Terbit: 29 Agustus 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Sensitivitas penis juga merupakan masalah seks yang sering dialami oleh pria. Kalau pria mengalami penurunan sensitivitas penis, ada kemungkinan mereka susah mendapatkan seks yang hebat. Pria akan susah mendapatkan rasa nikmat, bahkan mereka tidak akan mendapatkan orgasme dengan mudah.

5 Faktor Medis dan Non-medis Penyebab Sensitivitas Penis Menurun

Hilangnya sensitivitas pada penis ini membuat pria jadi mengalami depresi yang cukup parah. Sama halnya dengan disfungsi ereksi, pria juga mengalami masa-masa yang sulit dalam hidup. Agar masalah sensitivitas penis ini tidak mengganggu kehidupan seksual, ada baiknya Anda simak beberapa hal di bawah ini.

Faktor medis dan non-medis yang pengaruhi penis

Setidaknya ada lima faktor medis penyebab sensitivitas penis menurun. Berikut uraian selengkapnya:

  1. Sering masturbasi secara berlebihan

Masturbasi adalah hal yang umum pada pria. Aktivitas ini bisa membuat pria jadi lebih relaks karena kadar stres menurun. Sayangnya, kalau pria sering melakukannya, bahkan sampai berlebihan bisa membuat penis kehilangan sensitivitasnya.

Kondisi ini akan semakin parah kalau pria melakukan masturbasi dengan bantuan video pornografi. Pria bisa mengalami kecanduan dan membuat dirinya susah menikmati seks di kemudian hari. Sensitivitasnya pada penis menurun sehingga seks yang dilakukan susah sekali dinikmati.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Darlie - Advertisement

  1. Pertambahan usia

Seiring dengan berjalannya waktu, pria akan mengalami penuaan pada tubuhnya. Penuaan ini akan mengenai semua organ penting pada tubuhnya termasuk penis. Ujung dari penis akan mulai kehilangan sensitivitasnya sehingga pria akan jarang sekali mengalami ereksi atau menikmati seks.

Karena kondisi ini terjadi sangat alami, pria akan susah mencegahnya datang. Meski demikian, pria masih bisa merawat penis dengan baik setiap harinya agar efeknya pada penis bisa diminimalkan. Selain itu, menjaga penis tetap sehat juga menghindarkan tubuh dari penyakit yang berbahaya.

  1. Level dari hormon testosteron

Level dari testosteron yang ada pada tubuh pria juga memengaruhi ada atau tidaknya masalah sensitivitas dari penis. Semakin rendah kadar hormon seks itu pada pria, semakin rendah juga sensitivitas yang akan dirasakan pria. Penis seperti kebal dengan rangsangan yang cukup kuat.

Penurunan testosteron memang tidak bisa dicegah, pasalnya setiap tahun akan hilang 1% kadar testosteron dari tubuh. Meski demikian, pria bisa berusaha untuk membuatnya tetap stabil.

  1. Permasalahan kesehatan

Permasalahan kesehatan juga menjadi hal utama yang menyebabkan pria alami gangguan pada penisnya. Pertama masalah sakit seperti penyakit menular seksual yang berbahaya. Selanjutnya kondisi obesitas juga menyebabkan pria mengalami gangguan pada penis.

  1. Rusaknya saraf pada tubuh

Pria yang mengalami gangguan saraf akibat kondisi diabetes bisa mengalami gangguan sensitivitas pada penis. Pria akan susah sekali menikmati rangsangan dari penis sehingga untuk mendapatkan ereksi sempurna saja mereka susah melakukannya.

Cara mengatasi sensitivitas penis yang menurun

Mengatasi sensitivitas penis bukan pekerjaan yang gampang. Pria harus mengatasi dahulu penyebabnya. Setelah tahu bagaimana mengatasi penyebabnya, mereka bisa mengatasi dampaknya perlahan-lahan. Pada kasus diabetes, pria harus mengatasi kondisi diabetes dengan baik minimal dengan membuat kadar gula darah di dalam tubuhnya stabil.

Selanjutnya mengganti gaya hidup agar menjadi lebih sehat dari sebelumnya bisa dilakukan. Mengatur pola makan dengan baik hingga berolahraga secara rutin membuat pria jadi lebih sehat dan aliran darahnya berjalan lancar. Selain itu, pria yang bugar juga punya kadar testosteron yang lebih tinggi.

Inikah beberapa cara mengatasi sensitivitas penis yang terus menurun. Semoga ulasan di atas bisa membantu semua pria mendapatkan kembali fungsi dan kenikmatan seksualnya.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi