Perkembangan Janin di Rahim Dalam Tiga Trimester Kehamilan

perkembangan-janin-doktersehat

DokterSehat.Com – Mengetahui perkembangan janin dalam rahim tentunya menjadi momen yang sangat menyenangkan bagi pasangan yang sedang menanti kedatangan buah hati. Masa kehamilan dibagi menjadi tiga yaitu trimester pertama atau awal kehamilan, trimester kedua atau masa tengah kehamilan, dan trimester ketiga atau masa akhir kehamilan. Bagaimana perkembangan janin pada setiap trimester kehamilan tersebut? Berikut penjelasannya!

Pembagian Trimester

Sebelum mengetahui perkembangan janin berdasarkan trimester kehamilan, ketahui lebih dulu tentang pembagian trimester kehamilan. Terdapat dua cara pembagian trimester kehamilan yaitu berdasarkan pra konsepsi atau konsepsi. Pembagian trimester kehamilan berbadarkan pra konsepsi adalah cara yang lebih sering digunakan.

Pembagian trimester berdasarkan pra konsepsi adalah menghitung hari pertama kehamilan dimulai dari hari pertama menstruasi terakhir. Kemudian pembagian trimester kehamilan dibagi dari 40 minggu usia kehamilan. Secara teknis pembagiannya adalah minggu 1-13 untuk trimester pertama, minggu 14-27 untuk trimester kedua, dan minggu ke-28 hingga kelahiran (antara minggu 40-42) untuk trimester ketiga.

Perkembangan Janin Tiap Trimester

Setiap tahap trimester kehamilan tentunya menunjukkan pertumbuhan janin yang semakin sempurna setiap harinya. Berikut adalah tahap perkembangan janin pada tiap trimesternya:

A. Trimester Pertama

Trimester pertama biasanya menjadi trimester paling berat karena tubuh ibu baru saja menyesuaikan diri dengan perubahan hormon yang terjadi akibat kehamilan. Peningkatan hormon estrogen, progesteron, dan keberadaan hormon hCG dapat memicu morning sickness dan menyebabkan ibu menjadi lebih cepat mengantuk atau lelah.

Pada trimester ini, belum banyak perubahan terlihat pada tubuh ibu, tapi sebenernya perkembangan janin dalam rahim berjalan dengan pesat. Berikut adalah pertumbuhan janin yang terjadi pada bukan ke 1-3 atau 1-13 minggu pertama:

1. Bulan pertama

Setelah pembuahan terjadi, embrio pun akan terbentuk. Embrio adalah organisme atau kumpulan sel yang hidup pada masa awal pertumbuhan. Kumpulan sel ini terus membelah dan berkembang hingga menjadi janin. Pada tahapan awal dari pertumbuhannya, sebutan embrio adalah zigot. Pada bulan pertama, embrio masih berupa titik kecil dengan ukuran sekitar 0.2-0.7 cm.

Bulan pertama juga merupakan bulan terbentuknya kantung ketuban yang akan menyelimuti janin. Beberapa pertumbuhan organ juga mulai terlihat seperti munculnya titik hitam yang akan membentuk mata dan mulai terbentuknya organ seperti mulu, rahang, dan tenggorokan di dalam embrio. Plasenta yang akan menyalurkan nutrisi dari ibu ke janin juga mulai terbentuk pada masa ini dan pembentukan sel darah juga sudah mulai terjadi.

2. Bulan kedua

Bulan kedua atau sekitar minggu 5-8 adalah tahapan embrio akan berubah menjadi janin. Pada tahap ini mulai terbentuk berbagai jaringan penting mulai dari otak, jaringan saraf tepi, saraf tulang belakang, jantung, dan sistem peredaran darah.

Ukuran embrio juga sudah semakin berkembang yaitu hingga mencapai 2.5 cm. Pada tahap ini pemkembangan tubuh embrio juga semakin terlihat dengan munculnya calon telinga dan mulai tumbuhnya tangan dan kaki calon janin.

3. Bulan ketiga

Bulan ketiga adalah bulan di mana ibu sudah bisa merasakan pergerakan embrio di dalam rahimnya. Beberapa organ juga sudah mulai bekerja seperti sistem urine, sistem peredaran darah, sistem reproduksi, dan produksi empedu dari hati.

Meskipun sistem reproduksi sudah berkembang, tetapi belum dapat diketahui jenis kelamin pada tahap perkembangan janin ini. Bulan ketiga juga merupakan bulan semakin sempurnanya pembentukan tangan dan kaki, telinga, dan hingga gigi.

Trimester Kedua

Memasuki trimester kedua, embrio sudah dapat disebut sebagai janin. Umumnya pada trimester kedua ini ibu sudah tidak lagi mengalami gejala seperti mual dan muntah, tetapi gejala yang lain seperti intensitas berkemih yang tinggi bisa semakin meningkat.

Perkembangan juga sudah mulai terlihat pada fisik ibu karena perut yang mulai membuncit. Trimester kedua juga merupakan proses perkembangan janin di mana Anda sudah dapat merasakan gerakan janin dan detak jantung janin. Berikut adalah perkembangan janin dalam rahim yang terjadi selama bulan ke 4-6 kehamilan:

1. Bulan keempat

Pada bulan keempat, proses perkembangan janin semakin terlihat dengan semakin berkembangnya bentuk mata yang mulai menghadap depan dan mampu bergerak serta telinga yang sudah menempati posisi yang seharusnya. Pembentukan tulang juga sudah mulai berkembang pada tahap ini.

Sistem reproduksi juga semakin berkembang dengan terbentuknya folikel pada ovarium atau terbentuknya prostat. Mulut janin sudah mulai mampu mengisap dan apa yang dihisap tersebut akan dikeluarkan kembali melalui urine, di sini lah sistem ekskresi mulai dilatih.

2. Bulan kelima

Pada bulan kelima, perkembangan janin sudah mulai memasuki pembentukan otot. Janin pun mulai bergerak lebih aktif untuk melatih ototnya tersebut. Bagian kepala juga sudah mulai ditumbuhi rambut pada bulan kelima ini. Terbentuk juga lapisan putih di kulit yang melindungi janin dari air ketuban.

3. Bulan keenam

Perkembangan janin pada bulan keenam menunjukkan bahwa janin sudah dapat mulai merespons rangsangan dari luar seperti rangsangan suara. Respons yang diberikan adalah seperti detak jantung janin yang meningkat ketika menerima rangsangan.

Pertumbuhan jari-jari tangan dan kaki janin juga semakin terlihat sempurna dan sudah terbentuk kelopak mata, sehingga mata dapat terbuka. Pada tahap ini. Anda sudah dapat melihat gambar janin melalui USG dengan bentuk yang semakin sempurna.

Trimester Ketiga

Trimester ketiga merupakan masa akhir dari kehamilan. Pada masa ini umumnya ibu akan merasakan keluhan seperti lebih sulit bernapas dan mengalami pembengkakan di beberapa bagian tubuh. Tetapi masa ini juga biasanya menjadi masa yang mendebarkan karena bayi Anda akan segera lahir ke dunia. Berikut adalah perkembangan janin yang terjadi pada bulan ke-7 hingga 9:

1. Bulan ketujuh

Bulan ketujuh adalah bulan di mana indra janin mulai bekerja. Janin sudah dapat mendengar suara, bisa merasakan sakit, dan mulai peka terhadap cahaya. Tubuh janin juga tidak hanya memiliki otot tapi juga mulai bisa menyimpan lemak. Janin juga lebih aktif dan mampun mengubah posisi tubuhnya.

2. Bulan kedelapan

Pada bulan ke delapan, berkembangan organ dalam tubuh janin hampir sempurna, kecuali pada bagian paru-paru. Bayi juga semakin hari semakin aktif bergerak. Aktifnya janin biasanya dapat dirasakan dari gerakan menendangnya yang semakin kencang. Karena organ yang terbentuk hampir sempurna, maka jika kelahiran terjadi pada bulan kedelapan, umumnya bayi tetap dapat betahan hidup.

Pada bulan kedelapan umumnya calon ibu akan mengalami perubahan mood yang cukup ekstrim. Terkadang juga dibarengi rasa takut menghadapi persalinan. Pada tahap ini, calon ibu disarankan untuk mencari hal-hal yang menyenangkan untuk menjaga mood-nya.

3. Bulan kesembilan

Bulan kesembilan merupakan bulan terakhir pertumbuhan janin. Pada tahap ini lah organ-organ mulai sempurna dan bekerja dengan sebagai mana mestinya. Bayi juga mulai bergerak aktif dan mencari jalan lahir. Pada bulan kedelapan dan kesembilan merupakan masa di mana berat janin naik hingga 1 kg lebih.

Itu dia perkembangan janin yang terjadi setiap bulan pada tiap trimester kehamilan. Perkembangan janin pada setiap bulannya harus dikontrol melalui konsultasi dengan dokter. Melakukan pemeriksaan USG secara rutin juga merupakan hal yang penting dilakukan untuk mengawasi proses perkembangan janin melalui gambar janin yang lebih terlihat jelas.

Umumnya jadwal konsultasi ke dokter akan semakin meningkat intensitasnya dengan semakin dekatnya hari kelahiran. Selain mengawasi perkembangan janin, jangan lupa untuk menjaga kesehatan ibu selama masa kehamilan hingga menjalani proses persalinan nantinya.