Kenapa Mata Anda Terus Berair? Cek Penyebabnya

Doktersehat - Mata Berair
Photo Credit: Flickr.com/Mohammed Mustafa

DokterSehat.Com– Terlalu lama menatap layar, tertawa terbahak-bahak dan masuknya benda asing ke mata adalah beberapa penyebab umum dari mata berair. Beberapa hal ini adalah sesuatu yang wajar dan tidak membahayakan. Namun, jika mata Anda terus menerus berair hal ini bisa mengindikasikan sejumlah masalah kesehatan. Segera konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Mata berair dapat terjadi ketika kelenjar yang memproduksi minyak tidak bekerja dengan semestinya. Hal ini membuat air mata cepat menguap dan menjadikannya lebih cepat mengering. Mata kering inilah yang merangsang produksi air mata secara berlebih sehingga menyebabkan mata berair.

Meskipun mata berair adalah hal yang wajar, namun akan menjadi masalah jika mata Anda terlalu banyak memproduksi air mata atau air mata tidak bisa mengalir keluar dengan baik. Apalagi jika keluhan ini disertai dengan perubahan pandangan, rasa sakit, benjolan di dekat saluran air mata, atau perasaan mengganjal di mata Anda.

Berikut ini adalah beberapa penyebab mata berair yang harus Anda kenali, diantaranya:

  • Alergi

Reaksi terhadap alergen dapat menyebabkan mata menjadi merah dan iritasi, sehingga membuat produksi air mata lebih banyak. Penyebab paling umum dari gejala alergi mata adalah tungau pada debu, bulu hewan, dan serbuk bunga. Untuk mengatasinya, Anda dapat menggunakan obat tetes mata. Obat antihistamin seperti cetirizine juga dapat mengatasi gejala alergi secara umum.

  • Mata kering

Meski terdengar aneh, mata yang berair adalah pertanda dari mata kering. Ini adalah respon tubuh yang mendeteksi bahwa permukaan mata Anda terlalu kering. Pada akhirnya, otak memerintahkan kelenjar air mata untuk memproduksi air mata secara berlebihan sebagai upaya untuk melindungi mata Anda. Penyebabnya pun macam-macam, mulai dari perubahan hormon, kondisi medis tertentu (diabetes, rematik, HIV, hingga lupus), efek samping obat, membaca atau menatap layar terlalu lama, hingga penggunaan kosmetik.

Pengobatan yang bisa dilakukan untuk mata kering diantaranya, obat tetes mata dan perbanyak minum air putih. Jangan lupa untuk konsultasikan lebih lanjut dengan dokter mengenai perawatannya yang tepat, terutama jika mata kering Anda dicurigai sebagai gejala kondisi medis tertentu.

  • Infeksi

Dalam kondisi ini jumlah air mata dapat bertambah akibat iritasi jaringan penghasil air mata dan area sekitarnya, maupun akibat sensasi adanya benda asing. Konjungtivitis (peradangan pada selaput mata) adalah penyakit yang sangat menular dan diketahui menyebabkan mata berair. Penyebabnya antara lain bakteri, jamur, dan virus. Memakai lensa kontak juga dapat meningkatkan risiko konjungtivitis.

  • Iritasi

Iritasi bisa menghasilkan air mata berlebih. Udara kering, cahaya terlalu terang, angin, asap rokok, bulu mata, atau paparan bahan kimia (semprotan aerosol, parfum, dan lain-lain) adalah beberapa hal yang bisa menyebabkan iritasi.

  • Kornea bermasalah

Kornea adalah lapisan bening terluar mata yang berfungsi sebagai garis pertahanan pertama terhadap kuman, kotoran, atau apapun yang akan masuk ke mata. Maka, apapun yang mengganggu kornea Anda dapat memuat mata berair, seperti partikel debu atau goresan. Bahkan, kondisi tersebut juga membuat mata Anda menjadi kemerahan, terasa sakit, dan membuat mata Anda peka terhadap cahaya.

Perawatan yang diberikan untuk kondisi mata berair tergantung dari penyebabnya. Bila penyebab mata berair akibat sindrom mata kering, maka bisa diatasi dengan obat tetes mata atau pelembap mata. Sementara itu, jika disebabkan oleh infeksi sebaiknya Anda melakukan konsultasi dengan dokter untuk penanganan yang tepat.

Pencegahan yang bisa dilakukan untuk mengatasi mata kering diantaranya, setiap 5-10 menit sekali jauhkan pandangan dari layar elektronik. Fokuslah pada satu objek yang terletak jauh dari pandangan. Cara ini bisa membantu untuk menyesuaikan kembali fokus mata. Selain itu, cobalah mengedipkan mata lebih sering.