Terbit: 1 Agustus 2018 | Diperbarui: 26 Februari 2019
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Anda pasti pernah mendengar istilah kanker dan tumor, akan tetapi apakah Anda tahu perbedaan tumor dan kanker? Pada umumnya, banyak orang tidak bisa mengenali perbedaan tumor dan kanker.

Mengenali Perbedaan Tumor dan Kanker

Beda Tumor dan Kanker

Perlu diketahui bahwa tumor merupakan suatu pertumbuhan dari jaringan abnormal yang ada di dalam tubuh, yang di mana pertumbuhan ini bisa disebabkan oleh suatu proses inflamasi (peradangan) yang dapat dicetus oleh suatu bahan-bahan karsinogen atau karena faktor keturunan.

Tipe tumor berdasarkan pertumbuhannya dapat dibedakan menjadi tumor ganas (malignant tumor) dan tumor jinak (benign tumor). Tumor jinak biasanya hanya terdapat pada satu bagian tubuh dan tidak menyebar.

Sedangkan tumor ganas atau yang disebut kanker dapat menyerang jaringan sekitar secara langsung, melalui pembuluh darah atau masuk ke jalur kelenjar limfe dan menyebar ke bagian tubuh lainnya. Nah, itulah perbedaan kanker dan tumor yang harus anda tahu.

baca juga: Awas, Sembelit Bisa Jadi Adalah Tanda Kanker

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Darlie - Advertisement

Meskipun begitu, suatu tumor ganas (kanker) tidak selalu berasal dari tumor jinak, melainkan bisa berdiri sendiri sebagai penyakit yang primer. Begitu pula sebaliknya, suatu tumor jinak masih memiliki potensi untuk berubah menjadi tumor ganas (kanker), apabila ada faktor lain yang mencetusnya.

Misalnya Fam (Fibroadenoma mamma), tumor jinak payudara bila dibiarkan bertahun-tahun ada yang berubah jadi ganas, hal ini dikenal sebagai Progressi, persentase kemungkinannya kira-kira hanya 0,5%-1% saja.

Sementara itu, menurut beberapa penelitian mengatakan prevalensi perubahan tumor menjadi kanker meningkat seiring dengan bertambahnya usia. Hal ini diyakini karena adanya akumulasi degenerasi dari beberapa DNA sehingga menyebabkan pertumbuhan abnormal dari jaringan.

Perbedaan Tumor dan Kanker pada Tubuh

Tumor dan kanker adalah suatu pertumbuhan abnormal dari suatu jaringan, yang di mana dalam pembesaran jaringan ini, keduanya bisa sampai berukuran hingga sangat besar. Baik tumor atau kanker sama-sama memiliki potensi yang berbahaya hingga dapat menyebabkan kematian namun tergantung dari jaringan yang diserangnya. Selain itu, keduanya juga memiliki sifat residitif (kekambuhan) meski telah mendapatkan terapi yang tepat.

Berikut beberapa sifat lain yang dapat membedakan keduanya, di antaranya:

1. Pertumbuhan sel

Pertumbuhan dari sel kanker itu sendiri tergolong sangat agresif dan jauh lebih cepat bila dibandingkan dengan perkembangan dari sel tumor. Dari sifat progresifitas (pertumbuhan) ini lah, biasa dokter dapat menilai suatu benjolan itu memiliki sifat ganas atau jinak.

2. Penyebaran sel

Penyebaran sel kanker menginduksi sel jaringan disekitarnya atau bahkan jaringan yang jauh letaknya dari sel kanker itu sendiri yang dalam istilah medis dikenal dengan sebutan metastasis. Metastasis ini penting untuk melihat apakah benjolan itu merupakan suatu tumor atau kanker. Sel tumor biasa tidak menyebar ke jaringan sekitarnya, berbeda dengan sel kanker yang dapat menyerang jaringan disekitarnya atau bahkan jaringan yang letaknya jauh sekalipun. Penyebaran ini juga penting untuk menilai stadium dari suatu kanker itu sendiri.

3. Sifat sel

Telah diterangkan sebelumnya, bahwa baik tumor maupun kanker sama-sama miliki risiko untuk kambuh (residif) meski telah mendapatkan terapi yang tepat. Namun lokasi dari sifat residif dari sel tumor biasanya cenderung kambuh ke jaringan yang sama, berbeda halnya dengan sel kanker yang dapat kambuh di jaringan yang lain yang telah diinvasi sebelumnya baik secara langsung, melalui pembuluh darah atau bahkan melalui jaringan limfe.

Pada akhirnya, penanganan untuk sel tumor dapat dilakukan dengan pengangkatan langsung dan menyeluruh melalui pembedahan atau operasi. Lain halnya dengan penanganan untuk sel kanker yang telah menyebar, penderita harus diterapi dahulu dengan kemoterapi atau kemoradioterapi. Setelah penyebaran sel kanker diatasi, barulah disarankan untuk dilakukan operasi pengangkatan sel kanker itu sendiri.

Nah, dari perbedaan tumor dan kanker yang telah disebutkan barusan sekarang menjadi lebih jelas. Jadi, ketika dokter mendapati suatu benjolan di tubuh Anda dan diagnosis awal mengatakan bahwa itu adalah tumor, jangan langsung mengira benjolan tersebut adalah kanker. Guna memastikannya statusnya, diperlukan pemeriksaan lebih lanjut hingga didapatkan hasil yang benar-benar akurat.

 

baca juga: 5 Bahan Alami Penyembuh Kanker Kulit

Hal penting yang harus menjadi perhatian serius adalah kanker bisa menyebabkan kematian. Kanker adalah salah satu penyebab utama kematian di negara berkembang. Kebanyakan penderita kanker dapat dirawat dan dapat disembuhkan, terutama bila perawatan dimulai sejak awal.

Perbedaan tumor dan kanker sangat jelas. Jadi, ketika dokter mendapati suatu benjolan di tubuh Anda dan diagnosis awal mengatakan bahwa itu adalah tumor, jangan langsung mengira benjolan tersebut adalah kanker. Guna memastikannya statusnya, diperlukan pemeriksaan lebih lanjut hingga didapatkan hasil yang benar-benar akurat.

Informasi kesehatan ini telah ditinjau oleh dr. Antonius Hapindra Kasim


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi