Terbit: 21 Maret 2019
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com -Kuku kaki sedikit berbeda dengan kuku jari tangan yang cenderung lebih mudah ditata dan tidak terlalu kaku. Itulah kenapa beberapa orang sering mengabaikan kuku kaki. Asal dipotong secara rutin saja tidak akan menyebabkan masalah. Namun, kuku kaki juga bisa menunjukkan beberapa kondisi penyakit dan memunculkan warna yang berbeda.

6 Hal yang Menyebabkan Warna Kuku Kaki Berubah

Kuku kaki umumnya sama dengan kuku pada jari tangan dengan tekstur agak tebal di bagian ibu jaringnya. Namun, pada kondisi tertentu akan ada perubahan warna dari beberapa jenis kuku menjadi agak kekuningan, buru, atau malah menjadi hitam. Nah, kira-kira apa yang menyebabkan perubahan warna pada kuku kaki ini?

Kondisi yang menyebabkan warna kuku kaki berubah

Kuku kaki memang agak kusam karena berada di bawah dan sering terkena kotoran. Namun, perubahan warna yang mencolok bisa terjadi karena beberapa hal di bawah ini.

  1. Jamur kuku

Kuku juga bisa mengalami jamuran kalau tidak dirawat dengan baik. Jamur dengan jenis dermatophyte ini akan menyebabkan infeksi di area kuku kaki. Dampaknya keratin yang dimiliki oleh tubuh akan dimakan perlahan-lahan. Kalau kondisi ini sudah terjadi, jamur kuku akan menyebabkan perubahan warna seperti kuning, hijau, hingga hitam.

Kalau kuku kaki sudah terinfeksi, penanganan yang serius harus dilakukan. Kalau penanganan yang dilakukan asal-asalan akan menyebabkan infeksi menyebar ke mana-mana termasuk memicu penurunan sistem imun tubuh dan juga peredaran darah. Jamur di kuku bisa muncul kalau seseorang mudah berkeringat dan sering sekali jalan tanpa alas.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Kids Baby - Advertisement

  1. Luka

Kalau kaki Anda menendang sesuatu yang keras, kejatuhan benda keras, hingga sering menggunakan sepatu ketat biasanya akan mudah sekali mengalami perubahan warna. Di bawah kuku akan terlihat warna merah. Kondisi ini disebut dengan subungual hematoma dan tidak terlalu berbahaya untuk tubuh.

Gumpalan merah yang merupakan darah biasanya akan sembuh dengan sendirinya tanpa pengobatan. Rasa sakitnya juga akan hilang dengan sendirinya. Namun, warna kuku kaki akan kembali normal setelah lebih dari 6 bulan. Kalau Anda tetap merasakan sakit padahal sudah seminggu, segera lakukan pemeriksaan ke dokter.

  1. Kondisi kesehatan tertentu

Kondisi kesehatan tertentu juga menyebabkan perubahan warna pada kuku kaki seseorang. Misal seseorang mengalami sirosis atau pengerasan pada hari, kuku akan menjadi sangat putih. Selanjutnya kalau ada gangguan pada ginjal, kuku kaki bagian bawah pink dan bagian atas menjadi putih. Psoriasis yang merupakan penyakit autoimun juga mengubah warna kuku agak kekuningan dan ada bintik-bintik.

Selain warna yang berubah, kuku juga akan mengalami masalah seperti perubahan ukuran, perubahan ketebalan, perdarahan, pembengkakan, rasa nyeri, dan ada cairan tertentu yang keluar di sekitar kuku. Kalau kondisi sudah seperti ini Anda harus segera membawanya ke dokter untuk diobati.

  1. Cat kuku

Cat kuku juga bisa menyebabkan perubahan warna pada kuku kaki setelah digunakan. Meski cat kuku sudah dibersihkan, biasanya akan tetap ada partikel atau pigmen yang menempel di sana dan susah dihilangkan. Beberapa cat kuku seperti pacar air akan meresap hingga ke dalam dan akan hilang kalau kuku sudah tumbuh dan memanjang.

  1. Sindrom kuku kuning

Sindrom kuku kuning bisa terjadi dengan sendirinya dan hingga sekarang para dokter dan peneliti belum tahu apa saja penyebabnya. Namun, beberapa kondisi seperti gangguan pada paru disinyalir menyebabkan masalah ini.

Sindrom kuku kuning biasanya diikuti dengan kuku yang terlihat bengkok dan warnanya kuning. Selanjutnya pertumbuhan kuku juga sangat lambat dan terlihat tidak memiliki kutikula. Pada kondisi tertentu kuku juga akan mengalami perubahan warna menjadi hitam dan hijau.

  1. Pengaruh obat

Perubahan warna kuku yang terakhir disebabkan oleh pengaruh obat yang kita minum. Beberapa jenis obat memicu perubahan warna pada kuku meski setelah efeknya hilang, kuku akan kembali lagi ke warna aslinya. Obat untuk kemoterapi biasanya akan menyebabkan warna menjadi lebih gelap.

Selanjutnya obat yang digunakan untuk mengatasi rheumatoid arthritis membuat warna kuku kaki menjadi kecokelatan. Obat anti malaria akan membuat kuku kaki menjadi biru kehitaman. Terakhir obat berjenis minocycline menyebabkan warna kuku jadi biru keabu-abuan dan tetrasiklin membuat warna jadi kekuningan.

Cara merawat kuku kaki dengan benar

Kalau Anda ingin mendapatkan kuku jari kaki yang sehat, ada baiknya untuk melakukan beberapa cara perawatan di bawah ini.

  • Pastikan merendam kaki dengan air hangat yang sudah diberi beberapa herba atau garam. Rendam selama beberapa saat lalu bersihkan kotoran yang ada di sana sebelum dibilas dan dilap dengan bersih.
  • Perendaman dilakukan untuk membuat kuku di kaki menjadi lebih lunak sehingga mudah sekali dipotong dengan pemotong kuku. Lakukan pemotongan secara bergantian.
  • Pemotongan untuk bagian jempol kaki harus dilakukan dengan hati-hati karena kukunya sangat keras. Lakukan perlahan-lahan agar kuku tidak rusak. Selanjutnya rapikan semua kuku yang agak runcing agar terlihat bagus.
  • Bersihkan lagi kuku kaki dengan air dan direndam selama beberapa saat. Selanjutnya bersihkan kotoran di dalam atau sela-sela kuku. Biasanya ada kotoran hitam yang agak susah diambil dan baunya tidak sedap.
  • Pastikan memotong kuku sebulan sekali atau dua kali. Kuku kaki yang terlalu panjang bisa patah dan menyebabkan luka yang cukup parah. Selain itu kuku juga bisa melukai tubuh.

Inilah beberapa ulasan tentang kondisi yang menyebabkan kuku di jari kaki mengalami perubahan warna. Beberapa perubahan mungkin tidak menimbulkan masalah kesehatan yang serius. Namun, tidak ada salahnya kita tetap menjaga kebersihan dan kesehatannya meski letaknya di bawah dan sering berada di dalam sepatu.

 


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi