Penyebab & Cara Mengatasi Perubahan Mood Saat Hamil

perubahan-mood-saat-hamil-doktersehat

DokterSehat.Com – Selama ini kita sering menganggap kalau masalah yang dihadapi oleh wanita yang sedang hamil adalah nyeri pada perut, bokong, dan pinggang. Masalah yang berkaitan dengan perdarahan juga kerap muncul. Selain masalah fisik, ternyata ada masalah non fisik seperti perubahan mood saat hamil yang sering mengganggu.

Wanita akan sering merasakan marah, sedih, atau mungkin depresi mendadak. Kondisi ini muncul begitu saja dengan atau tanpa penyebab. Nah, gangguan dan perubahan mood ini tentu mengganggu wanita untuk tidur, makan, dan aktivitas harian lainnya. Oleh karena itu, gangguan mood ini harus diatasi agar tidak mengganggu ibu dan janin.

Penyebab perubahan mood saat hamil

Penyebab utama perubahan mood mendadak buruk hingga memicu depresi adalah perubahan estrogen dan progesteron di dalam tubuh wanita. Pada tiga bulan pertama, estrogen akan menanjak hingga 100 kali lipat dan menyebabkan perasaan senang. Selanjutnya akan menurun dan menyebabkan perasaan sedih.

Kira-kira perubahan mood saat hamil apa saja yang terjadi di setiap trimester? Berikut penjelasan lengkapnya:

  1. Trimester 1

Penyebab jeleknya mood pada trimester pertama adalah morning sickness atau sering mual saat pagi hari. Kondisi ini menyebabkan wanita jadi tidak nyaman di area perutnya. Selanjutnya, sering muntah juga memicu rasa lemas di tubuh selama kurang lebih tiga bulan.

Kondisi lelah berlebihan dan juga ketakutan yang muncul akibat perdarahan akibat implantasi bisa memicu perubahan mood saat hamil muda jadi buruk. Oleh karena itu, atasi mual di pagi hari, penuhi gizi harian, dan selalu berpikir positif agar trimester pertama berjalan lancar.

  1. Trimester 2

Pada trimester kedua ini kondisi wanita sudah mulai membaik dan rasa nyeri dan mual mulai berkurang. Meski mual sudah berkurang, wanita akan mengalami banyak perubahan pada tubuhnya. Perubahan mood saat hamil bisa terjadi karena merasa susah mencari pakaian. Meski mood buruk kerap terjadi, libido wanita bisa meningkat.

  1. Trimester 3

Pada trimester akhir, mood yang buruk bisa muncul karena ketakutan saat melakukan persalinan. Selanjutnya, wanita juga jadi susah tidur karena sering kram akibat tendangan bayi dan dada terasa sesak.

Cara mengatasi perubahan mood saat hamil

Banyak wanita yang secara sadar merasa cukup terganggu dengan adanya perubahan mood ketika sedang hamil. Sayangnya, banyak juga wanita yang tidak tahu bagaimana cara untuk mengatasinya. Nah, ini beberapa cara mengatasi perubahan mood saat hamil yang mudah dilakukan:

  1. Jangan terlalu menyiksa diri sendiri

Banyak sekali wanita yang sedang hamil menyiksa dirinya sendiri dengan melakukan apa saja yang diinginkan. Kalau masih bisa dilakukan pasangan, coba untuk meminta bantuan. Kalau apa pun dilakukan sendirian saja, kemungkinan Anda merasakan tidak nyaman dan sendiri akan besar. Hal ini justru buruk untuk kesehatan psikologi.

Jangan terlalu memaksakan diri dan membuat Anda terlalu lelah. Saat hamil produktivitas akan menurun dan terhambat dan hal itu cukup wajar. Jadi, lebih baik menikmati segala prosesnya dengan santai. Jangan selalu merasa bisa menyelesaikan apa pun sendirian.

  1. Jalin komunikasi yang baik dengan pasangan

Kondisi hormon pada wanita hamil memang sangat fluktuatif. Hal ini menyebabkan wanita merasakan tidak nyaman dan mudah sekali merasa sedih. Kalau kondisi perubahan mood saat hamil ini dibiarkan, wanita akan merasa sendirian saja padahal tubuh terasa sakit. Agar kondisi ini tidak semakin parah ada baiknya untuk terus menjalin komunikasi dengan pasangan atau keluarga.

Misal Anda sendirian saja di rumah sementara suami bekerja. Kalau ada apa-apa segera hubungi pasangan. Minta pada pasangan untuk tetap menjalin komunikasi dengan baik meski hanya bisa dilakukan saat jam istirahat atau saat sedang senggang. Dengan komunikasi yang baik, mood akan selalu terjaga.

  1. Jangan terlalu sering memicu ketakutan

Penyebab ketakutan dari wanita adalah apa yang dilihat dan didengarnya. Terkadang melihat sesuatu yang buruk bisa membuat mereka merasa sedih dengan sendirinya. Oleh karena itu, selalu hindari apa saja yang menyebabkan ketakutan, galau, atau mungkin baper.

Lebih baik membaca atau melihat sesuatu yang menyenangkan. Kalau ada sahabat atau tetangga selalu berbicara hal-hal negatif, lebih baik ditinggal atau tidak didengarkan. Terkadang apa saja yang tidak benar kerap dipercaya dan wanita jadi panik sendiri tanpa ada sebabnya.

  1. Lakukan istirahat dengan baik

Perubahan mood saat hamil bisa diatasi dengan cara beristirahat dengan baik dan berkualitas. Istirahat ini meliputi tidur saat malam dan siang hari serta tidak banyak bergerak saat kandungan membesar. Terlalu banyak bergerak akan membuat kaki bengkak, nyeri di punggung, dan Anda jadi susah untuk tidur dengan nyenyak di malam hari.

Sebisa mungkin tidur harus tetap 6-8 jam setiap harinya. Kalau Anda merasa lelah segera istirahat. Saat malam jangan terlalu banyak begadang karena bisa memengaruhi kondisi kesehatan.

  1. Lakukan meditasi atau yoga

Sesekali lakukan relaksasi seperti mendengarkan lagu-lagi menenangkan. Kalau Anda bisa melakukan meditasi dengan baik, coba lakukan saat pagi atau sebelum tidur. Dengan melakukan meditasi, perasaan tidak nyaman bisa segera dibuang sehingga mood yang Anda miliki jadi baik.

Bersamaan dengan meditasi, Anda juga bisa melakukan gerakan yoga sederhana. Dengan gerakan yoga ini tubuh akan menjadi lebih relaks dan berkeringat. Anda tidak perlu menggunakan gerakan yoga yang susah. Cukup gunakan gerakan dasar saja agar emosi berlebihan bisa hilang.

Selain lima hal di atas, kalau Anda masih merasa tidak nyaman, ada baiknya untuk segera mendatangi konselor untuk menceritakan masalah. Biasanya mereka akan memberikan saran-saran terbaik agar kondisi mood bisa terjaga dengan baik.

Itulah beberapa penyebab perubahan mood saat hamil yang cukup mengganggu. Semoga setelah mendapatkan informasi di atas, Anda bisa dengan mudah mengatasi masalah kehamilan ini agar bisa menikmati proses pertumbuhan janin dengan sempurna.