus. Sinus menyebabkan rasa sakit di sekitar mata, keluarnya cairan kuning kehijauan dari hidung, sakit kepala, hingga pembengkakan wajah.

Cara mengecilkan pipi tembem yang bisa dilakukan adalah dengan konsumsi banyak cairan dan konsumsi antihistamin yang dijual bebas di pasaran. Nah, itulah beberapa penyebab pipi tembem yang harus Anda tahu.

Cara Mengecilkan Pipi Tembem

Setelah Anda mengetahui hal-hal yang menjadi penyebab pipi tembem, kini saatnya Anda juga mengetahui bagaimana cara mengecilkan pipi tembem. Berikut adalah beberapa langkah yang bisa dilakukan, di antaranya:

1. Waktu tidur yang cukup

Jika waktu tidur Anda kurang dari lima jam, hal itu dapat meningkatkan risiko kenaikan berat badan. Kurang tidur bisa menyebabkan metabolisme tubuh bekerja lebih lambat dan memengaruhi hormon tubuh yang mengatur nafsu makan. Oleh karenanya, usahakanlah memiliki waktu tidur yang cukup agar berat badan tetap ideal.

2. Menurunkan berat badan

Selain menjaga waktu tidur yang baik, cara mengecilkan pipi tembem berikutnya adalah dengan menurunkan berat badan. Lantas, bagaimana menurunkan berat badan yang aman? Menurunkan berat badan yang aman adalah dengan olahraga teratur dibarengi dengan perubahan pola makan seperti:

  • Hindari makanan cepat saji.
  • Batasi makanan atau minuman yang tinggi kandungan garam, gula, karbohidrat dan lemak.
  • Memperbanyak konsumsi buah dan sayur.
  • Penuhi kebutuhan cairan tubuh dengan baik.
  • Tidur cukup dan hindari stres.

3. Sedot lemak

Cara mengecilkan pipi tembem berikutnya adalah dengan melakukan sedot lemak. Cara ini dilakukan dengan mengangkat lemak dari pipi. Metode ini dilakukan dengan menyuntikkan cairan ke area pipi untuk menghancurkan lemak, kemudian mengisap lemak keluar.

Cara mengecilkan pipi ini tergolong efektif karena proses penyembuhannya relatif cepat. Meski begitu, efek samping yang bisa ditimbulkannya adalah bengkak, ada bekas luka, dan muncul rasa perih. Biasanya, efek ini akan mereda dalam waktu seminggu.

4. Menata kembali gaya rambut

Orang-orang yang memiliki pipi tembem sering kali tidak menyadari bahwa potongan rambutnya juga memainkan peran penting karena bisa membawa kesan tembem. Agar pipi Anda terlihat tirus, Anda bisa menyiasatinya dengan mengubah gaya rambut. Konsultasikan hal ini dengan ahli penata rambut.