5 Kondisi yang Menyebabkan Wanita Muda Susah Hamil

doktersehat susah hamil

DokterSehat.Com – Mendapatkan kehamilan dengan cepat adalah keinginan pasangan yang baru saja menikah. Sayangnya, ada beberapa penyebab susah hamil, sehingga banyak yang menjalani program memiliki momongan.

Kalau Anda sudah menikah lebih dari satu tahun dan program kehamilan yang dijalankan belum juga berhasil, segera lakukan pemeriksaan kesuburan. Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengetahui ada atau tidaknya masalah pada pria atau pun wanita.

Masalah pada pria biasanya terkait dengan kualitas dari sperma itu sendiri. Kalau sperma yang dihasilkan tidak berkualitas baik dari segi bentuk, gerakan, dan jumlahnya, kemungkinan kehamilan akan susah terjadi.

Sementara itu, ada beberapa faktor penyebab susah hamil pada wanita, yaitu:

  1. Ada endometriosis di dalam rahim

Saat hamil, janin yang tumbuh setelah pembuahan terjadi akan melakukan implantasi di dinding rahim yang terlapisi endometrium. Kalau lapisan ini mengalami pertumbuhan abnormal sehingga endometriosis terjadi, implantasi akan susah sekali terjadi. Bahkan kemungkinan untuk mengalami kehamilan akan semakin kecil.

Endometriosis harus diatasi terlebih dahulu agar wanita bisa hamil. Kalau endometriosis terus dibiarkan, wanita akan susah hamil dan sering merasakan sakit yang tidak tertahankan begitu memasuki PMS hingga menstruasi usai.

  1. Mengalami PCOS

PCOS adalah kondisi yang menyebabkan ovarium mengalami perubahan bentuk dan cenderung lebih besar. Perubahan ini terjadi karena ada perubahan hormon yang tidak stabil. Wanita yang mengalami PCOS biasanya memiliki kadar testosteron yang cukup tinggi sehingga mengganggu kerja estrogen.

Sel telur yang keluar bisanya dikeliling oleh lapisan yang mirip sekali dengan kista. Lapisan ini membuat sel telur tidak bisa matang dengan sempurna. Selain itu, wanita juga tidak bisa dibuahi dengan mudah sehingga peluang terjadi kehamilan akan sangat kecil.

  1. Adanya Mioma di rahim

Selain endometrium, masalah mioma juga menyebabkan wanita susah sekali mendapatkan kehamilan. Mioma ini biasanya tumbuh pada bagian luar rahim, di dalam otot rahim, dan di luar otot rahim dan menonjol ke kulit di perut.

Mioma adalah tumor jinak yang tumbuh perlahan-lahan akibat estrogen yang tidak seimbang pada tubuh wanita. Kehamilan bisa terjadi dengan melakukan operasi untuk menghilangkan mioma di bagian luar. Tanpa operasi wanita akan sering rasakan sakit dan kemungkinan terjadi pembuahan akan semakin kecil.

  1. Ada kista ovarium

Endometriosis bisa tumbuh ke mana-mana dan ada yang menjalar hingga ke ovarium. Endometriosis yang menjalar ke area ini disebut dengan kista ovarium yang sangat berbahaya. Kista ini akan membuat folikel tumbuh tidak sehat dan dipenuhi dengan cairan yang menghambat pertumbuhan ovarium.

Pada beberapa kasus, kista akan menyumbat tuba falopi yang menjadi jalan ovarium untuk keluar. Sumbatan ini menyebabkan sel telur tidak bisa keluar dan pembuahan tidak akan terjadi sama sekali. Peluang kehamilan pada kondisi ini kecil atau bahkan tidak ada sama sekali.

  1. Waktu bercinta yang salah

Kehamilan susah terjadi bukan hanya karena masalah gangguan kesehatan saja. Seks yang dilakukan pada waktu yang salah juga mengganggu pembuahan. Misal seks dilakukan saat wanita belum mendapatkan masa subur. Kira-kira sperma akan membuahi apa di dalam sana? Tentu saja tidak ada.

Oleh karena itu, wanita disarankan untuk mengetahui kapan saja masa suburnya. Dengan mengetahui itu, seks bisa dilakukan dengan mempercepat peluang terjadinya kehamilan.

Semoga ulasan di atas bermanfaat dan Anda yang sedang merencanakan kehamilan bisa segera mendapatkan yang terbaik.