4 Penyebab Pusar Berbau Tidak Sedap, Berbahaya atau Tidak?

pusar-bau-tidak-sedap-doktersehat

DokterSehat.Com – Kebanyakan orang hanya membersihkan tubuh di area yang mudah terlihat atau vital. Contohnya, memerhatikan kebersihan wajah setiap hari atau membersihkan area selangkangan agar kemaluan tidak gatal. Bisa dikatakan pusar adalah area yang sering dilupakan dan tak jarang banyak yang belum tahu penyebab pusar bau.

Penyebab Pusar Bau yang Belum Banyak Diketahui

Bulatan berlubang di perut ini sering tidak diperhatikan, padahal dari pusar saja bisa terlihat apakah seseorang sedang sehat atau tidak. Selain itu, ada kemungkinan aroma di pusar mengganggu aktivitas sehari. Berikut penyebab pusar bau tidak sedap:

  1. Buruknya sanitasi tubuh

Satu hal yang harus Anda pahami saat menjaga kesehatan dari area perut. Pusar yang lokasinya kecil merupakan tempat lebih dari 70 bakteri. Bakteri ini tumbuh seiring dengan berjalannya waktu bersama dengan jamur dan kotoran yang terjebak di area itu selama berhari-hari.

Kalau tubuh mudah sekali berkeringat, area itu akan kotor dan menimbulkan bau tidak sedap. Aroma ini akan terasa lebih kuat kalau tidak dibersihkan setiap harinya. Pada kondisi tertentu, kotoran akan mengendap dan berbau tidak sedap seperti feses. Bersihkan setiap hari dengan sabun, masukkan jari ke pusar lalu sedikit korek dengan lembut agar kotorannya terangkat.

  1. Infeksi

Penyebab pusar bau juga bisa terjadi karena ada infeksi. Banyaknya jamur yang tumbuh di sana memicu infeksi akan besar khususnya yang disebabkan oleh candida. Infeksi jamur ini mudah terjadi di lingkungan yang gelap, hangat, dan lembap seperti pusar.

Infeksi ini akan terjadi lebih cepat kalau seseorang memiliki diabetes pada tubuhnya. Akibat gula darah di dalam tubuh yang meningkat, infeksi muncul dengan sendirinya dan menyebabkan aroma tidak sedap dan rasa sakit. Terakhir, seseorang yang baru saja melakukan operasi hernia umbilical juga bisa alami infeksi di pusar.

  1. Kista sebaceous

Kista sebaceous adalah kista yang muncul di permukaan kulit atau epidermis yang menyebabkan area yang memproduksi minyak terganggu. Kondisi ini membuat area kulit, khususnya di pusar mengalami gangguan dan mengeluarkan aroma yang tidak sedap. Penyebab pusar bau oleh kista sebaceous harus segera diatasi agar tidak menyebabkan masalah yang besar.

  1. Epidermoid

Epidermoid juga merupakan kista yang hidup di permukaan kulit dan lapisannya. Kista ini hidup di folikel rambut dan sekitarnya. Kista mengganggu produksi keratin dan protein rambut. Dampak dari epidemoid adalah munculnya gelembung kuning, kental, dan aromanya tidak sedap.

Segera Konsultasi ke Dokter Jika…

Beberapa gejala dan penyebab pusar bau mungkin tidak memberikan dampak serius. Namun, kalau beberapa kondisi di bawah ini muncul, ada baiknya untuk segera menghubungi dokter jika terjadi hal-hal berikut ini:

  • Aroma busuk muncul bersamaan dengan kondisi demam yang tidak turun-turun. Bahkan tidak flu sekali pun demam masih sering muncul.
  • Area pusar menjadi merah merona dan terasa sakit saat disentuh. Kalau sehat, area ini tidak akan sakit meski menimbulkan aroma tidak sedap.
  • Memar dan lecet.
  • Area perut mengalami nyeri yang cukup kuat padahal tidak salah makan atau memiliki kondisi kesehatan lainnya.
  • Rasa sakit saat berkemih. Kondisi ini dialami oleh pria dan juga wanita. Area bawah perut akan terasa nyeri dan urine yang keluar sedikit.

Inilah beberapa hal penyebab pusar bau tidak sedap. Semoga ulasan di atas bermanfaat untuk kita semua.