Terbit: 5 Januari 2020
Ditulis oleh: Rhandy Verizarie | Ditinjau oleh: dr. Jati Satriyo

Baru-baru ini sedang tren yang namanya perineum sunning, sebuah terapi alat vital yang bisa dibilang ‘nyeleneh’. Terlihat menjanjikan, faktanya terapi ini justru memakan ‘korban’. Lantas, apa itu perineum sunning?

Perineum Sunning, Terapi Alat Vital yang Bikin ‘Thanos’ Terbakar!

Apa Itu Perineum Sunning?

Perineum sunning adalah metode terapi alat vital yang tiba-tiba saja menjadi viral setelah dipopulerkan oleh seorang influencer dari negeri Paman Sam alias Amerika Serikat bernama Meagan. Dilansir dari metro.co.uk, Meagan melalui akun media sosial Instagram-nya yakni @metaphysicalmeagan memamerkan foto dirinya tengah berjemur di bawah terik matahari. Ya, tanpa menggunakan sehelai benang di tubuhnya.

Bukan sembarang berjemur, metode ala Meagan hanya difokuskan pada alat vital, yakni mulai dari penis atau vagina hingga anus. Aktivitas yang diklaim berakar dari terapi tradisional Tao Kuno ini memiliki durasi yang cenderung lebih sebentar dibandingkan kegiatan berjemur pada umumnya, yakni hanya sekitar 30 detik.

Manfaat Perineum Sunning

Oleh karena fokus utama dari kegiatan ini adalah alat vital, baik alat vital pria maupun wanita, maka terapi ‘unik’ yang satu ini disebut bermanfaat untuk mendongkrak performa seksual dari pelakunya.

Masih dilansir dari metro.co.uk, Meagan menuturkan bahwa metode ini telah membantu dirinya dalam meningkatkan seksualitas dirinya. Bahkan, ia juga mengaku dirinya seperti mendapat semacam energi positif pasca melakukan aktivitas jemur alat vital ini.

Sinar matahari—khususnya matahari pagi—memang dikenal memiliki sejumlah manfaat bagi tubuh. Manfaat matahari untuk kesehatan ini misalnya meliputi:

  • Memperbaiki suasana hati (mood)
  • Membentuk dan menjaga kekuatan tulang
  • Mencegah kanker
  • Menjaga kesehatan kulit
  • Membantu mengatasi masalah kulit
  • Sumber vitamin D

Sementara manfaat perineum sunning sendiri sebagaimana disampaikan Meagan dalam akun Instagramnya adalah sebagai berikut:

  • Menguatkan organ intim
  • Meningkatkan gairah seks
  • Meningkatkan kreativitas
  • Meningkatkan fokus
  • Memiliki manfaat yang sama dengan berjemur seharian tanpa menanggalkan pakaian
  • Memperbaiki kualitas tidur

Akan tetapi, manfaat aktivitas berjemur versi Meagan ini belum memiliki validitas oleh karena bukti ilmiah yang mendukung masih sangat sedikit.

Perineum Sunning Memakan ‘Korban’, Apa kata Pakar Medis?

Peningkatan gairah seksual, perbaikan kualitas tidur, hingga menguatnya organ intim yang didapat dari perineum sunning sebagaimana diklaim oleh Meagan sayangnya tidak dirasakan oleh aktor Hollywood kenamaan yakni Josh Brolin.

Dilansir dari Huffington Post, Brolin yang tak lain merupakan pemeran tokoh ‘Thanos’ dalam film pahlawan super fenomenal besutan Marvel yaitu The Avengers merasa tertantang untuk melakukan aktivitas ini setelah berita tentang terapi tersebut sampai ke telinganya.

Nahas, bukannya manfaat, justru kerugian yang didapat oleh Brolin. Ya, ia mengalami sensasi terbakar pada area anusnya sesaat setelah melakukan perineum sunning! Beruntung, insiden ini tak sampai membuat aktor berusia 58 tahun harus mendapat perawatan intensif di rumah sakit.

Lantas, apa kata pakar medis mengenai metode ini?

Direktur dari Jefferson Laser Surgery and Dermatology Center yakni Nazanin Saedi, MD sebagaimana dilansir dari Health.com, mengatakan bahwa sebenarnya sah-sah saja jika orang-orang ingin terapi inidan metode berjemur lainnya—selama tubuhnya dilindungi oleh krim tabir surya (sunblock).

Pakar medis lainnya yakni David E. Bank, MD selaku pendiri dari Mount Kisco’s The Center for Dermatology, Cosmetic & Laser Surgery justru sangat tidak menyarankan orang-orang untuk melakukan kegiatan ini.

Alasannya jelas. Tidak semua area kulit memiliki respons yang sama terhadap paparan sinar matahari. Untuk area kulit yang memang tidak sering terpapar sinar matahari seperti di bagian anus, tingkat sensitivitas terhadap sinar mataharinya pasti lebih tinggi dibandingkan area kulit lainnya yang sudah ‘terbiasa’ terkena sinar matahari langsung seperti kulit tangan dan kaki.

Parahnya, aktivitas ini jika dilakukan terus menerus dapat meningkatkan risiko terkena penyakit kanker, tepatnya kanker kulit. Mengerikan sekali, bukan?

Lalu, Bolehkah Melakukan Perineum Sunning?

Apakah boleh melakukan perineum sunning? Jawabannya, tanyakan dulu pada dokter spesialis kulit Anda. Bisa saja dokter mengizinkan Anda untuk melakukan terapi ini dengan catatan harus menggunakan krim tabir surya, pun dibatasi frekuensinya.

Atau, dokter akan melarang Anda sama sekali untuk melakukan kegiatan tersebut dengan alasan yang sudah dipaparkan sebelumnya, dan memberikan alternatif terapi lainnya yang lebih ‘aman’.

Maka dari itu, sebaiknya jangan melakukan aktivitas ini tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter, ya!

Cara Meningkatkan Gairah Seksual yang  Lebih ‘Aman’

Klaim perineum sunning bisa meningkatkan gairah seksual dan kesehatan organ intim mungkin menjadi alasan mengapa Anda tertarik untuk mencoba melakukan aktivitas berjemur yang satu ini. Kendati demikian, sebaiknya pikirkan juga dampak buruk yang mungkin ditimbulkan.

Jika meningkatkan gairah seksual adalah tujuan Anda melakukan perineum sunning, mengapa tidak mencoba cara meningkatkan gairah seks lainnya yang jauh lebih aman, sebagaimana dijelaskan berikut ini.

1. Makan Makanan Bergizi

Makanan memiliki kontribusi penting dalam meningkatkan gairah seks. Beberapa contoh jenis makanan yang diklaim dapat membuat libido Anda meningkat adalah:

  • Daging merah
  • Kacang-kacangan
  • Kepiting
  • Anggur
  • Apel
  • Cokelat

2. Istirahat yang Cukup

Rendahnya gairah seks yang Anda alami mungkin juga disebabkan oleh kurangnya waktu istirahat.

Maka dari itu, pastikan Anda memiliki waktu istirahat yang cukup. Ditambah dengan konsumsi makanan bergizi, dijamin gairah seks yang sempat ‘dingin’ akan kembali ‘panas’!

3. Rutin Berolahraga

Olahraga juga menjadi aktivitas yang bisa meningkatkan gairah seks.

Sebuah studi yang dirilis pada tahun 2015 menyebutkan olahraga secara rutin efektif meningkatkan libido pada pria yang teridentifikasi memiliki kadar testosteron rendah.

Itu dia informasi mengenai perineum sunning yang perlu Anda ketahui. Semoga bermanfaat, ya!

 

  1. Dodgson, L. 2019. An Instagram ‘Healer’ is Promoting  ‘Perineum Sunning’, and it Turns Out She’s Not  The Only Fan.  Here’s What Medical Professionals Think About It. https://www.insider.com/the-real-effects-of-perineum-sunning-according-to-doctors-2019-11 (Diakses pada 5 Desember 2019)
  2. Dresden, D. 2018. Foods to eat for better sex. https://www.medicalnewstoday.com/articles/322779.php#maintain-an-erection (Diakses pada 5 Desember 2019)
  3. Groth, L. 2019. So, Perineum Sunning is a Thing Now—Here’s Why Doctors Definitely Don’t Want You to Try It. https://www.health.com/mind-body/perineum-butt-sunning-wellness-trend (Diakses pada 5 Desember 2019)
  4. Morris, N. 2019. Perineum Sunning. https://metro.co.uk/2019/11/27/meet-influencer-says-sunning-naked-bum-boosts-energy-sex-drive-11228517/ (Diakses pada 5 Desember 2019)
  5. Moye, D. 2019. Josh Brolin Tries ‘Perineum Sunning’ And Burns His ‘Pucker Hole’. https://www.huffpost.com/entry/josh-brolin-perineum-sunning_n_5de6de75e4b0913e6f870d67 (Diakses pada 5 Desember 2019)
  6. Nall, R. 2018. What are The Benefits of Sunlight? https://www.healthline.com/health/depression/benefits-sunlight (Diakses pada 5 Desember 2019)
  7. Villines, Z. 2018. 10 ways to boost libido. https://www.medicalnewstoday.com/articles/323918.php (Diakses pada 5 Desember 2019)


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi