Perut Buncit Bisa Menyebabkan Hipertensi

perut-buncit-kembung-begah-doktersehat

DokterSehat.Com– Perut buncit seringkali dianggap sebagai masalah kesehatan yang sepele. Hal ini disebabkan oleh banyaknya orang dewasa yang mengalami kondisi ini. Padahal, dalam realitanya perut buncit bisa menjadi penyebab banyak sekali penyakit berbahaya. Salah satunya adalah masalah tekanan darah tinggi atau hipertensi.

Dilansir dari sebuah penelitian yang dilakukan oleh para ahli dari Dallas Heart, Texas, Amerika Serikat, dihasilkan fakta bahwa kondisi perut buncit terkait dengan kenaikan tekanan darah. Fakta ini terungkap setelah para peneliti mengecek kondisi kesehatan dari 903 partisipan yang memiliki perut buncit selama tujuh tahun.

Menurut penelitian ini, perut buncit dipenuhi dengan lemak visceral, lemak yang memang terletak di dalam rongga perut dan akhirnya menyelimuti organ-organ dalam penting seperti saluran pencernaan, hati, ginjal, atau bahkan jantung. Keberadaan lemak ini tak hanya membuat perut semakin membesar, melainkan juga bisa memicu gangguan pada kelancaran aliran darah. Jika sampai hal ini terjadi, maka jantung pun akan berusaha untuk bekerja lebih keras untuk mengalirkan darah dan akhirnya menyebabkan hipertensi.

Aslan Turer, salah satu peneliti yang terlibat, menyebutkan bahwa lemak visceral yang mampu memicu tekanan darah tinggi ini juga bisa menyebabkan tubuh memiliki bentuk seperti buah pir atau buah apel. Selain itu berdasarkan penelitian yang dipublikasikan hasilnya dalam jurnal berjudul Journal of American College of Cardiology ini, disebutkan bahwa keberadaan lemak perut yang bisa memicu peningkatan tekanan darah sama sekali tidak bergantung pada faktor seperti jenis kelamin, usia, hingga ras partisipan. Hal ini berarti, siapa saja yang mengalami kondisi perut membuncit akan lebih rentan terkena tekanan darah tinggi.

Selain perut membuncit, kondisi kelebihan berat badan atau obesitas juga bisa menyebabkan masalah hipertensi. Hal ini disebabkan oleh badan yang semakin membesar sehingga membuat kebutuhan darah dan oksigen semakin besar. Volume darah pun ditingkatkan sehingga membuat tekanan pada pembuluh darah meningkat dengan signifikan.

Faktor lain yang bisa menyebabkan naiknya hipertensi adalah kurang gerak, kebiasan merokok, mengonsumsi garam dengan berlebihan, sering terkena stres, hobi mengonsumsi alkohol, hingga pola makan yang tidak sehat dan kekurangan asupan vitamin D serta potasium.