Terbit: 18 Juni 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Ketika Anda merasa nyeri pada bagian dada, mungkin akan muncul rasa takut bahwa Anda telah terserang penyakit mematikan, seperti serangan jantung. Terlebih lagi jika rasa nyeri tersebut terjadi berulang kali sehingga Anda langsung bergegas untuk memeriksanya ke dokter.

Tak Hanya Jantung, Nyeri Dada Juga Bisa Disebabkan Penyakit ini

Namun, Anda tidak perlu khawatir berlebihan. Sebab, rasa nyeri pada dada bukan hanya terjadi akibat serangan jantung saja, melainkan juga disebabkan oleh beberapa penyakit, mulai dari penyakit ringan hingga penyakit berat. Beberapa penyakit yang bisa menyebabkan rasa nyeri pada dada tersebut diantaranya:

1. Infeksi Saluran Pernapasan

Nyeri pada dada bisa disebabkan karena Anda sedang terserang penyakit infeksi saluran pernapasan. Infeksi saluran napas bisa menyebabkan Anda sering batuk, sehingga menyebabkan nyeri dada yang luas. Hal tersebut juga terjadi karena pleura menjadi meradang di paru-paru. Untuk itu, diperlukan kunjungan ke dokter agar segera mendapatkan penanganan sehingga masalah infeksi pernapasan yang menyebabkan dada nyeri bisa segera teratasi.

2. Nyeri Otot

Selain disebabkan oleh infeksi pernapasan, nyeri pada dada juga bisa disebabkan oleh nyeri otot di dada yang bisa menyebabkan area di sekitar jantung terasa sakit. Nyeri otot ini bisa terjadi karena cedera atau ketegangan di dada dan otot bahu. Rasa sakit dan nyeri yang ditimbulkan bisa menjadi ringan bahkan menjadi sangat serius. Untuk mengetahui gejala nyeri otot adalah jika pada saat Anda menarik napas, kemudian rasa nyeri timbul di satu titik kemudian menyebar ke daerah lain, maka kemungkinan besar Anda telah mengalami nyeri otot.

3. Masuk Angin

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, bahwa nyeri pada dada bisa disebabkan oleh penyakit berat maupun ringan. Salah satu penyakit ringan yang bisa menyebabkan nyeri pada dada adalah masuk angin. Hampir semua orang pasti mengalami masuk angin dan biasanya bisa diatasi hanya dengan mengonsumsi obat masuk angin atau vitamin saja. Masuk angin bisa menyebabkan tekanan dan ketegangan di dada, dan bisa terasa seperti mengalami serangan jantung, padahal masalah utamanya adalah penyumbatan arteri.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku PTH - Advertisement


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi