7 Persiapan Menjelang Persalinan yang Wajib Dilakukan Calon Ibu

persiapan-sebelum-persalinan-doktersehat

DokterSehat.Com – Masalah yang terjadi pada persalinan sangat berisiko pada ibu dan janin yang akan dilahirkan. Kalau sampai masalah yang tidak diinginkan ini muncul, penanganan yang tepat harus dilakukan untuk menghindari risiko terbesar seperti kematian.

Sayangnya masalah yang muncul selama persalinan sering sekali muncul di saat yang tidak tepat. Misal masalah muncul karena wanita tidak bisa melakukan persiapan yang benar sehingga gangguan pada diri sendiri dan janin bisa muncul.

Persiapan menjelang persalinan yang harus dilakukan

Wanita harus berusaha menyiapkan hal di bawah ini menjelang persalinannya. Persiapan ini tidak hanya masalah kesehatan saja, tapi juga teknis. Berikut persiapan sebelum persalinan selengkapnya.

  1. Mengikuti kelas persalinan

Persalinan bisa dilakukan dengan benar bukan karena dokter yang membimbing atau janin yang mudah keluar. Kadang kala persalinan berjalan dengan lancar kalau Anda mengetahui dasar-dasarnya. Misal tahu bagaimana melakukan teknik pernapasan hingga mengejan yang benar agar janin bisa segera keluar dengan cepat.

Selama ini ibu muda yang baru pertama kali melakukan persalinan jarang sekali yang memahami dasar-dasar melahirkan. Padahal kalau mengetahui dasar-dasarnya, persalinan bisa dijalankan dengan lebih cepat dan juga mudah. Bahkan, dengan ikut kelas persalinan Anda bisa segera mengatasi permasalahan yang terjadi dan membuat janin dan diri sendiri tetap selamat.

  1. Menyiapkan ruangan bayi

Menyiapkan ruangan bayi adalah hal ya g harus dilakukan dengan tepat. Kalau bayi tidak memiliki ruangan yang tepat, kesehatannya akan terganggu dan sakit. Nah, agar masalah awal persalinan tidak terjadi, ada baiknya untuk menyiapkan kamar bayi minimal 1 bulan sebelum persalinan dilakukan.

Kriteria kamar atau ruangan bayi yang digunakan untuk perawatan adalah yang luas, sirkulasi udara berjalan dengan baik dan ruangan tidak lembap. Jangan samakan ruangan bayi dengan kamar orang tua karena bisa saja ruangan tersebut kotor dan berpeluang besar menyebabkan infeksi dan iritasi yang berbahaya.

  1. Mengetahui dasar-dasar menyusui

Ketahui dan pahami dasar-dasar menyusui yang benar. Dengan mengetahui cara menyusui yang benar, setelah bayi lahir bisa segera diberi ASI eksklusif.

Dasar menyusui ini mencakup bagaimana menggendong bayi yang benar saat menyusui. Selain itu ada juga beberapa dasar memperbanyak ASI dan bagaimana mempertahankannya agar selalu deras saat keluar.

  1. Membicarakan opsi persalinan

Opsi persalinan ada banyak dan bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Lakukan pembicaraan dengan dokter dan pasangan terkait dengan cara persalinan apakah dilakukan secara alami atau Caesar.

Karena opsi persalinan ini tidak bisa sembarangan diputuskan, ada baiknya tidak berganti-ganti dokter kandungan. Dengan begitu, dokter akan tahu potensi masalah yang terjadi sehingg cara persalinan yang direkomendasikan sudah sesuai.

  1. Sudah menyiapkan tas untuk ke klinik

Siapkan tas yang di dalamnya sudah ada pakaian ganti dan pakaian bayi. Dengan menyiapkan segalanya dalam satu tas, kapan pun akan melahirkan, suami bisa segera membawanya ke klinik tanpa perlu membongkar lemari untuk mencari pakaian yang dibutuhkan.

Selain peralatan bayi dan pakaian ibu, siapkan juga dokumen yang dibutuhkan. Dengan begitu segala proses persalinan bisa berjalan tanpa ada gangguan teknis.

  1. Menyiapkan makan di kulkas

Minggu pertama setelah persalinan, wanita akan lebih banyak menghabiskan hari di atas kasur untuk beristirahat. Wanita tidak akan bisa masak sehingga pasangan akan susah mendapatkan asupan nutrisi yang seimbang.

Siapkan dahulu makanan yang ada di dalam kulkas. Anda bisa memasak lauk yang bisa dihangatkan kembali. Kalau pasangan bisa memasak mungkin Anda tidak perlu menyiapkan hal ini dan bisa mengolah semua bahan makanan yang segar.

  1. Memilih tempat bersalin yang tepat

Tempat memeriksakan kandungan secara rutin setiap bulan terkadang tidak menyediakan fasilitas persalinan. Kalau tempat tersebut memiliki rekomendasi tempat bersalin Anda bisa segera memintanya. Biasanya dokter akan memberikan saran terbaik yang bisa Anda pilih.

Akan lebih baik lagi kalau dokter kandungan yang menangani juga ikut membantu persalinan. Dengan begini, mereka bisa tahu detail secara spesifik dari kehamilan yang sedang dijalani. Sekali lagi, lakukan pemilihan lokasi persalinan dengan benar.

Peran suami dalam persiapan persalinan

Masalah kehamilan dan persalinan tidak boleh ditanggung oleh wanita saja. Pria pun juga harus ikut membantu. Berikut beberapa hal yang bisa dilakukan.

  • Mengantarkan wanita ke mana saja yang mereka mau. Kalau wanita sedang mengikuti kelas kehamilan, pria bisa mengantarnya agar tidak terjadi masalah di jalan.
  • Mendekati persalinan tubuh wanita akan mulai merasakan sakit yang cukup besar. Kondisi ini menyebabkan wanita susah melakukan apa-apa. Pria disarankan untuk membantu wanita dengan mengerjakan beberapa pekerjaan rumah.
  • Pria juga harus tahu tanda-tanda persalinan yang akan terjadi. Mereka juga harus siap untuk melakukan apa pun seperti saat ada telepon darurat dari pasangan saat bekerja.
  • Tidak meninggalkan istri kalau kondisi perutnya sudah semakin besar. Hal terbaik yang bisa dilakukan oleh pria adalah membawa teman untuk istrinya seperti saudara atau orang tua kalau sedang bekerja.
  • Persiapan secara finansial juga harus disiapkan oleh pria. Persiapan ini akan membantu wanita tidak khawatir dengan biaya persalinannya yang dilakukan secara alami atau Caesar.
  • Segera membawa pasangan atau klinik terdekat jika tanda persalinan sudah keluar. Menginap 1-2 hari tidak masalah daripada kebingungan sendiri saat membawa pasangan dari rumah yang jarak ke kliniknya cukup jauh.

Demikian ulasan tentang persiapan yang harus dilakukan menjelang persalinan. Semoga ulasan di atas bisa Anda dan pasangan gunakan untuk mempersiapkan persalinan dengan baik dan benar. Lakukan semuanya dengan benar agar risiko persalinan seperti kematian tidak terjadi.