Puasa Bikin Tubuh Makin Gemuk, Kenapa Hal Ini Bisa Terjadi?

Doktersehat-penyebab-gemuk-saat-puasa
Photo Credit: Flickr.com/Kevin Benamer

DokterSehat.Com – Bagi Anda yang sedang menjalankan program diet, bulan Ramadan adalah saat yang tepat untuk mengurangi asupan makanan sehari-hari. Meski begitu, pada beberapa kasus ada orang yang berat badannya justru mengalami kenaikan saat memasuki bulan puasa. Kenapa puasa bikin gemuk?

Terdapat beberapa alasan kenapa puasa bikin gemuk, menurut Ahli Gizi, Pramono, penyebab puasa bikin gemuk di antaranya:

  1. Konsumsi makanan berlebih

Buka puasa dijadikan ajang ‘balas dendam’ konsumsi makanan. Banyak orang biasanya kalap dan makan semua makanan yang manis, makanan berlemak dan makanan berkalori tinggi.

  1. Makanan berkarbohidrat tinggi

Salah satu sajian yang pasti ada saat berbuka puasa adalah karbohidrat sederhana seperti gula pasir, sirup, gula merah dan lain-lain. Bahan makanan yang mengandung karbohidrat sederhana biasanya telah bersih dari serat akibat pengolahannya atau secara alami mempunyai kadar serat yang rendah.

Berbagai makanan ringan dan camilan, seperti biskuit, cokelat, permen, kue, mengandung karbohidrat sederhana. Tubuh menyerap karbohidrat sederhana dengan cepat, sehingga cepat terasa lapar meskipun sudah mengonsumsi makanan yang berkarbohidrat sederhana dalam jumlah besar.

baca juga: 4 Alasan Mengapa Ada Orang yang Banyak Makan Namun Tidak Gemuk

  1. Porsi makan berlebih

Porsi makan ketika buka puasa sampai sahur tetap atau bahkan lebih banyak dari pada ketika tidak puasa. Bagi beberapa orang yang terbiasa makan dengan porsi besar, puasa justru menaikkan selera makan dan minum. Pada prinsipnya, orang menjadi gemuk karena makanan yang dikonsumsi lebih banyak daripada makanan yang diolah menjadi tenaga.

  1. Penurunan aktivitas fisik

Di saat puasa biasanya banyak orang menjadi ‘pemalas’ terutama yang terkait dengan aktivitas fisik. Jam tidur biasanya juga bertambah, terutama di siang hari. Selain itu, sebagian orang menjadi malas berolahraga. Bahkan, ada yang menghindari pekerjaan fisik sebisa mungkin.

  1. Penyerapan makanan yang efektif

Berpuasa hampir selama 14 jam menyebakan tubuh menjadi sangat efektif dalam mengolah makanan. Makanan dapat diserap sempurna ke dalam pembuluh darah sehingga pengolahan zat gizi sangat efektif termasuk untuk energi.

Lantas, apa yang harus dilakukan agar puasa tidak membuat tubuh Anda semakin gemuk?

  1. Konsumsi menu seimbang

Menu seimbang dalam hal ini adalah mengonsumsi berbagai macam santapan yang dikonsumsi. Variasi makanan sebaiknya mengandung makanan dari semua kelompok makanan utama. Misalnya, buah-buahan, sayur-sayuran, dan produk olahan susu ke dalam menu buka puasa.

Jangan lupa sertakan ikan atau daging untuk memenuhi kebutuhan protein harian. Tentu Anda juga disarankan untuk mengonsumsi karbohidrat kompleks, seperti gandum. Ketika tiba saatnya untuk makan sahur, penting untuk mengonsumsi karbohidrat kompleks untuk membantu proses pelepasan energi secara perlahan-lahan di siang harinya.

Asupan karbohidrat kompleks menjadikan Anda tetap memiliki energi yang cukup sepanjang hari. Perlu menjadi perhatian, jangan berlebihan mengonsumsi karbohidrat kompleks.

  1. Menghindari beberapa makanan dan minuman ini

Sebisa mungkin menghindari makanan karbohidrat olahan seperti gula dan tepung terigu karena makanan ini memilik sifat yang cepat terbakar. Selain itu, hindari juga menimbun lemak di tubuh akibat terlalu banyak mengonsumsi makanan berlemak, seperti makanan-makanan gurih, cokelat, dan biskuit.

Makanan tinggi lemak seperti ini sangat mungkin berakibat kepada timbulnya masalah pencernaan dan pemicu kenaikan berat badan.

baca juga: Manfaat Puasa untuk Kesehatan

Hindari juga minuman yang mengandung kafein, seperti kopi, teh, dan minuman bersoda karena bersifat diuretik. Makanan dan minuman yang bersifat diuretik akan merangsang tubuh untuk mengeluarkan air lebih cepat melalui pembuangan urine.

Jenis makanan lain yang juga harus dihindari pada menu buka puasa adalah makanan asin dan goreng-gorengan. Makanan tinggi lemak dapat menyebabkan tubuh menjadi lemah dan lesu. Sedangkan makanan asin dapat meningkatkan rasa haus yang juga bisa menyulitkan orang yang berpuasa.