Permen Mint Bisa Menurunkan Asam Lambung?

fungsi-lambung-doktersehat

DokterSehat.Com– Salah satu masalah kesehatan yang paling sering menyerang kita adalah penyakit asam lambung. Penyakit yang dalam dunia medis disebut sebagai gastroesophageal reflux disease (GERD) ini disebabkan oleh naiknya asam lambung hingga ke bagian esophagus sehingga memicu rasa nyeri pada bagian ulu hati dan sensasi terbakar pada bagian dada.

Sebagai informasi, esophagus adalah saluran pencernaan bagian kerongkongan yang menjadi penghubung mulut dengan lambung. Munculnya penyakit GERD ini disebabkan oleh terganggunya fungsi lower esophageal sphincter (LES), otot yang terdapat bagian bawah kerongkongan. Fungsi dari otot ini mirip seperti klep yang membuka sehingga bisa membuat makanan masuk ke dalam perut namun akan kembali menutup sehingga asam lambung tidak bisa naik ke kerongkongan. Sayangnya, klep ini bisa melonggar sehingga membuat asam lambung akhirnya naik ke kerongkongan atau bahkan mulut.

Penyebab utama dari masalah GERD ini adalah masalah kelebihan berat badan, serta mengonsumsi makanan yang asam, makanan berlemak, dan makanan pedas. Selain itu, ibu hamil juga cenderung lebih rentan terkena masalah kesehatan ini.

Beruntung, untuk mengatasi masalah kenaikan asam lambung ini, kita hanya perlu mengonsumsi permen mint, makanan yang mudah ditemukan di berbagai tempat. Menurut Dr. John Mason dari Central Manchester University Hospitals, permen mint jika dikonsumsi semalaman atau dalam waktu yang lama telah terbukti ampuh menurunkan asam lambung dengan efektif.

“Di dalam permen mint terdapat kandungan xylitol. Kandungan ini bisa ditemukan di bahan alami seperti buah plum atau raspberry. Xylitol memiliki sifat anti bakteri dan menetralisir asam. Dalam penelitian yang kami lakukan, dihasilkan fakta bahwa air liur orang yang mengunyah permen mint cenderung bersifat basa sehingga mampu menetralisir asam lambung. Selain itu, mengonsumsi xylitol juga bisa membuat produksi air liur meningkat dan akhirnya mampu menekan kembali asam menuju lambung,” jelas Dr. Mason.

Agar tidak mudah mengalami gangguan asam lambung, pakar kesehatan menyarankan kita untuk menjaga berat badan tetap ideal. Selain itu, ada baiknya kita tidak berlebihan dalam mengonsumsi makanan yang kaya akan lemak, berminyak, dan pedas.