Terbit: 18 Juni 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Tahukah Anda bahwa bentuk miss V pada wanita bisa mengalami perubahan seiring bertambahnya usia? Hal ini dikarenakan miss V kehilangan elastisitas, vulva menipis, fruktasi kadar hormon, hingga kekencangan otot yang berkurang.

3 Faktor Penyebab Perubahan Bentuk pada Miss V

Akibat perubahan tersebut, tak jarang banyak wanita yang merasa kurang percaya diri, terutama kepada pasangan mereka. Akan tetapi, perubahan bentuk pada miss V tidak hanya terjadi karena perubahan usia yang semakin bertambah saja. Pasalnya, ada faktor lain yang ternyata juga bisa mempercepat perubahan bentuk pada miss V. Berikut diantaranya:

1. Melahirkan Secara Normal

Sebagai seorang wanita yang telah menikah, tentu saja Anda menginginkan keturunan. Namun, memiliki anak juga dibutuhkan proses, salah satunya adalah persalinan. Dalam proses persalinan tersebut, normalnya melalui lubang miss V. Namun, dampak dari melahirkan bayi secara normal tersebut bisa membuat bentuk vagina Anda berubah. Hal itu dikarenakan kekencangan otot miss V telah berkurang akibat lubang miss V yang meregang. Miss V akan berubah menjadi lebih longgar dan saluran miss V terasa sedikit lebar. Untuk mengatasinya, Anda bisa melakukan senam kegel, angkat beban, dang lutes.

2. Menggunakan Tisu Miss V

Menjaga kebersihan area miss V memang sangat penting agar tidak menjadi sarang kuman dan bakteri yang menyebabkan masalah pada kesehatan miss V. Tak heran jika banyak wanita yang melakukan upaya dalam membersihkan vagina, mulai dengan cara menggunakan produk tertentu hingga ramuan herbal alami. Tisu miss V merupakan salah satu produk yang digunakan untuk membersihkan miss V dan menjaganya agar tetap wangi. Tisu tersebut biasanya mengandung parfum atau wewangian. Padahal, produk tersebut tidak dibutuhkan oleh miss V karena dapat menyebabkan penipisan miss V sehingga membuatnya lebih rentan terhadap iritasi, bahkan infeksi.

3. Tidak Berolahraga

Perubahan bentuk pada miss V juga bisa disebabkan oleh kebiasaan buruk, yakni malas berolahraga. Hal tersebut bisa menyebabkan penurunan kekencangan otot. Untuk mengatasinya, cobalah untuk melakukan latihan rutin, seperti berjalan, angkat beban, pilates, yoga, dan lain sebagainya.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku RT Mandiri - Advertisement


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi