10 Pemicu Sariawan, Jenis, dan Cara Mencegahnya

penyebab-sariawan-doktersehat

DokterSehat.Com – Sariawan adalah salah satu gangguan di mulut dan gusi yang paling sering terjadi. Kondisi ini muncul dalam bentuk luka di permukaan kulit di dalam rongga mulut gusi. Ukuran sariawan bisa besar atau kecil dan umumnya memiliki warna keputihan atau agak merah. Ketahui penyebab sariawan, jenis, hingga pencegahannya.

Penyebab sariawan yang sering muncul

Sariawan yang terjadi di mulut disebabkan oleh beberapa hal di bawah ini:

  • Luka minor yang terjadi saat Anda makan sesuatu yang terlalu kasar dan juga tajam.
  • Banyak menggunakan pasta gigi dengan kandungan sodium lauryl sulfate.
  • Sensitif dengan bahan makanan tertentu seperti kacang, buah, cabai. Kalau Anda sering merasakan gatal atau tidak nyaman. lebih baik menghentikan konsumsi makan itu.
  • Kekurangan nutrisi pada tubuh seperti vitamin C, B-12,seng dan zat besi.
  • Respons tubuh terhadap alergi. Kalau bersentuhan dengan alergen atau memakannya, luka akan terjadi dan akhirnya sariawan terjadi.
  • Mengalami stres yang berlebihan.
  • Terjadi perubahan hormon seperti saat menstruasi.
  • Tanda dari memiliki infeksi HIV/AIDS. Kalau ada sariawan aneh dan kondisi tubuh semakin menurun, segera periksakan diri.
  • Gangguan pada sistem imun tubuh. Dampaknya tubuh menyerang area di mulut dan terjadilah luka yang berwujud sariawan.
  • Penyakit yang memicu inflamasi di mulut.

Jenis sariawan yang terjadi di mulut

Secara umum ada tiga jenis sariawan yang dialami oleh banyak orang. Sariawan itu terdiri dari sariawan minor, mayor, dan herpetiform. Berikut beberapa karakteristik dari sariawan itu.

  1. Sariawan minor

Sariawan jenis minor ini umumnya memiliki ukuran yang kecil, bentuknya oval dengan bagian sisi yang luka berwarna merah. Sariawan ini terjadi pada banyak orang dan umumnya sembuh dengan sendirinya selama 1- 2 minggu atau bisa lebih cepat kalau ditangani dengan baik.

  1. Sariawan mayor

Sariawan jenis mayor umumnya memiliki ukuran yang jauh lebih besar. Karena ukurannya besar, kadang bentuknya jadi tidak membulat sempurna dan cenderung memiliki luka yang lebih dalam.

Sariawan ini juga sangat nyeri kalau disentuh. Itulah kenapa orang dengan kondisi ini akan susah sekali makan. Begitu makan rasa nyerinya akan membuat banyak orang tersiksa. Sariawan ini umumnya akan sembuh dengan pengobatan yang benar selama kurang lebih 1,5 bulan.

  1. Sariawan herpetiform

Sariawan jenis ini agak jarang terjadi banyak orang meski penyembuhannya cukup cepat atau sekitar 2 minggu saja. Bentuk dari sariawan ini kecil-kecil dan jumlahnya sangat banyak. Satu kumpulan bisa terdiri dari 10-100 sariawan kecil yang membentuk luka cukup lebar.

Cara mencegah sariawan

Sariawan bisa terjadi pada siapa saja dan kapan saja. Kalau Anda tidak mau mengalami penyakit mulut ini ada baiknya untuk melakukan beberapa tips berikut ini.

  • Sebisa mungkin untuk menghindari makanan yang bisa melukai mulut. Misal Anda memakan keripik yang ukurannya besar dan bisa pecah lalu melukai permukaan jaringan di dalam mulut. Kalau hal ini sampai terjadi, luka akan muncul dan kemungkinan besar jadi sariawan.
  • Hindari makanan yang memicu sensitivitas kulit di mulut meningkat. Makan itu terdiri dari makanan yang memiliki cita rasa pedas atau asam yang terlalu berlebihan.
  • Sariawan terjadi karena ada defisiensi nutrisi yang diserap oleh tubuh. Oleh karena itu kita disarankan untuk lebih banyak mengonsumsi buah dan juga sayuran. Dengan mengonsumsi makanan ini, nutrisi seperti vitamin C akan didapatkan dengan mudah. Jadi, Anda tidak perlu mengonsumsi suplemen.
  • Jangan malas untuk menjaga kebersihan mulut dan juga gigi. Apa yang kita makan bisa saja menyebabkan sariawan yang cukup fatal di dalam mulut. Dalam satu hari usahakan sikat gigi sebanyak dua kali dalam sehari. Kalau makan sesuatu yang terlalu ekstrem rasanya segera berkumur agar mulut netral kembali.
  • Pastikan untuk memeriksakan kesehatan mulut dan gigi secara rutin setiap beberapa bulan sekali. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya masalah pada gigi dan gusi yang bisa saja fatal.
  • Kalau Anda sering mengalami sariawan karena stres yang dialami cukup intens. ada baiknya untuk segera meredakan stres. Setiap orang memiliki cara sendiri untuk mengatasi stres seperti melakukan meditasi hingga pelesir.

Kapan harus dibawa ke dokter?

Sariawan mungkin tidak terlalu bahaya dan bisa segera diatasi dengan menggunakan obat atau makan sesuatu yang bernutrisi. Namun, ada kalanya kondisi dari sariawan tidak juga membaik setelah berminggu-minggu. Berikut beberapa kondisi yang membuat Anda harus segera memeriksakan diri.

  • Sariawan yang terjadi di dalam mulut ukurannya sangat besar dan tidak biasa.
  • Sariawan tidak kunjung sembuh dan muncul sariawan baru lagi. Misal di sisi mulut kiri ada sariawan dan sudah diobati, saat luka belum sembuh muncul lagi di sebelahnya. Hal ini terjadi berkali-kali dan sangat mengganggu seseorang saat berbicara dan makan.
  • Sariawan yang terjadi seperti tidak ada perubahan ke arah yang baik setelah diobati. Biasanya setelah dua minggu akan mulai mengecil sendiri dan sembuh.
  • Luka sariawan terus tumbuh dan membesar. Bahkan luka sampai nyaris keluar dan menjangkau bibir.
  • Rasa sakitnya cukup intens dan mengganggu. Kondisi ini membuat Anda jadi sulit untuk membersihkan mulut dengan bersih.
  • Muncul demam yang cukup tinggi saat sariawan muncul dalam jumlah banyak.

Inilah beberapa kondisi yang menyebabkan seseorang mengalami sariawan. Sekilas sariawan memang tidak berbahaya untuk tubuh, apalagi kalau ukurannya kecil. Namun, beberapa sariawan merupakan tanda dari beberapa masalah pada tubuh sehingga kita harus mengenalnya dengan baik dan segera menyembuhkannya agar tidak mengalami gangguan saat makan.