Terbit: 27 Mei 2019 | Diperbarui: 28 Mei 2019
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Di bulan puasa seperti ini, mengalami rasa haus adalah hal yang wajar terjadi mengingat kita tidak mengonsumsi cairan dalam waktu yang cukup lama. Selain itu, rasa haus juga bisa muncul jika kita melakukan aktivitas yang berat atau saat suhu udara sedang cukup panas. Hanya saja, pakar kesehatan menyebut rasa haus bisa saja terkait dengan beberapa masalah kesehatan yang serius.

5 Penyebab Terus Merasa Haus

Beberapa penyakit yang bisa menyebabkan rasa haus terus muncul

Laura Hahn yang berasal dari Mercy Medical Center, Baltimore, Amerika Serikat menyebut beberapa masalah kesehatan bisa menyebabkan munculnya rasa haus terus-menerus meskipun kita sudah mengonsumsi cairan dalam jumlah yang cukup.

Berikut adalah beberapa masalah kesehatan yang wajib untuk kita waspadai.

  1. Diabetes

Diabetes bisa terjadi akibat terganggunya produksi hormon insulin yang ada di dalam pankreas. Jika sampai hal ini terjadi, tidak ada hormon yang memetabolisme glukosa yang didapatkan tubuh dari makanan atau minuman yang dikonsumsi. Kadar gula darah pun akan terus meningkat dan tidak bisa dikonversi menjadi energi tubuh.

Baik itu diabetes tipe 1 ataupun tipe 2 sama-sama bisa menyebabkan gejala haus terus-menerus. Hal ini disebabkan oleh mekanisme alami tubuh mengelola kelebihan gula darah dengan cara memproduksi urine lebih banyak. Dengan lebih sering buang air kecil, maka kelebihan gula darah ini bisa dibuang. Hanya saja, hal ini akan menguras cairan tubuh dan membuat kita terus merasa haus meski sudah banyak minum.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Darlie - Advertisement

Selain itu, penderita diabetes juga cenderung lebih mudah lapar, mengalami peningkatan frekuensi buang air kecil, termasuk di malam hari di waktu tidur, dan penurunan berat badan yang drastis.

  1. Mengalami masalah mulut kering

Dalam dunia medis, mulut kering disebut xerostamia. Salah satu gejala yang bisa didapatkan dari masalah kesehatan ini adalah munculnya rasa haus yang berlebihan. Hal ini disebabkan oleh menurunnya produksi air liur di dalam mulut. Jika hal ini tidak ditangani dengan baik, dikhawatirkan akan berlanjut menjadi masalah bau mulut dan gangguan pencernaan.

Pakar kesehatan menyebut penyebab utama dari mulut kering adalah kebiasaan merokok, stres, gangguan kecemasan, serta faktor usia.

  1. Masalah tiroid

Kelenjar tiroid berada di bagian bawah leher dan memiliki fungsi untuk memproduksi beberapa jenis hormon yang mengendalikan nafsu makan, energi tubuh, suhu tubuh, dan berbagai fungsi lainnya. Jika sampai kelenjar ini terganggu fungsinya, maka akan menyebabkan beberapa gejala seperti mulut kering yang akhirnya membuat datangnya rasa haus.

  1. Mengalami stres kronis

Sebagaimana disebutkan sebelumnya, masalah psikologis seperti stres bisa menyebabkan masalah mulut kering yang bisa memicu sensasi haus terus-menerus. Selain itu, stres kronis juga bisa menyebabkan gangguan hormon adrenalin yang akhirnya berimbas pada gangguan tekanan darah dan munculnya sensasi haus terus-menerus.

  1. Terjadi saat menstruasi

Tidak semua wanita mengalami gejala haus terus-menerus saat menstruasi, hanya saja, pakar kesehatan menyebut hal ini wajar terjadi. Kondisi ini disebabkan oleh perubahan kadar hormon progesteron dan estrogen di dalam tubuh yang akhirnya mempengaruhi cairan tubuh.

Saat menstruasi, wanita juga akan kehilangan darah dalam jumlah yang cukup banyak. Hal ini juga ikut mempengaruhi kondisi cairan tubuh yang akhirnya berimbas pada munculnya rasa haus terus-menerus. Masalahnya adalah hal ini juga bisa meningkatkan risiko mengalami kram yang tentu cukup merepotkan.

Karena alasan inilah pakar kesehatan menyarankan wanita yang sedang menstruasi untuk memperbanyak asupan air, khususnya air hangat demi membuat badan terasa jauh lebih nyaman.


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi