Pertolongan Pertama Demam pada Orang Dewasa

Doktersehat-cara-menurunkan-panas-orang-dewasa

DokterSehat.Com – Bagi orang dewasa, salah satu gangguan penyakit yang sering kali dialami adalah demam. Demam adalah suatu mekanisme tubuh untuk meningkatkan suhu inti tubuh sebagai akibat dari proses peradangan, infeksi virus, bakteri maupun jamur, ataupun karena penyebab lainnya seperti dehidrasi. Lantas, obat demam dewasa apa yang bisa digunakan?

Obat Penurun Panas Dewasa

Sebelum menentukan obat demam dewasa, Anda bisa membuat diagnosis demam hanya dengan mengukur suhu tubuh menggunakan termometer. Selain diagnosis yang dapat dengan mudah dilakukan, terdapat juga banyak cara menurunkan panas orang dewasa yang bisa dengan mudah Anda coba.

Perlu diketahui, suhu tubuh normal setiap orang berbeda-beda. Namun pada umumnya, suhu tubuh dikatakan sudah di atas normal ketika mencapai 37 derajat Celcius melalui pengukuran mulut, atau 37,2 derajat Celcius ketika diukur melalui anus.

Ketika suhu tubuh belum mencapai 38 derajat Celcius maka Anda masuk dalam kategori demam ringan. Pada masa ini, demam belum perlu diobati karena dianggap sebagai upaya alami tubuh menghalau infeksi bakteri dan virus yang tidak dapat hidup pada suhu panas.

Sementara saat suhu tubuh lebih dari 38 derajat Celcius, sebaiknya Anda harus mendapatkan penanganan khusus. Demam yang mencapai 40 derajat Celcius atau lebih tinggi, dapat dianggap sebagai kondisi berbahaya dan harus segera diberikan bantuan medis. Demam di atas 40 derajat Celcius berisiko menyebabkan gangguan fungsi otak dan kejang, terutama pada bayi dan anak-anak.

Secara umum, obat demam dewasa adalah ibuprofen (Advil, Motrin, Nuprin) atau paracetamol (Tylenol, Panadol, dan lainnya). Kedua obat penurun panas dewasa tersebut membantu mengendalikan rasa sakit dan mengurangi demam. Terkadang, kombinasi paracetamol dan ibuprofen juga dibutuhkan sebagai cara mengatasi demam.

baca juga: Membedakan Demam Berdarah dan Tifus

Perlu diketahui, aspirin bukanlah cara terbaik menurunkan panas pada orang dewasa maupun pada anak-anak. Obat demam dewasa ini bisa beracun jika dikonsumsi dalam dosis besar, sedangkan jika dikonsumsi anak-anak dapat menyebabkan sindrom Reye.

Oleh karena itu, jangan berikan aspirin kepada orang dengan usia 18 tahun atau lebih muda kecuali jika diarahkan oleh dokter untuk memberi dosis tertentu.

Seperti dijelaskan sebelumnya, salah obat demam dewasa yang dapat digunakan adalah ibuprofen. Ibuprofen adalah obat demam dewasa yang menghentikan hipotalamus untuk menaikkan suhu tubuh. Ibuprofen dapat dikonsumsi 200 mg per tablet.

Gunakan dosis efektif serendah mungkin. Sementara dosis untuk anak-anak didasarkan pada berat badan anak.

Namun, ibuprofen juga dapat menimbulkan efek samping seperti diare, konstipasi, maag, dan sakit perut. Orang dengan sakit maag, memiliki penyakit ginjal, wanita hamil, dan mereka yang memiliki alergi aspirin harus menghindari ibuprofen. Meski begitu, pada beberapa kasus, efek samping ini jarang terjadi.

Selain ibuprofen, obat demam dewasa lain yang bisa Anda coba adalah paracetamol. Paracetamol efektif dalam mengurangi demam. Dosis paracetamol adalah 500 mg dalam satu tablet.

Konsumsi satu sampai dua tablet setiap empat jam dapat efektif untuk menghilangkan demam. Seperti banyak obat demam dewasa lainnya, dosis anak-anak didasarkan pada berat badan anak. Sedangkan dosis total tidak boleh lebih dari 3 gram (setara dengan enam tablet 500 mg) per 24 jam pada orang dewasa.

Efek sampingnya jarang terjadi, namun beberapa orang alergi terhadap paracetamol. Kelebihan dosis dapat menyebabkan gagal hati. Karena itu, penderita penyakit hati dan pengguna alkohol kronis harus menghindari pengobatan ini.

Nama merek dagang untuk paracetamol yang sering beredar di pasaran adalah Panadol, Tempra, dan Tylenol. Bacalah label produk untuk bahan tertentu yang dijelaskan sebagai asetaminofen.

Banyak obat demam dewasa yang beredar di pasaran mengandung asetaminofen dalam kombinasi dengan obat lain sehingga obat harus diperiksa untuk memastikan dosis total. Obat kombinasi sebaiknya tidak melebihi 3 gram dalam 24 jam. Pemberian antibiotik juga dapat dilakukan apabila terdapat kecurigaan adanya infeksi bakteri yang menyebabkan demam.

Selain itu, obat demam dewasa bisa juga menyebabkan seseorang menjadi sangat dehidrasi. Oleh karena itu seseorang dituntut untuk banyak mengonsumsi air. Perlu diketahui, meski kompres adalah salah satu cara paling aman untuk mengatasi panas pada orang dewasa, kompres demam orang dewasa bisa membuat seseorang menggigil, yang justu akan meningkatkan suhu tubuh jika demam disebabkan oleh infeksi

Jika demam disebabkan oleh paparan cuaca panas atau terlalu banyak air panas (misalnya, sengatan panas, hipertermia, dan panas yang melelahkan), tekniknya berbeda dengan mengobati demam lainnya. Baik paracetamol maupun ibuprofen tidak akan efektif mengatasi hal ini.

Jika penderita bingung atau tidak sadar, segera cari bantuan tenaga medis profesional. Sambil menunggu pertolongan, lepaskan penderita dari lingkungan yang panas dan lepaskan pakaian yang dikenakannya. Selain itu, tubuh harus didinginkan dengan spons basah atau kipas angin yang diarahkan ke penderita secara terus menerus.

Pencegahan Demam yang Bisa Dilakukan

Meski deman yang Anda alami dapat diatasi oleh obat demam dewasa, Anda juga perlu tahu hal-hal yang bisa dilakukan untuk mencegah munculnya demam.

Demam bisa dicegah dengan menerapkan pola hidup bersih dalam keseharian. Hal ini dilakukan untuk mengurangi paparan terhadap penyakit menular yang sering kali menyebabkan demam.

baca juga: 3 Kiat Meredakan Demam Tanpa Obat

Biasakan untuk selalu mencuci tangan jika merasa terpapar dengan benda atau lingkungan yang tidak steril. Satu hal penting yang tidak boleh terlewatkan adalah istirahat. Tubuh butuh cukup istirahat untuk memulihkan diri dan membantu kekebalan tubuh. Terlalu banyak beraktivitas dapat meningkatkan suhu tubuh.

Jika semua hal diatas telah dilakukan namun demam terus saja terjadi dan suhu tubuh tidak kunjung normal, sebaiknya periksakan diri Anda ke dokter atau lakukan pemeriksaan darah agar penyebab demam yang Anda alami dapat didiagnosis dengan tepat.