Terbit: 19 Juni 2020 | Diperbarui: 20 Juli 2020
Ditulis oleh: Muhamad Nuramdani | Ditinjau oleh: dr. Eko Budidharmaja

Jika ingin mengubah penampilan, pewarna rambut alami adalah salah satu pilihannya. Selain tampak indah, penggunaannya tidak menimbulkan efek samping seperti kerusakan rambut dan kulit kepala. Apa saja bahan-bahannya?  Simak selengkapnya di bawah ini!

10 Pewarna Rambut Alami, Cara Pakai, dan Tips Tahan Lama

Cara Mewarnai Rambut secara Alami

Tidak sedikit orang merubah warna rambut demi penampilan. Sayangnya, penggunaan cat rambut dengan kandungan bahan kimia terlalu sering dapat merusak rambut dan kulit kepala. Oleh karena itu, tidak ada salahnya mewarnai rambut dengan bahan-bahan alami seperti henna atau jus bit.

Berikut adalah sejumlah pewarna rambut alami yang dapat Anda gunakan:

1. Henna

Henna adalah pewarna rambut dari bahan nabati alami, yang secara tradisional digunakan untuk membuat tato temporer pada kulit. Henna juga dapat digunakan untuk mewarnai rambut menjadi merah terang.

Henna tersedia dalam bentuk bubuk dan mungkin salah satu pewarna rambut alami paling tahan lama dan paling terang. Warnanya dapat bertahan selama empat sampai enam minggu.

Berikut ini cara mewarnai rambut secara alami menggunakan henna:

  • Campurkan sekitar 1/2 cangkir bubuh henna ke dalam 1/4 gelas air.
  • Aduk sampai merata hingga menjadi pasta kental, tambahkan lebih banyak air jika perlu.
  • Tutup campuran dengan plastik dan diamkan selama 12 jam. (mungkin perlu ditambahkan lebih banyak air setelah 12 jam agar bisa diaplikasikan ke rambut).
  • Cuci rambut hingga bersih.
  • Pakai ikat kepala dan oleskan minyak kelapa di sepanjang garis rambut. Cara ini agar henna tidak menodai kulit.
  • Oleskan pasta henna rambut yang disisir basah sampai semua rambut terlumuri.
  • Bungkus rambut dengan plastik dan biarkan setidaknya dua atau enam jam sebelum dicuci bersih.

2. Jus Wortel

Menggunakan jus wortel secara langsung pada rambut dapat membuatnya tampak berwarna oranye kemerahan. Tergantung pada warna rambut asli Anda, rona oranye dapat bertahan selama beberapa minggu.

Berikut cara mewarnai rambut dengan bahan alami dari wortel:

  • Campurkan jus wortel dengan minyak pembawa seperti minyak kelapa atau zaitun.
  • Oleskan campuran tersebut pada rambut secara merata.
  • Bungkus rambut dengan plastik dan biarkan setidaknya satu jam.
  • Bilas dengan cuka sari apel setelah mengering.
  • Cara ini bisa diulangi esok hari jika warna oranye belum cukup kuat.

3. Jus Bit

Jika ingin memiliki warna rambut merah yang lebih pekat dengan karakter kalem, jus bit bisa menjadi pilihan untuk Anda. Langkah-langkah untuk menggunakan jus bit sebagai pewarna rambut alami mirip dengan penggunaan jus wortel:

  • Campur jus bit dengan minyak pembawa seperti minyak kelapa atau zaitun.
  • Oleskan campuran ini secara merata pada rambut dan kemudian bungkus rambut dengan plastik.
  • Biarkan setidaknya satu jam sebelum dicuci sampai bersih.

4. Jus Lemon

Jus lemon dapat membantu mengelupas pigmen rambut secara perlahan, memudarkannya seiring waktu. Cara ini paling baik digunakan untuk mendapatkan rambut highlight yang tampak pirang.

Berbeda dengan bahan alami di atas yang memiliki perubahan warna sementara, menggunakan jus lemon untuk pewarna rambut pirang bersifat permanen. Pigmen pada bagian rambut yang dioleskan jus lemon akan hilang.

Berikut ini cara mewarnai rambut secara alami dengan jus lemon:

  • Tuangkan jus lemon ke dalam botol semprot.
  • Semprotkan jus lemon secara merata pada rambut.
  • Gunakanlah sisir untuk meratakan jus lemon pada rambut.
  • Berjemur di bawah sinar matahari untuk mendapatkan hasil yang optimal.
  • Biarkan jus lemon setidaknya selama satu jam sebelum dicuci sampai bersih.

Lakukan beberapa kali untuk mendapatkan hasil yang optimal, karena bekerja lambat.

5. Teh Chamomile

Teh chamomile dapat membantu membuat rambut pirang tampak kemerahan. Oleh karena itu, pewarna rambut alami ini sangat efektif bagi mereka yang sudah memiliki rambut pirang.

Berikut ini cara cara mewarnai rambut dengan bahan alami dari teh chamomile:

  • Masukkan 1/2 cangkir bunga chamomile dalam air mendidih.
  • Biarkan selama setengah jam hingga curam dan dingin, kemudian saring untuk mendapatkan airnya.
  • Setelah rambut dicuci, balurkan teh pada rambut yang masih lembap setidaknya 10 kali.
  • Biarkan 16 menit sebelum dicuci sampai bersih.

Cara ini dapat dapat dilakukan sekali, tetapi paling efektif jika menggunakannya setidaknya seminggu sekali untuk mempertahankan warna rambut pirang kemerahan.

6. Kopi

Selain nikmat diminum, secangkir kopi yang diseduh juga dapat digunakan untuk mewarnai rambut dua kali lebih hitam, dan bahkan dapat menghitamkan bagian rambut abu-abu.

Berikut ini cara mewarnai rambut secara alami dengan kopi:

  • Seduh secangkir kopi dengan air panas dan tunggu sampai dingin untuk diambil ampasnya.
  • Campurkan 2 sendok makan ampas kopi dengan 1 cangkir conditioner rambut.
  • Balurkan campuran ini pada rambut yang masih lembap setelah dicuci bersih.
  • Biarkan setidaknya selama satu jam, kemudian cuci sampai bersih.

Menggunakan bopi tidak menghasilkan perubahan drastis pada rambut dan tidak dapat bertahan lama. Untuk itu, kembali menggunakan kopi jika warna rambut mulai memudar.

7. Daun Sage

Daun ini dapat membuat rambut cokelat tua atau hitam menjadi tampak lebih pekat warnanya. Daun sage juga bisa membantu menutupi rambut berwarna abu-abu.

Berikut ini cara mewarnai rambut dengan bahan alami dari daun sage:

  • Seduh 1/2 atau 1 cangkir daun sage kering dalam satu liter air panas selama setidaknya 30 menit.
  • Biarkan air dingin dan saring daun sage untuk mendapatkan airnya.
  • Sebelumnya cuci rambut sampai bersih.
  • Balurkan air daun sage pada rambut selama mungkin.
  • Biarkan setidaknya 15 menit sebelum dicuci.

8. Kulit Kacang Walnut

Jika ingin memiliki warna warna rambut cokelat tua, Anda dapat menggunakan kulit kacang walnut sebagai pewarna rambut alami. Cara membuatnya dan menggunakannya cukup mudah.

Cara mewarnai rambut secara alami dengan kulit kacang walnut, di antaranya:

  • Hancurkan kulit walnut dan rebus selama sekitar 30 menit.
  • Saring setelah didinginkan.
  • Balurkan pada rambut secara merata.
  • Jika ingin menyamarkan warna abu-abu, gunakan bola kapas untuk diterapkan pada area yang membutuhkannya.
  • Cuci rambut setelah didiamkan beberapa saat.
  • Lakukan cara ini sesering mungkin untuk mendapatkan hasil yang optimal.

Berhati-hatilah ketika menggunakannya karena pewarna rambut alami ini dapat menodai apapun di sekitar Anda.

9. Bahan Herbal

Tergantung warna rambut apa yang diinginkan, Anda dapat menggunakan berbagai bahan herbal untuk mendapatkan warna rambut tertentu. Bahan-bahan herbal yang bisa digunakan, termasuk calendula, marigold (gemitir), rosehip, kembang sepatu, rosemary, jelatang, sage, kunyit, dan bunga matahari.

Berikut cara mewarnai rambut dengan bahan alami tergantung warna rambut yang diinginkan.

Rambut merah:

  • Rebus calendula, marigold, rosehip, dan kembang sepatu selama sekitar 30 menit.
  • Dinginkan air rebusan setelah disaring.
  • Semprotkan atau balurkan pada rambut secara merata.
  • Biarkan sampai kering di bawah sinar matahari jika memungkinkan.

Rambut cokelat atau hitam:

  • Rebus rosemary, jelatang, dan sage selama 30 menit.
  • Dinginkan air rebusan setelah disaring.
  • Semprotkan atau balurkan menggunakan sikat rambut.
  • Biarkan sekitar satu jam sebelum dicuci sampai bersih.
  • Cara ini dapat dilakukan setiap hari setelah mandi sampai mendapatkan hasil optimal.

Rambut pirang:

  • Rebus calendula, marigold, kunyit, dan bunga matahari selama 30 menit.
  • Dinginkan air rebusan setelah disaring.
  • Balurkan pada rambut secara merata.
  • Diamkan dan cuci rambut sampai bersih.

10. Teh Hitam

Seperti kopi, teh hitam juga dapat membuat rambut tampak lebih gelap dan dapat membantu menutupi rambut abu-abu.  Teh hitam tidak akan bisa mengubah rambut pirang menjadi rambut cokelat atau hitam. Tetapi teh ini membuat warna rambut pirang menjadi lebih pekat.

Berikut ini cara mewarnai rambut dengan bahan alami dari teh hitam:

  • Rebus 3 atau 5 kantong teh hitam dalam dua cangkir air.
  • Saring dan dinginkan beberapa saat.
  • Balurkan air rebusan teh hitam pada rambut atau bisa dicampur conditioner.
  • Biarkan sampai mengering sambil berjemur di bawah sinar matahari.
  • Cuci rambut sampai bersih.

Baca Juga: 14 Masker Rambut yang Bisa Membuat Rambut Tampak Sempurna!

Cara Membuat Pewarna Rambut Alami Tahan Lebih Lama

Setelah mewarnai rambut dengan bahan-bahan alami, lakukan beberapa tips untuk mempertahankan warna rambut agar tidak cepat memudar.

Beberapa ini cara membuat pewarna rambut tahan lebih lama:

  • Batasi penggunaan alat panas seperti pengering rambut, pengeriting rambut, atau pelurus rambut.
  • Ketika menggunakan alat penata rambut panas, aplikasikan pelindung termal pada rambut.
  • Hindari mandi air panas dan jangan sering mencuci rambut jika memungkinkan.
  • Menggunakan filter air pada pancuran untuk membantu menyaring bahan kimia yang memudarkan warna rambut, termasuk klorin dan logam berat.

_

Meski bahan alami telah direkomendasikan sebagai pewarna rambut, sebaiknya berhati-hati menggunakannya karena efektivitasnya belum melalui pengujian secara klinis terhadap rambut.

Sebelum mengaplikasikannya pada rambut, sebaiknya terlebih dahulu berkonsultasi dengan dokter ya, Teman Sehat!

 

  1. Annmarie Skin Care. 2019. Ditch The Chemicals — 7 Ways To Color Your Hair Naturally. https://www.annmariegianni.com/ditch-the-chemicals-7-ways-to-color-your-hair-naturally/. (Diakses pada 19 Juni 2020)
  2. Gotter, Ana. 2017. 7 Natural Hair Dyes: How to Color Your Hair at Home. https://www.healthline.com/health/natural-hair-dye. (Diakses pada 19 Juni 2020)


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi