Terbit: 13 Desember 2018 | Diperbarui: 14 Desember 2018
Ditulis oleh: Mutia Isni Rahayu | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Selain double cleansing, dalam dunia skin care dikenal juga istilah double toning, yaitu penggunaan dua toner dalam skin care routine. Toner yang digunakan adalah exfoliating toner dan hydrating toner. Masih banyak orang yang bertanya-tanya bagaimana penerapan double toning dan seberapa penting sebenarnya double toning? Berikut penjelasannya!

Mengenal Double Toning: Perbedaan Exfoliating dan Hydrating Toner

Apa Itu Toner dan Double Toning?

Setelah membersihkan wajah, umumnya kita akan mengaplikasikan toner pada wajah. Toner merupakan cairan berbasis air yang memiliki kandungan berbagai bahan aktif seperti ekstrak tanaman atau essential oil. Toner dirancang untuk karakter kulit tertentu. Secara umum, toner memiliki 4 fungsi penting, yaitu sebagai berikut ini:

  1. Balancing, yaitu mengembalikan kadar pH wajah yang telah terpapar oleh produk pembersih.
  2. Exfoliating, yaitu membantu mengangkat sel kulit mati yang ada di wajah.
  3. Hydrating, yaitu menghidrasi kulit dan mengembalikan kelembapan kulit.
  4. Penetration, yaitu mempersiapkan kulit agar dapat menyerap produk skin care yang ada dalam rangkaian skin care routine selanjutnya seperti essence atau serum.

Keempat fungsi di atas merupakan fungsi utama dari toner, tapi dari sekian banyak produk toner, hampir tidak ada yang dapat memenuhi semua kebutuhan tersebut. Hal ini lah yang kemudian menyebabkan munculnya penggunaan dua toneryang dikenal juga dengan istilah double toning.

Jenis dua toner yang belakangan populer untuk double toning adalah exfoliating toner dan juga hydrating toner. Penggunaan kedua toner ini dipercaya dapat memenuhi keempat fungsi toner seperti yang sudah disebutkan di atas.

Perbedaan Exfoliating Toner dan Hydrating Toner

Pada dasarnya, ada banyak sekali jenis toner seperti pH balancing toner, cleansing toner, astringent, dan sebagainya. Namun dari sekian jenis toner, exfoliating toner dan hydrating toner adalah yang paling ideal untuk memenuhi kebutuhan toner untuk wajah. Lalu, apa saja sebenarnya perbedaan dari kedua jenis toner ini?

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku RT Mandiri - Advertisement

1. Kandungan toner

Exfoliating toner dan hydrating toner tentunya memiliki kandungan yang berbeda. Exfoliating toner dikenal juga acid toner. Kandungan utama dalam exfoliating toner umumnya adalah seperti AHA, BHA, PHA, atau glycolic acid. Sedangkan kandungan pada hydrating toner yang umum adalah seperti HA atau hyaluronic acid, algae, lidah buaya, atau glycerin.

2. Manfaat toner

Kandungan yang berbeda tentunya juga membuat kedua toner ini memiliki manfaat yang berbeda. Exfoliating toner adalah toner yang berfungsi untuk mengangkat sisa sel kulit mati pada kulit, sekaligus mengembalikan kadar pH normal kulit.

Sedangkan untuk hydrating toner, fungsinya adalah untuk menghidrasi dan juga mengembalikan kelembapan kulit, serta mempersiapkan kulit untuk produk skin care selanjutnya. Jika melihat pada fungsi utama toner yang sudah dijelaskan sebelumnya, kedua toner ini memang dapat memenuhi seluruh fungsi tersebut.

3. Cara penggunaan

Perbedaan ketiga yang mencolok dari kedua toner ini adalah pada cara penggunaannya. Banyak orang yang masih merasa bingung karena perbedaan cara penggunaan toner ini. Cara penggunaan exfoliating toner adalah dengan cara menggunakan kapas, seperti cara umum menggunakan toner. Sedangkan untuk hydrating toner, cara menggunakannya adalah dengan cara dioleskan langsung ke wajah, lalu ditepuk-tepuk menggunakan tangan.

Kedua cara ini merupakan cara yang umum untuk menggunakan exfoliating toner dan hydrating toner, tapi bukan berarti setiap exfoliating toner dan hydrating toner memiliki cara penggunaan yang sama. Setiap jenis toner dengan merek yang berbeda, bisa memiliki aturan penggunaan yang berbeda. Jadi, cara paling tepat untuk menggunakannya adalah dengan cara mengikuti aturan pakai yang tertera pada produk.

Tips Menggunakan Toner

Apakah double toning penting? Penting atau tidaknya suatu perawatan wajah pada dasarnya bergantung pada kebutuhan kulit masing-masing orang. Berbeda karakter kulit, tentunya kebutuhan perawatan juga dapat berbeda. Jika terdapat jenis toner yang dapat memenuhi semua kebutuhan Anda, maka tidak ada salahnya menggunakan satu jenis toner saja.

Sebelum memilih dan menggunakan toner yang tepat untuk wajah Anda, berikut adalah tips yang bisa Anda terapkan!

  • Pilih toner yang sesuai dengan kebutuhan kulit, jenis kulit normal, kering, berjerawat, dan sensitif tentu membutuhkan jenis toner yang berbeda. Kulit kering dan sensitif lebih baik menghindari toner dengan kandungan alkohol.
  • Gunakan toner seletah membersihkan wajah dengan cleanser. Sebelum mengaplikasikan toner, pastikan sudah mengeringkan wajah menggunakan tisu atau handuk bersih.
  • Gunakan toner dua kali sehari, sama seperti membersihkan wajah. Jika kulit sensitif atau kering, toner dapat digunakan satu kali sehari pada malah hari saja.
  • Ketika menggunakan exfoliating toner, sebaiknya tuangkan toner perlahan ke kapas dan gunakan secukupnya saja. Jika kapas terlalu basah, maka kotoran di wajah lebih sulit menempel ke kapas.
  • Menggunakan hydrating toner dengan spray adalah yang paling praktis agar toner yang diaplikasikan ke wajah tidak berlebihan. Setelah disemprotkan, segera ratakan dan tepuk-tepuk tangan ke wajah.
  • Tidak perlu menunggu terlalu lama untuk mengaplikasikan produk selanjutnya. Cukup menunggu beberapa menit hingga toner menyerap di wajah.
  • Gunakan toner sesuai dengan aturan pakainya pada kemasan.
  • Jika timbul reaksi seperti gatal atau breakout pada wajah, segera hentikan penggunaan toner. Jika kondisi tidak membaik, sebaiknya segera berkonsultasi ke dokter.

Sekian informasi tentang toner serta perbedaan exfoliating toner dan juga hydrating toner. Apapun bentuk perawatan wajah yang dipilih, pada dasarnya skin care yang paling baik untuk wajah adalah yang sesuai dengan kebutuhan kulit kita. Jadi, sebelum memilih skin care, sebaiknya kenali lebih dulu karakter kulitmu ya, ladies!


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi