Terbit: 15 Januari 2021
Ditulis oleh: Devani Adinda Putri | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Period poop adalah istilah untuk diare, sembelit, atau nyeri perut selama menstruasi. Ketahui apa itu period poop, gejala, penyebab, dan cara mengatasi. 

Period Poop: Gejala, Penyebab, Cara Mengatasi, dll

Apa Itu Period Poop

Period poop adalah istilah untuk menjelaskan tentang semua perubahan kebiasaan buang air besar pada wanita selama menstruasi. Umumnya, wanita yang sedang menstruasi juga mengalami diare, sembelit, atau buang air besar dengan gejala yang lebih menyakitkan.

Perubahan pola buang air besar tersebut terjadi akibat hormon yang berhubungan dengan menstruasi juga memengaruhi usus Anda. Jadi, wanita sering kebingungan antara sakit perut akibat menstruasi atau sakit perut karena ingin buang air besar.

Gejala Period Poop

Wanita akan mengalami gejala menstruasi pada umumnya, seperti:

  • Perubahan suasana hati (mood swings)
  • Nyeri payudara. 
  • Muncul jerawat. 
  • Merasa gelisah dan mudah kesal. 
  • Perubahan pola makan. 
  • Badan terasa lelah. 

Bersamaan dengan gejala PMS (Pre Menstrual Syndrome), wanita mengalami gejala period poop (berhubungan dengan sistem buang air besar), termasuk: 

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku RT Mandiri - Advertisement

  • Perut kembung. 
  • Sakit perut yang membingungkan. 
  • Diare. 
  • Konstipasi. 
  • Buang air besar lebih sakit. 
  • Feses lebih bau. 
  • Buang air besar lebih sering. 
  • Perubahan warna dan konsistensi feses tergantung pada apa yang Anda makan. 
  • Ketidaknyamanan pada perut. 

Bila kebanyakan wanita merasa ada perubahan terkait masalah buang air besar saat menstruasi, itu benar terjadi. Itu termasuk gejala alami selama menstruasi yang tidak berbahaya, hanya mungkin agak sedikit mengganggu aktivitas sehari-hari. 

Baca Juga: Diare saat Haid: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasi

Kapan Harus ke Dokter? 

Kondisi seperti ini tidak memerlukan perawatan medis serius. Anda tidak perlu konsultasi ke dokter kecuali gejala menstruasi sangat menyakitkan hingga mengganggu aktivitas Anda dan sudah berlangsung lama di setiap siklus. Umumnya, gejala menstruasi dan perubahan kebiasaan buang air besar hanya berlangsung beberapa hari saja dan akan sembuh saat menstruasi selesai. 

Penyebab Period Poop

Ada hubungannya antara menstruasi dan buang air besar. Berikut ini beberapa penyebab yang terjadi sebelum atau selama periode menstruasi yang dapat memengaruhi pergerakan usus: 

1. Peningkatan Kontraksi Otot 

Sebelum menstruasi, tubuh melepaskan hormon prostaglandin yang merangsang kontraksi otot di rahim. Hormon prostaglandin juga merangsang kontraksi otot di usus yang letaknya dekat rahim. 

Akibatnya, wanita akan mengalami buang air besar lebih sering selama menstruasi. Efek dari hormon prostaglandin juga membuat wanita sulit membedakan antara kram rahim atau kram perut karena ingin buang air besar. 

2. Perubahan Hormon Progesteron 

Progesteron adalah hormon lain yang berperan selama menstruasi. Hormon progesteron juga dapat memengaruhi saluran pencernaan hingga menyebabkan sembelit atau diare selama menstruasi. 

3. Perubahan Pola Makan 

Peningkatan hormon progesteron selama menstruasi juga memengaruhi pola makan wanita. Saat Anda sedang menstruasi, Anda mungkin tiba-tiba ingin makan sesuatu yang manis, berlemak, atau makan lebih banyak. Kondisi ini juga bisa berpengaruh pada sistem pencernaan. 

4. Perubahan Suasana Hati 

Salah satu gejala PMS yang paling umum adalah perubahan sisi emosional wanita. Wanita cenderung mudah marah, gelisah, cemas, dan stres yang juga memengaruhi sistem pencernaan. Pengaruh emosi tersebut ternyata juga berpengaruh pada hormon dan menyebabkan diare atau sembelit selama menstruasi. 

Faktor Risiko Period Poop

Setiap wanita menjelang atau selama menstruasi memiliki risiko yang sama mengalami period poop. Kondisi tersebut biasanya paling intens terjadi beberapa hari pertama setelah menstruasi. Selebihnya, gangguan pencernaan selama menstruasi bisa ditangani dengan perawatan sederhana. 

Baca Juga: 10 Penyebab Darah Haid Berwarna Hitam (Ringan hingga Berbahaya)

Diagnosis Period Poop

Anda tidak memerlukan diagnosis khusus dari dokter untuk kondisi ini. Selama mengalami period poop, gejalanya bisa berupa diare atau sembelit yang dapat dikenali dengan mudah.

Bila mengalami diare saat menstruasi, konsistensi feses menjadi cair dan Anda buang air besar lebih sering. Bila gejalanya berupa sembelit, Anda akan sulit buang air besar karena feses terlalu keras, kering, padat, atau besar. 

Cara Mengatasi Period Poop 

Perubahan pola makan dan gaya hidup dapat mengurangi risiko gejala menstruasi atau gangguan pencernaan selama menstruasi. Berikut ini beberapa cara mengatasi period poop

  • Makan-makanan berserat termasuk buah, sayur, dan biji-bijian untuk melancarkan pencernaan. 
  • Olahraga secara teratur sebelum menstruasi untuk mengurangi risiko gejala PMS yang menyakitkan. 
  • Lakukan kegiatan fisik agar usus tetap aktif bergerak, sehingga akan meredakan nyeri perut, kembung, dan rasa tidak nyaman di perut selama menstruasi. 
  • Bila mengalami sembelit selama menstruasi, pertimbangkan untuk menggunakan obat pelunak feses hingga hormon Anda normal lagi.
  • Minum obat ibuprofen bila perlu. Fungsi ibuprofen untuk mengurangi gejala nyeri menstruasi, menghambat pelepasan hormon prostaglandin, dan mengatasi gangguan pencernaan selama menstruasi. 
  • Istirahat yang cukup karena gejala menstruasi kadang bisa sangat menyakitkan. 
  • Minum minuman hangat seperti teh hangat, minuman jahe, atau kunyit untuk menenangkan perut. 

Itulah beberapa cara mengatasi period poop. Pelajari lebih lanjut tentang mengatasi nyeri dan gejala menstruasi di sini

Cara Mencegah Period Poop

Setiap wanita memiliki sistem tubuh yang kompleks serta pelepasan hormon yang tidak dapat dikontrol selama menstruasi. Jadi, gejala PMS mungkin sulit dicegah namun bisa dikontrol dengan menerapkan pola hidup dan pola makan sehat, termasuk:

  • Olahraga teratur terbukti dapat mengurangi nyeri menstruasi. 
  • Kompres perut bagian bawah dengan air hangat untuk menghilangkan kram menstruasi. 
  • Kurangi dan kelola stres dengan baik, misalnya dengan melakukan yoga, meditasi, latihan pernapasan, atau melakukan hal-hal baik yang menyenangkan.
  • Gunakan vitamin tambahan bila perlu, seperti vitamin A, asam lemak omega 3, vitamin B1, B6, dan magnesium yang berdasarkan studi bisa mengurangi gejala PMS.  

Itulah pembahasan tentang apa itu period poop. Period poop adalah gejala yang berkaitan dengan gangguan pencernaan selama menstruasi. Semoga informasi ini bermanfaat! 

 

  1. Landau, Beth. 2020. Period Poop: Because Cramps, Cravings, and Crying Aren’t Big Enough Pains in the Butt. https://greatist.com/health/period-poop. (Diakses pada 15 Januari 2020). 
  2. Mayo Clinic. 2020. Menstrual cramps. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/menstrual-cramps/diagnosis-treatment/drc-20374944. (Diakses pada 15 Januari 2020). 
  3. Nall, Rachel, MSN, CRNA. 2019. How can your period affect bowel movements?. https://www.medicalnewstoday.com/articles/327009. (Diakses pada 15 Januari 2020). 
  4. Santos-Longhurst, Adrienne. 2021. Why Is Period Poop the Worst? 10 Questions, Answered. https://www.healthline.com/health/period-poop. (Diakses pada 15 Januari 2020). 


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi