Terbit: 17 April 2018 | Diperbarui: 18 April 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Kita tentu tahu bahwa antioksidan sangat baik untuk tubuh. Tidak heran kini antioksidan banyak dijual dalam bentuk suplemen. Tidak jarang antioksidan tersebut diklaim baik dikonsumsi untuk mendukung kebutuhan para atlet. Benarkah?

Perlukan Suplemen Antioksidan untuk Atlet?

Antioksidan untuk atlet

Antioksidan kerap dikaitkan dengan tingginya kebutuhan oksigen para atlet selama berolahraga. Hal ini yang kemudian membuat antioksidan dibutuhkan lebih karena adanya peningkatan radikal bebas hingga manfaat antioksidan yang disebut mampu mendukung pembentukan sel otot.

Kedua hal di atas yang membuat suplemen antioksidan menjadi banyak dipilih oleh para atlet. Antioksidan yang sering dianjurkan untuk atlet adalah antioksidan dari vitamin C, E dan koenzim Q10.

Efektifitas suplemen antioksidan untuk atlet

Hal ini kemudian diteliti efektifitasnya oleh National Institute of Health. Hasil dari penelitian tersebut menunjukkan bahwa penggunaan suplemen antioksidan dari vitamin C, E dan koenzim Q10 tidak memberikan manfaat yang umumnya diharapkan para atlet yaitu membantu pembentukan otot.

Suplemen antioksidan bahkan mengurangi pembentukan sel otot dengan menghambat terbentuknya pertumbuhan otot hingga mengurangi pembakaran energi tubuh.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku PTH - Advertisement

Selain itu antoksidan, sedikit banyak memiliki efek dengan performa selama beraktivitas. Hal ini ditunjukkan dengan menurunnya ketahanan performa selama olahraga yaitu lari jarak jauh.

Lalu, apakah antioksidan harus dihindari oleh atlet?

Namun, hal di atas bukan berarti atlet harus menghindari antioksidan ya. Antioksidan merupakan zat yang sangat baik bagi tubuh. Semua orang, termasuk atlet, dianjurkan memenuhi kebutuhan vitamin yang cukup, utamanya dari bahan makanan segar. Hal ini akan mendukung pemenuhan kebutuhan antioksidan.

Pemenuhan kebutuhan harian vitamin C sebesar 90-100 mg serta vitamin E sebesar 15-20 mg sudah mampu memenuhi kebutuhan antioksidan harian tubuh.

Manfaat antioksidan akan dirasakan maksimal jika dikonsumsi sesuai kebutuhan melalui pola makan yang baik. Untuk itu, bagi para atlet, tidak perlu mengonsumsi antioksidan dari suplemen ya.


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi