5 Hal yang Menyebabkan Ereksi Pria Tidak Tahan Lama

doktersehat masalah ereksi

DokterSehat.Com – Masalah ereksi yang dialami oleh pria tidak hanya masalah disfungsi ereksi saja. Lebih dari itu, di luaran sana banyak sekali pria yang tidak bisa mempertahankan ereksi dengan baik. Sebenarnya, apa penyebab susah ereksi?

Saat terangsang, pria akan ereksi dengan mudah. Selang beberapa menit setelah rangsangan terhenti, mereka akan mudah “lemas”. Kondisi ereksi yang tidak tahan lama ini tentu menjadi masalah yang cukup besar pada pria.

Pria jadi tidak percaya diri saat akan bercinta dengan pasangan. Mereka merasa seperti tidak mampu memberikan yang terbaik karena saat bercinta pasangan harus membantunya untuk membuat penis ereksi kembali.

Coba kenali penyebab susah ereksi berikut ini:

  1. Jarang berolahraga

Ereksi yang maksimal dipicu oleh aliran darah yang mengalir dengan kaut ke penis. Kalau aliran darah ini tidak berjalan dengan lancar, penis akan susah menjadi keras dan darah kembali lagi ke seluruh tubuh. Kalau pria memiliki tubuh yang bugar dan aliran darahnya berjalan dengan baik, penis akan ereksi dengan lancar dan lama.

Kalau Anda ingin mendapatkan ereksi yang lebih lama coba untuk melakukan olahraga jenis kardio seperti lari selama 20 menit setiap pagi. Kalau napas Anda tidak kuat coba untuk jalan kaki sejauh 2 km atau senam aerobik.

  1. Merokok terlalu sering

Sering merokok akan menyebabkan radikal bebas dan racun masuk ke dalam aliran darah dengan cepat. Masuknya racun ke dalam aliran darah ini menyebabkan penis susah sekali mendapatkan ereksi yang sempurna. Darah susah masuk ke jaringan yang ada di penis akibat ada kerusakan yang terjadi.

Kondisi susah mempertahankan ereksi ini lama-lama menyebabkan jaringan pembuluh darah di penis jadi rusak. Akibatnya impotensi yang lebih parah dan mungkin permanen bisa terjadi. Tidak mau seperti ini, kan?

  1. Kadar lemak tinggi

Kadar lemak di dalam tubuh menyebabkan banyak masalah pada pria. Salah satu masalah yang akan terjadi adalah penurunan kualitas dari ereksi. Area di sekitar pelvis akan ditumbuhi banyak jaringan lemak yang menyebabkan terjadinya penyumbatan aliran darah secara masif.

Kalau Anda tidak ingin mengalami gangguan ereksi yang mengganggu kehidupan seks, coba atur pola makan dan turunkan kadar lemak di dalam tubuh. Penurunan kadar lemak ini akan membuat tubuh menjadi lebih sehat sehingga peluang terjadi ereksi maksimal bisa terjadi.

Selain itu, tubuh yang kadar lemaknya rendah juga tidak mudah mendapatkan diabetes. Penyakit gula darah ini akan mematikan kemampuan ereksi pria perlahan-lahan.

  1. Terlalu banyak kafein

Kafein yang dikonsumsi dalam jumlah yang tepat akan memberikan banyak manfaat khususnya untuk masalah mempertahankan ereksi. Pria yang mengonsumsi kopi 1-2 cangkir sebelum bercinta bisa mendapatkan seks yang jauh lebih intens dan orgasme yang didapatkan hebat.

Sayangnya kalau kafein yang dikonsumsi terlalu banyak, pria akan mengalami gangguan berupa anyang-anyangan. Kondisi sering kebelet kencing ini akan mengganggu kekuatan ereksi.

  1. Istirahat tidak cukup

Pria yang terlalu capai bekerja dan pikirannya terlalu berat akan mengalami gangguan ereksi yang cukup parah. Pria akan susah sekali mendapatkan ereksi maksimal atau tidak mendapatkannya sama sekali. Hal ini bisa terjadi karena tubuh yang capai cenderung rendah libidonya.

Kalau ingin mendapatkan ereksi yang maksimal, istirahatlah dengan cukup. Setiap hari tidur minimal 6 jam agar kondisi tubuh selalu prima.

Semoga kita tidak mengalami gangguan ereksi, ya. Kalau sampai gangguan terjadi, kehidupan seks akan terganggu.