Terbit: 8 Agustus 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Kemampuan dari penis memang tidak ditentukan oleh baunya. Selama pria masih bisa mendapatkan ereksi dengan sempurna dan bisa melakukan seks dengan baik, mereka tidak akan mengalami gangguan dalam hal seks dan reproduksi. Namun, bau yang tidak sedap dari penis kadang sangat mengganggu aktivitas seks, bahkan merusaknya.

5 Penyebab Penis Bau Tidak Sedap dan Cara Mengatasinya

Pria memang lebih tidak acuh dengan kondisi dari penisnya khususnya saat kencing. Akibatnya penis jadi bau dan pasangan jadi enggan melakukan seks oral. Penis yang terlalu bau juga bisa menurunkan gairah seksual dari pasangan.

Kalau Anda tidak mau memiliki penis yang bau, coba kenali penyebabnya di bawah ini. Selanjutnya perhatikan juga cara penanganannya yang benar.

  1. Salah membersihkan penis

Sebagian besar pria memang sangat teliti dalam hal membersihkan penis khususnya saat buang air kecil. Namun, tidak sedikit yang acuh dengan kebersihan dari alat vitalnya ini sehingga penis jadi sering bau. Bau dari penis ini biasanya muncul dari tidak bersihnya pria saat mencuci penis dan tidak mengeringkannya dengan sempurna.

Selanjutnya ada juga pria yang jarang sekali mengganti celana dalamnya. Padahal celana dalam yang sudah dipakai selama 6 jam akan kotor. Cipratan urine, cipratan cairan pra ejakulasi, hingga keringat yang menempel bisa membuat bakteri tumbuh dengan subur.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku RT Mandiri - Advertisement

  1. Munculnya smegma

Smegama adalah cairan agak kental dengan warna putih kekuningan. Cairan ini biasanya muncul pada pria yang tidak sunat. Kotoran saat kencing, kulit mati, dan cairan kemaluan saat seks bisa terkumpul di bawah foreskin atau kulup penis. Kalau cairan itu terkumpul dalam waktu lama, smegma bisa terbentuk.

Aroma dari smegma sangat tidak sedap. Aromanya seperti keju busuk dan menguar di mana-mana. Kalau Anda tidak ingin memiliki aroma yang busuk ini, lebih baik mencuci penis dengan bersih setiap hari khususnya di bagian lipatan. Selanjutnya keringkan hingga bersih.

  1. Balantis

Balantis adalah inflamasi yang terjadi pada kepala penis. Biasanya kepala penis akan jadi sangat merah dan sakit saat digunakan untuk kencing atau bercinta. Inflamasi ini sering menimbulkan bau yang tidak sedap dan membuat pria jadi tidak percaya diri dan sering merasa tersisa saat seks dilakukan.

Balantis muncul akibat seks yang tidak sehat seperti tidak menggunakan kondom. Beberapa obat bisa menyembuhkan kondisi balantis dan harus sesuai dengan resep dokter.

  1. Infeksi jamur

Jamur bisa tumbuh normal di tubuh pria khususnya area selangkangan yang selalu lembap setiap saat. Infeksi hanya akan terjadi kalau area selangkangan terlalu lebap dan pria jarang sekali membersihkannya. Bakteri atau jamur yang ada di sana akan tumbuh subur dan akhirnya menyerang penis perlahan-lahan.

Infeksi jamur bisa ditanggulangi dengan menjaga kebersihan dari penis setiap hari. Kalau infeksinya sudah parah bisa segera memeriksakan diri di dokter. Biasanya dokter akan memberikan obat seperti antibiotik untuk membunuh bakteri dan menyembuhkan dampak infeksinya.

  1. Penyakit menular seksual

Penyakit menular seksual seperti gonore dan klamidia memiliki efek yang ganda pada penis. Pertama penyakit ini sebabkan rasa sakit yang cukup intens. Selanjutnya penyakit juga menyebabkan gangguan berupa bau yang tidak sedap dan sesekali keluar cairan yang baunya sangat pekat.

Penyakit menular seksual muncul karena seks yang tidak sehat dan sembarangan. Untuk mengatasinya, pengobatan harus dilakukan dengan benar sedini mungkin agar dampaknya tidak semakin parah.

Inilah lima kondisi yang menyebabkan penis jadi bau tidak sedap dan mengganggu aktivitas seksual atau aktivitas harian.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi