5 Persiapan Sebelum Donor Darah (Jangan Sampai Terlewat)

persiapan-sebelum-donor-darah-doktersehat
Ilustrasi donor darah (NIAID/flickr)

DokterSehat.Com – Donor darah tentunya sudah tidak asing lagi, bukan? Atau, Anda justru pernah berpartisipasi dalam kegiatan sosial yang satu ini? Ya, donor darah memang bisa menjadi medium yang tepat untuk kita membantu sesama, dalam hal ini mereka yang membutuhkan transfusi darah. Nah, Anda yang kini tengah berencana melakukan donor darah, ada sejumlah persiapan sebelum donor darah yang perlu diperhatikan.

Apa Itu Donor Darah?

Dilansir dari laman Palang Merah Indonesia (PMI), donor darah adalah kegiatan di mana seseorang memberikan atau mentransfusikan darahnya secara sukarela kepada orang lain yang membutuhkan. Darah yang sudah didonorkan nantinya diberikan kepada penerima donor yang memiliki golongan darah yang sama dengan si pendonor. Atau, pendonor bergolongan darah O bisa mendonorkan darahnya ke seluruh golongan darah.

Saat ini, kegiatan donor darah giat dilaksanakan oleh berbagai elemen masyarakat, tentunya dengan berpedoman pada regulasi yang telah ditetapkan pemerintah melalui Palang Merah Indonesia (PMI). PMI sendiri merupakan perhimpunan nasional yang oleh pemerintah RI (berdasarkan Keppres No. 246 tahun 1963) diberi mandat sebagai organisasi yang bertugas menjalankan fungsi kepalangmerahan.

Syarat-Syarat Donor Darah

Donor darah adalah kegiatan sosial, sehingga sifatnya sukarela. Kendati demikian, Anda tidak bisa begitu saja mendonorkan darah kepada yang membutuhkan. Mengawali informasi perihal persiapan sebelum donor darah, ketahui apa saja syarat-syarat donor darah yang meliputi:

  • Usia 17 – 65 tahun
  • Berat badan minimal 45 kilogram
  • Sehat jasmani dan rohani
  • Memiliki tekanan darah sistolik minimal 100 – 170, dan tekanan darah diastolik minimal 70 – 100
  • Memiliki kadar hemoglobin antara 12,5 g/dl – 17 g/dl
  • Jarak dengan donor darah sebelumnya minimal 3 bulan
  • Donor darah maksimal 5 kali dalam kurun waktu 1 tahun

Persiapan Sebelum Donor Darah

Jika Anda memenuhi syarat-syarat di atas, umumnya pihak penyelenggara donor darah akan memperbolehkan Anda untuk melakukan donor darah. Jika sudah begitu, maka perhatikan sejumlah persiapan sebelum donor darah berikut ini agar tidak malah merugikan diri sendiri.

1. Makan makanan yang Cukup dan Bergizi

Membiarkan perut kosong saat hendak mendonorkan darah adalah kesalahan yang harus Anda hindari. Pasalnya, persiapan donor darah yang satu ini bertujuan untuk memberikan energi bagi tubuh sekaligus menjaga agar kadar gula darah di dalam tubuh stabil.

Oleh sebab itu, terapkan pola makan teratur beberapa hari hingga jam sebelum mendonorkan darah. Selain itu, perhatikan juga jenis makanan yang dikonsumsi. Makanan-makanan seperti ayam, ikan, daging merah, dan sejumlah jenis buah serta sayur adalah sumber zat besi terbaik yang bisa Anda dapatkan.

Selain itu, Anda juga disarankan untuk mengonsumsi makanan asin kira-kira 12 jam sebelum donor darah dilaksanakan. Pasalnya, aktivitas pengambilan darah akan mengurangi kadar garam di dalam tubuh sekitar 3 gram.

2. Minum Air Putih

Persiapan sebelum donor darah selanjutnya adalah banyak minum air putih. Air putih, menurut Palang Merah Amerika (American Red Cross), berfungsi untuk menjaga agar tubuh tetap terhidrasi. Selain itu, air putih juga mencegah darah mengental sehingga menghambat aliran darah.

Minumlah air putih secara teratur setiap hari sebanyak 8-10 gelas per harinya. Jika sudah, maka Anda siap untuk melakukan donor darah tanpa perlu khawatir.

3. Hindari Aktivitas Fisik Terlalu Berat

Melakukan aktivitas fisik yang terlalu berat seperti olahraga angkat beban, bermain futsal, dan sebagainya sangat tidak dianjurkan bagi Anda yang hendak mendonorkan darah dalam waktu dekat.

Namun, bukan berarti Anda tidak bisa melakukan aktivitas fisik sama sekali, ya. Terlebih jika olahraga sudah menjadi rutinitas sehari-hari, Anda masih diperbolehkan untuk berolahraga, namun sebaiknya olahraga ringan seperti jogging. Hal ini juga guna menjaga agar tubuh tetap bugar saat donor darah nanti.

4. Istirahat yang Cukup

Persiapan sebelum donor darah yang tentu saja tak kalah penting adalah, pastikan Anda untuk memiliki waktu istirahat alias tidur yang cukup sehari sebelum donor darah. Durasi istirahat juga menjadi pertimbangan bagi pihak penyelenggara kegiatan donor darah apakah akan mengizinkan calon pendonor darah untuk mendonorkan darahnya atau tidak.

Usahakan untuk tidur selama 8-9 jam pada malam hari sebelum keesokan harinya Anda melakukan donor darah di tempat yang sudah ditentukan agar tubuh senantiasa bugar dan tidak lemas pasca melakukan donor.

5. Berpakaian yang Nyaman

Donor darah akan memakan waktu yang cukup lama, mulai dari antre hingga proses pengambilan darahnya itu sendiri. Oleh sebab itu, memakai pakaian yang nyaman agar tidak mengganggu pergerakan selama berada di lokasi adalah persiapan sebelum donor darah yang juga tidak boleh Anda lewatkan.

Pilihlah pakaian lengan pendek. Atau kalaupun lengan panjang, usahakan pakaian cukup longgar. Pasalnya, saat mendonorkan darah nanti, petugas akan mengambil darah di area atas siku. Pakaian yang longgar akan memudahkan Anda untuk menggulung lengan baju sampai ke atas siku.

Pasca Donor Darah

Setelah selesai mendonorkan darah, bukan berarti tidak ada hal lainnya yang luput dari perhatian Anda. Beberapa hal yang perlu diperhatikan setelah melakukan donor darah adalah:

  • Konsumsi makanan ringan dan minum teh hangat (biasanya disediakan oleh pihak penyelenggara)
  • Istirahat sejenak selama 15-20 menit sebelum meninggalkan lokasi
  • Minum air putih yang banyak
  • Hindari aktivitas fisik terlalu berat, seperti angkat beban atau main futsal
  • Hindari rokok dan alkohol
  • Hindari berdiri atau terkena panas terlalu lama beberapa jam setelah donor darah

Siapa Saja yang Tidak Boleh Mendonorkan Darah?

Ada beberapa kondisi yang harus membuat seseorang mengurungkan niat mulianya untuk membantu sesama melalui kegiatan donor darah, yaitu:

  • Penderita tekanan darah tinggi (hipertensi)
  • Penderita diabetes
  • Pengidap epilepsi
  • Pengidap HIV/AIDS
  • Penderita hepatitis
  • Penderita penyakit kelamin
  • Penderita kanker
  • Penderita penyakit jantung
  • Pecandu narkoba atau alkohol

Itu dia informasi seputar persiapan sebelum donor darah yang perlu Anda perhatikan sebelum memutuskan untuk melakukan kegiatan ini. Dengan mengetahui dan memahami persiapan donor darah tersebut, diharapkan kegiatan donor darah yang Anda lakukan bisa berjalan lancar dan membawa manfaat bagi penerima donor maupun diri Anda sendiri. Semoga bermanfaat!

 

Informasi ini telah ditinjau oleh dr. Jati Satriyo

 

Sumber:

  1. Before and After You Donate Blood. https://www.donateblood.com.au/learn/before-and-after-you-donate [Diakses pada 2 Agustus 2019]
  2. Pelayanan Donor Darah. http://www.pmi.or.id/index.php/aktivitas/pelayanan/donor-darah/pelayanan-donor-darah.html  [Diakses pada 2 Agustus 2019]