Terbit: 3 Januari 2020
Ditulis oleh: Mutia Isni Rahayu | Ditinjau oleh: dr. Jati Satriyo

Memilih permainan anak memang harus disesuaikan dengan tahapan usianya, karena pada setiap tahapan pertumbuhannya, kebutuhan anak juga berbeda. Ada banyak jenis mainan anak yang mudah didapatkan yang biasanya sudah dirancang untuk usia tertentu. Berikut adalah cara memilih permainan yang sesuai dengan usia anak Anda!

Tips Memilih Permainan Anak Sesuai dengan Usianya

Manfaat Permainan Anak

Permainan dapat menjadi sarana anak untuk bermain sekaligus belajar. Anak juga menjadi lebih aktif dengan melakukan berbagai permainan ini. Setiap permainan ini tentunya memberikan berbagai manfaat baik secara langsung maupun tidak langsung pada anak.

Berikut adalah beberapa manfaat permainan secara umum:

  • Memberikan kesempatan pada anak untuk mempelajari hal baru
  • Meningkatkan kreativitas
  • Mendukung pertumbuhan fisik anak
  • Meningkatkan keterampilan sosial anak
  • Menguatkan kemampuan motorik anak
  • Meningkatkan kemampuan pemecahan masalah
  • Menstimulasi kemampuan audio visual

Contoh Permainan Anak Sesuai dengan Usianya

Memberikan permainan sesuai dengan usia adalah salah satu cara agar permainan tersebut dapat juga memberikan manfaat yang sesuai. Selain itu, memilih permainan sesuai usia juga penting untuk diperhatikan karena terkait dengan faktor keamanan.

Berikut adalah berbagai contoh permainan sesuai dengan usia!

Permainan Anak Usia 0-12 Bulan

Pada masa 3 bulan pertama, penglihatan bayi belum sempurna dan masih buram, namun bayi sudah dapat memerhatikan sekelilingnya. Jenis mainan yang memiliki warna mencolok adalah yang paling cocok untuk menyita perhatiannya.

Permainan pada usia ini biasanya dirancang untuk mendorong interaksi dengan berbagai cara seperti mainan yang dapat menimbulkan suara berdecit, bertekstur montok, serta lembut dan mudah untuk diraih atau digenggam.

Berikut adalah beberapa jenis mainan untuk bayi usia 0-12 bulan:

  • Boneka binatang atau boneka lain yang lembut dan mudah dicuci
  • Mainan warna-warni yang digantung di atas boks tempat tidurnya (mainan ini harus dilepas dari boks ketika bayi sudah bisa duduk)
  • Cermin yang tidak bisa dipecahkan
  • Permainan papan sesuai dengan usianya
  • Bola kecil yang terbuat dari kain

Permainan Anak Usia 1-2 Tahun

Bayi usia 1-2 tahun menikmati mainan yang dapat menanggapi tindakannya. Contohnya seperti mainan dengan tombol yang dapat mengeluarkan suara atau permainan memukul bola dengan menggunakan palu.

Permainan mengenali huruf, bentuk, dan angka dengan cara menekan tombol juga sudah dapat diberikan pada usia ini. Meskipun anak belum bisa belajar membaca, namun interaksi dalam permainan ini dapat membuatnya senang. Paparan bahasa juga dapat membantu meningkatkan kemampuan  bahasa anak.

Jenis mainan yang cocok dengan usia 1-2 tahun meliputi:

  • Permainan cincin susun
  • Permainan menyusun cangkir atau kotak
  • Alat musik sederhana
  • Puzzle dengan empat atau lima potongan
  • Penyortir bentuk
  • Kendaraan besar dengan mainan orang-orangan plastik
  • Bebek karet atau perahu (dapat digunakan ketika mandi)
  • Permainan memukul menggunakan palu yang terbuat dari kayu

Permainan Anak Usia 2-3 Tahun

Anak mulai menikmati permainan pura-pura dan mulai suka menirukan apa yang dilakukan orang-orang di sekitarnya.

Kemampuan motorik halusnya sudah mulai meningkat dan si kecil mulai dapat menyelesaikan permainan puzzle dan menyusun balok sendiri. Mainan yang dapat menimbulkan suara nyata seperti telepon mainan dan boneka yang dapat bicara dapat menjadi mainan kesukaannya.

Anak-anak juga biasanya menyukai permainan yang sesuai dengan gendernya seperti laki-laki yang lebih suka main mobil-mobilan, sedangkan anak perempuan lebih suka memberi makan bonekanya. Hal ini wajar dilakukan, meskipun pada dasarnya permainan anak laki-laki dan perempuan tidak perlu dibedakan.

Anda juga bisa mulai memberikan permainan tumpangan seperti mobil-mobilan yang bisa dinaiki atau sepeda roda tiga. Usia ini adalah usia di mana si kecil akan sangat aktif dan sangat menyukai permainan.

  • Boneka
  • Mainan berupa alat peraga untuk melatih khayalannya seperti telepon mainan, masak-masakan, dokter-dokteran
  • Alat musik yang disesuaikan dengan usianya
  • Mainan transportasi
  • Puzzle

Baca Juga: Jangan Salah Beli! Ini Dia Tips Memilih Mainan Bayi yang Aman

Permainan Anak Usia 4-5 Tahun

Pada usia 4-5 tahun, perkembangan kemampuan belajar si kecil sudah semakin pesat. Anda dapat memberikan permainan berteknologi yang dapat membantu meningkatkan kemampuan matematika dan keterampilan verbalnya.

Imajinasi dan kreativitas anak juga semakin meningkatkan sehingga mereka dapat berperan menjadi dokter, guru, pilot, atau apapun yang mereka inginkan. Anda dapat memberikan mainan atau kostum yang dapat mendukung imajinasinya tersebut.

Jenis mainan yang cocok diberikan untuk anak usia 4-5 tahun:

  • Komputer mainan
  • Action figure
  • Boneka barbie
  • Mainan transportasi seperti kereta yang dilengkapi dengan stasiun atau sejenisnya
  • Bola basket atau bola sepak
  • Puzzle yang lebih besar
  • Sepeda dengan roda bantuan
  • Board game yang dapat dimainkan tanpa harus membaca

Permainan Anak Usia 6-7 Tahun

Memasuki usia 6-7 tahun, anak mulai menunjukkan minatnya pada aktivitas tertentu. Anak-anak juga cenderung melihat teman-teman di sekitarnya dan berkeinginan memiliki mainan yang sama seperti dimiliki oleh kebanyakan temannya.

Anak-anak mulai menyukai permainan di komputer maupun smartphone, namun tetap memiliki ketertarikan untuk bermain di luar dengan teman-temannya. Peran orang tua penting untuk menyeimbangkan porsi anak bermain di rumah dan di luar rumah agar tetap bersosialisasi.

Jenis mainan yang cocok untuk anak usia 6-7 tahun adalah:

  • Mobil-mobilan dengan remot pengendali
  • Permainan sains
  • Peralatan untuk kerajinan tangan
  • Komputer dan video game
  • Board game yang melatih strategi
  • Peralatan olahraga

Permainan Anak Usia di Atas 8 Tahun

Minat dan kemampuan anak semakin meningkatkan dan anak juga sudah bisa menentukan hobi atau kegemarannya. Mereka juga cenderung menyukai permainan yang dapat memberikan mereka sebuah pencapaian yang dapat menjadi kebanggaannya tersendiri. Contohnya seperti peningkatan level dalam video game.

Anak-anak juga mulai terbiasa mengerjakan proyek jangka panjang yang dapat memakan waktu hingga berhari-hari.

Jenis mainan yang cocok untuk anak usia di atas 8 tahun:

  • Permainan sains yang lebih rumit
  • Peralatan untuk kerajinan tangan
  • Komputer dan video game
  • Peralatan olahraga luar ruangan
  • Permainan bongkar pasang yang lebih rumit
  • Board game

Selain permainan yang disesuaikan dengan usianya, sebaiknya perhatikan juga waktu bermain anak. Pastikan waktu tersebut tidak mengganggu waktu istirahatnya dan seimbang antara kegiatan di luar dan di dalam rumah.

Permainan untuk anak laki-laki dan anak perempuan pada dasarnya tidak perlu dibedakan secara khusus, Anda dapat membiarkan anak memilih permainan sesuai dengan minatnya.

Permainan juga tidak terbatas pada permainan tradisional maupun modern, orang tua dapat memberikan keduanya. Jangan lupa juga untuk selalu mengawasi si kecil ketika bermain dan memastikan permainan yang dilakukannya aman. Bila perlu, lakukan juga beberapa permainan yang dapat dimainkan bersama orang tua.

 

  1. Anonim. Age-by-Age Guide to Toys. https://www.parents.com/fun/toys/kid-toys/toys-for-all-ages/?. (Diakses 3 Januari 2020).
  2. Mrunal. 2019. 10 Amazing Benefits of Outdoor Games for Kids. https://parenting.firstcry.com/articles/10-amazing-benefits-of-outdoor-games-for-kids/. (Diakses 3 Januari 2020).


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi