Perut Begah Saat Hamil, Apa Penyebab dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

gas-di-perut-saat-hamil-doktersehat

DokterSehat.Com – Wanita yang sedang hamil kerap mengalami gangguan pada perutnya. Selain pergerakan bayi yang menyebabkan perut terasa sakit cukup intens, biasanya akan mengalami perut begah saat hamil. Udara yang terlalu banyak menyebabkan perut semakin keras dan berdesakan dengan pergerakan janin.

Gas yang muncul menyebabkan wanita kerap tidak nyaman. Bahkan, mereka bisa tidak bisa tidur dengan nyenyak. Tekanan di perut yang keras sangat mengganggu sehingga beberapa wanita sering pergi ke dokter untuk mengatasinya. Nah, kira-kira apa saja yang menyebabkan gas muncul di sekitar perut.

Tanda- tanda perut begah saat hamil

Munculnya gas di dalam perut menyebabkan masalah pada wanita. Gejala atau tanda perut begah ketika hamil terdiri dari:

  • Nyeri di perut yang sangat sakit dan kadang tidak tertahankan.
  • Dada juga ikut sakit akibat tekanan dari bawah yang sangat kuat.
  • Perut menjadi lebih keras dan tekanannya lebih tinggi dari sebelumnya.
  • Perut jadi begah dan saat akan melakukan apa pun terasa tidak nyaman sama sekali.
  • Nyeri yang mendadak muncul di beberapa tempat.
  • Muncul gangguan pencernaan.
  • Sering buang angin kalau tekanan di perut bisa dialirkan. Selain buang angin, sendawa juga kerap terjadi.

Penyebab perut begah saat hamil

Gas yang muncul di dalam perut selama kehamilan bisa terjadi karena beberapa hal. Lebih jelasnya, ini penyebab peut begah saat hamil:

  1. Hormon progesteron

Saat sedang hamil, tubuh akan menghasilkan banyak sekali hormon progesteron. Hormon ini menyebabkan relaksasi di tubuh termasuk di saluran pencernaan termasuk usus dan lambung.

Akibat relaksasi terjadi di saluran pencernaan, makanan yang masuk akan berjalan perlahan-lahan. Akibatnya gas akan banyak terbentuk di usus dan menekan ke segala arah. Dari sini tekanan di perut akan berjalan sangat kuat dan memicu rasa tidak nyaman.

  1. Pengaruh makanan dan cara makan

Gas akan banyak diproduksi dari makanan yang mengandung banyak gula dan karbohidrat, sehingga bisa jadi penyebab perut begah saat hamil. Selain itu, kebanyakan karbohidrat juga meningkatkan kadar gula darah dan membuat Anda jadi lebih lemas dan sering mengantuk.

Perbanyak makanan dengan kandungan serat tinggi. Selain itu perhatikan juga porsi makan yang disantap. Sebisa mungkin untuk tidak makan terlalu banyak dalam sekali waktu. Apalagi saat makan kondisi perut sedang kosong melompong.

  1. Pembesaran rahim

Seiring dengan berjalannya waktu, rahim akan mengalami pembesaran. Janin akan membuat rahim semakin menekan ke atas dan membuat organ pencernaan sedikit susah melakukan fungsinya.

Pembesaran rahim membuat gas di usus semakin banyak terjadi. Hal inilah yang jadi penyebab perut begah saat hamil. Tekanan yang kuat membuat perut terasa sakit dan wanita merasa semakin tidak nyaman.

  1. Sembelit

Sembelit menyebabkan kotoran yang seharusnya dikeluarkan berada di usus dengan jangka waktu cukup lama. Kondisi ini memicu terbentuknya semakin banyak gas. Aturan pola makan selama kehamilan agar kejadian seperti ini tidak terjadi.

Sembelit juga sangat berbahaya untuk tubuh karena wanita akan mengejan terus-menerus. Kondisi ini bisa saja mengganggu janinnya. Apalagi kalau WC yang digunakan adalah WC jongkok sehingga kemungkinan besar kaki dari wanita akan terasa sakit.

  1. Intoleransi laktosa

Wanita yang mengalami intoleransi laktosa dan mendadak minum susu sapi akan mengalami ganggu di dalam perutnya. Gas akan semakin banyak dihasilkan dan kemungkinan besar terjadi diare.

Kalau susu digunakan untuk memberikan nutrisi pada bayi, asa baiknya untuk minta jenis susu lain, misal jenis soya dengan nutrisi lainnya. Kalau tetap memaksakan minum susu biasa, rasa sakit dan tidak nyaman akan sering muncul.

  1. Mengonsumsi suplemen sebelum kehamilan

Beberapa suplemen yang digunakan sebelum hamil ternyata bisa menyebabkan masalah kalau dosisnya berlebihan. Misal zat besi yang bisa memicu kembung dan sembelit.

Gunakan suplemen sebelum menikah yang sesuai dengan anjuran dokter. Minuman sesuai dosis dan kalau ada masalah segera hentikan.

  1. Stres berlebihan

Kalau wanita mengalami stres berlebihan atau khawatir dengan kondisi kesehatan janin, napas yang dilakukan akan lebih sering. Akibatnya volume udara yang masuk ke dalam tubuh jadi banyak.

Kondisi ini bisa memicu kembung dan perut menjadi sangat keras. Penyebab perut begah saat hamil iniĀ  bisa diredakan dengan cara menenangkan diri perlahan-lahan agar kondisi stres dan khawatir tidak terjadi.

Cara mengatasi perut begah saat hamil muda

Gas yang berlebihan di dalam perut membuat wanita susah menjalani hari kehamilannya. Oleh karena itu, segera atasi dengan melakukan beberapa cara mengatasi perut begah saat hamil berikut ini:

  • Mengonsumsi air mineral dengan cukup agar tubuh lebih terhidrasi. Air mineral yang dikonsumsi dalam jumlah cukup bisa mencegah terjadinya sembelit yang mengganggu. Air akan membuat feses menjadi lebih lunak dan mudah dikeluarkan. Minum sebanyak 6-8 gelas air putih, bukan air gula.
  • Saat minum lakukan perlahan saja. Jangan tergesa-gesa karena bisa memerangkap banyak udara jadi ikut masuk ke dalam tubuh.
  • Minum menggunakan gelas tanpa menggunakan sedotan
  • Kurangi makanan yang banyak menghasilkan gas seperti bunga kol, kubis, brokoli, dan sejenisnya. Karbohidrat dan gula juga ikut dalam rombongan makanan yang harus dihindari.
  • Terapkan diet yang sehat dan memperbanyak buah serta sayur. Apa saja yang mengandung serat baik untuk pencernaan dan bisa mencegah terjadinya sembelit.
  • Lakukan sedikit latihan fisik seperti jalan kaki agar tubuh aktif dan tidak terlalu banyak gas yang disimpan.
  • Ubah pola makan yang dilakukan. Kalau awalnya 3 kali sehari, bisa diubah menjadi sekitar 6 kali sehari dengan porsi lebih kecil.

Gas di dalam perut memang kadang muncul dengan sendirinya. Cara yang bisa wanita lakukan adalah mencegah hal-hal yang bisa memicu munculnya gas dalam jumlah banyak dan membuat rasa tidak nyaman semakin meningkat. Semoga ulasan di atas bermanfaat untuk Anda yang sedang atau akan merencanakan kehamilan.