Terbit: 26 November 2020 | Diperbarui: 27 November 2020
Ditulis oleh: Devani Adinda Putri | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Apa penyebab puting hitam? Warna puting dan areola dipengaruhi oleh hormon dan pigmen yang sebagian besar dianggap normal, namun bisa menjadi tanda suatu penyakit dalam kondisi tertentu. Ketahui penyebab puting hitam dan cara mengatasinya.

7 Penyebab Puting Hitam pada Wanita dan Cara Mengatasi

Puting Hitam Apakah Normal? 

Wanita memiliki bentuk, ukuran, dan warna puting yang unik dan berbeda. Perubahan hormon estrogen dalam berbagai fase kehidupan seperti menstruasi, kehamilan, dan menyusui dapat memengaruhi warna puting dan ukuran payudara, semua itu dianggap normal.

Pada masa lalu, warna dan bentuk puting susu wanita dijadikan indikator kesehatan seorang wanita. Keterangan tersebut ditulis oleh seorang bidan dari Inggris dalam buku “The Midwives Book or the Whole Art of Midwifery” pada tahun 1671. Bidan tersebut bernama Jane Sharp yang menjelaskan tentang hubungan antara puting susu dan kesehatan wanita. 

Kondisi medis seperti diabetes dan penyakit Paget dikatakan membuat warna puting susu menjadi lebih gelap, namun belum ada konfirmasi medis terkait pernyataan tersebut. Sejauh ini, perubahan warna puting susu terjadi akibat menstruasi, tanda kehamilan, tanda pubertas, efek menyusui, atau perubahan akibat konsumsi obat tertentu.

Penyebab Puting Hitam pada Wanita 

Sebagian wanita mungkin pernah bertanya dan khawatir kenapa puting susu berwarna gelap. Pigmentasi dan hormon memengaruhi warna puting dan areola (bagian gelap yang mengelilingi puting). 

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Family Fest - Advertisement

Berikut ini penyebab puting hitam:

1. Tanda Pubertas

Warna puting gelap adalah tanda Anda sudah masuk dalam masa pubertas. Masa pubertas pada perempuan juga ditandai dengan menstruasi. Indung telur yang sebenarnya sudah ada sejak anak perempuan lahir kini mulai memproduksi hormon estrogen pada masa pubertas. 

Perubahan hormon estrogen menyebabkan penumpukan lemak dan saat itulah payudara mulai tumbuh. Puting juga mulai terangkat dan berubah warna menjadi lebih gelap. 

Baca Juga: 22 Fakta Payudara Wanita yang Jarang Diketahui

2. Efek Penggunaan Pil KB 

Salah satu efek penggunaan pil KB adalah warna puting menjadi lebih gelap dari biasanya. Pil KB mengandung campuran hormon estrogen dan progesteron yang secara natural akan memengaruhi bentuk, warna, dan bahkan tekstur dari payudara, puting, serta areola.  

3. Menstruasi

Perubahan hormon estrogen dan progesteron saat menstruasi juga memengaruhi kondisi keseluruhan payudara. Saat wanita sedang menstruasi, payudara cenderung menjadi lebih besar, lunak, bengkak, dan warna puting juga jadi lebih gelap.

Banyak juga wanita yang merasakan nyeri payudara selama menstruasi dan kondisi itu sangat normal. Kondisi payudara dan puting akan kembali normal saat menstruasi selesai.

4. Tanda Awal Kehamilan 

Salah satu tanda kehamilan yang paling jelas adalah payudara menjadi lebih besar dan puting hitam. Selama kehamilan, ada lonjakan hormon estrogen yang menyebabkan pembengkakan payudara, stretch marks, dan warna areola serta puting yang lebih gelap.

Semakin tua usia kehamilan, maka warna puting akan semakin gelap. Ukuran lingkaran areola juga akan semakin lebar. 

5. Tanda Diabetes

Salah satu tanda diabetes adalah hiperpigmentasi kulit (bercak kulit pada kulit) yang mungkin terjadi pada puting. Secara khusus, kondisi ini juga disebut dengan acanthosis nigricans. Berdasarkan American Diabetes Association, acanthosis nigricans adalah masalah kulit yang menyebabkan penambahan warna gelap pada bagian lipatan kulit seperti leher, selangkangan, ketiak, dan siku.

Walaupun demikian, tanda diabetes yang paling jelas bisa dilihat dari kebiasaan makan yang berubah, lebih cepat lapar, kelelahan, penurunan atau kenaikan berat badan, dan gangguan penglihatan. Anda harus memeriksakan diri ke dokter bila menangkap gejala diabetes sejak awal.

6. Efek Menyusui

Penyebab puting hitam yang paling signifikan adalah efek dari menyusui. Selain itu, Anda juga akan mengalami benjolan areola akibat pembengkakan kelenjar Montgomery. Kelenjar ini memproduksi minyak alami untuk melembapkan kulit sekitar payudara sehingga proses menyusui menjadi lancar (payudara tidak kering).

Perubahan warna puting dan areola yang lebih gelap akan membantu si Kecil untuk menemukan puting untuk menyusu. Bayi belum memiliki penglihatan yang sempurna, namun bisa membedakan antara warna terang dan warna gelap pada payudara.

Baca Juga: 14 Buah Pantangan Ibu Menyusui dan Bagus untuk ASI

7. Penyakit Paget 

Bila Anda sedang tidak hamil, tidak menyusui, atau tidak menstruasi namun memiliki warna puting yang lebih gelap dari biasanya, itu mungkin menjadi tanda penyakit Paget. Penyakit Paget payudara adalah salah satu jenis kanker langka yang ditandai dengan warna areola dan puting menghitam. Gejala penyakit Paget lainnya adalah kulit bersisik, gatal, kemerahan, kulit mengelupas, dan terdapat benjolan. 

Puting hitam adalah tanda pubertas dan perubahan hormon. Segera hubungi dokter bila Anda mengalami perubahan bentuk dan warna semua bagian payudara yang mengkhawatirkan. 

Cara Mengatasi Puting Hitam

Sebenarnya, areola dan puting hitam bukanlah kondisi medis yang berbahaya. Perubahan warna tersebut adalah sesuatu yang sangat normal dan alami yang terjadi pada tubuh akibat perubahan hormon. Anda tidak bisa menghindarinya, juga tidak perlu mengatasinya karena kondisi tersebut baik-baik saja. 

Dalam kebanyakan kasus, wanita hamil dan ibu menyusui akan memiliki warna puting hitam atau lebih gelap dari biasanya. Kondisi payudara termasuk warna puting dan areola akan kembali seperti semula bila Anda sudah selesai masa menyusui bayi Anda. 

Kapan Harus ke Dokter?

Warna puting gelap bukanlah sesuatu yang perlu dikhawatirkan. Anda dapat memeriksakan diri ke dokter bila perubahan warna puting dikaitkan dengan gejala diabetes, penyakit Paget, atau tanda kehamilan. Namun, Anda harus menemukan gejala spesifik lainnya terkait masing-masing kondisi medis tersebut. 

Anda juga disarankan untuk periksa ke dokter bila mengalami perubahan bentuk, tekstur, warna, dan kondisi payudara yang tidak biasa. Misalnya, bila gejala juga disertai dengan benjolan, rasa nyeri, pembengkakan, kemerahan, atau infeksi yang mengkhawatirkan. 

 

  1. Gander, Kashmira. 2016. WHY ARE NIPPLES DARKER THAN THE REST OF THE SKIN?. https://www.independent.co.uk/life-style/health-and-families/features/why-are-nipples-darker-rest-skin-a6808631.html. (Diakses pada 26 November 2020). 
  2. Marcin, Ashley. 2018. What Causes Dark Nipples?. https://www.healthline.com/health/womens-health/dark-nipples. (Diakses pada 26 November 2020). 
  3. Hechtman, Jill, MD and Medical Director of Tampa Obstetrics. 2020. DARKENED AREOLAS CAUSES EXPLAINED BY DR. JILL. https://www.tampabayparenting.com/article/causes-darkened-areolas-dark-nipples/. (Diakses pada 26 November 2020). 


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi