Kandungan Lemah: 7 Penyebab dan Solusinya

berbagai-penyebab-kandungan-lemah-dan-solusinya-doktersehat

DokterSehat.Com – Kandungan lemah adalah salah satu penyebab keguguran. Setiap wanita di dunia pasti tidak ada yang ingin memiliki kandungan lemah. Kasus wanita yang mengalami kandungan lemah ini satu dari 100 kehamilan.

Walau termasuk jarang tetapi setiap wanita dan ibu yang sedang hamil muda perlu mewaspadainya dan memahami lebih lanjut tentang kandungan lemah. Baca terus untuk mengetahui pengertian kandungan lemah, ciri-ciri kandungan lemah, penyebab kandungan lemah, dan solusi untuk mengatasi kasus kandungan lemah.

Apa itu kandungan lemah?

Kandungan lemah dikenal juga dengan istilah Inkompetensi Serviks. Secara medis, inkompetensi serviks atau kandungan lemah adalah ketidaknormalan dari bentuk serviks yang disebabkan oleh beberapa gangguan pada leher rahim (Suwigno dan Fitrio).

Ciri-ciri kandungan lemah

Biasanya, di awal kehamilan, yaitu trimester pertama, ibu hamil belum bisa mengetahui apakah dia memiliki ciri-ciri kandungan lemah atau tidak. Hal ini dikarenakan permasalahan yang biasa ada pada trimester pertama lebih sering dikarenakan oleh masalah kromosom.

Sedangkan untuk masalah kehamilan yang disebabkan oleh kandungan lemah, hanya bisa terlihat pada trimester kedua dan ketiga kehamilan. Setiap ibu hamil bisa mendeteksi ciri-ciri kandungan lemah pada sejak trimester kedua kehamilannya.

Berikut ini adalah ciri-ciri kandungan lemah yang biasa tampak mulai antara 14 dan 20 minggu usia kehamilan :

  • Sensasi tekanan panggul
  • Sakit punggung
  • Kram perut ringan seperti pramenstruasi
  • Perubahan volume, warna, atau konsistensi cairan vagina
  • Terlihat ada bercak atau pendarahan ringan pada vagina
  • Kontraksi ringan

Penyebab kandungan lemah

Kandungan lemah tidak disebabkan oleh satu hal saja tetapi terdapat beberapa penyebab kandungan lemah. Para wanita dan ibu hamil perlu mengetahui beberapa penyebab kandungan lemah ini karena hal ini memiliki manfaat di kemudian hari.

Inilah beberapa penyebab kandungan lemah yang perlu diketahui oleh para wanita dan ibu hamil :

1. Faktor keturunan

Penyebab kandungan lemah bisa dikarenakan oleh faktor keturunan atau bawaan dari lahir. Otot serviks yang lemah pada seorang wanita bisa diwariskan melalui genetik. Wanita dengan penyebab kandungan lemah seperti ini mewarisi otot lemah di daerah leher rahim. Hal ini menyebabkan rahimnya cepat terbuka pada saat janin berusia tidak lebih dari empat bulan.

2. Luka

Ada beberapa kasus kandungan lemah yang disebabkan oleh kehamilan sebelumnya. Penyebab kandungan lemah bisa saja disebabkan oleh adanya luka pada leher rahim yang diakibatkan pada proses melahirkan anak sebelumnya. Perlukaan atau laserasi ini ternyata memiliki efek samping pada melemahnya otot serviks.

3. Operasi

Penyebab kandungan lemah yang lain adalah operasi. Adanya operasi yang dilakukan pada leher rahim sebelum kehamilan bisa menjadi penyebab kandungan lemah. Operasi tersebut mungkin memiliki trauma pada serviks dan sehingga membuat leher rahim menjadi lemah dan tidak bisa menahan janin sampai usia empat bulan.

4. Kerusakan selama kelahiran yang sulit

Tidak sedikit dari wanita yang mengalami kesulitan saat melahirkan anak pertama. Hal ini biasanya dikarenakan ketiadaan pengalaman melahirkan. Proses melahirkan yang cukup menyulitkan ternyata bisa mengakibatkan kerusakan pada leher rahim. Kerusakan ini semakin parah bila diikuti oleh infeksi yang akan membuat otot serviks semakin lemah.

5. Penyakit kolagen

Apabila mulut rahim pada seorang wanita terdapat zat kolagen maka ia telah memiliki ciri-ciri kandungan lemah nantinya. Hal ini dikarenakan adanya kolagen pada mulut rahim merupakan salah satu penyebab kandungan lemah. Faktor penyebab ini memang membutuhkan deteksi medis yang ditangani oleh ahlinya.

6. Trauma

Pada wanita telah mengalami keguguran sebelumnya bisa menjadi penyebab kandungan lemah. Hal ini bisa saja terjadi apabila setelah keguguran tersebut dia melakukan proses kuret. Proses kuret yang dilakukan ternyata bisa menyebabkan trauma pada serviks sehingga membuat otot serviks atau leher rahim menjadi lemah karena trauma tersebut.

7. Obat DES (Diethylstilbestrol)

Obat DES (dietilstilbestrol) adalah sejenis obat yang biasa digunakan untuk mencegah keguguran, menekan laktasi postpartum, gejala menopause, mengobati kanker postat, dan lainnnya.

Ternyata penggunaan obat DES memiliki efek samping tertentu. Salah satu dari efek samping yang membuat infeksi, pendarahan, trauma dan lainnya pada serviks. Hal ini tentunya mengandung beberapa penyebab kandungan lemah sekaligus di dalam obat DES.

Solusi kandungan lemah

Kandungan lemah ternyata bisa diatasi dengan melakukan dua hal ini, yaitu bed rest dan cervical cerclage.

1. Bed rest

Apabila Anda dideteksi memiliki ciri-ciri kandungan lemah maka dokter kandungan akan menyarankan bagi Anda untuk melakukan bed rest. Bed rest ini memiliki manfaat untuk mengurangi gerakan yang bisa merangsang melemahnya otot serviks. Hal ini bisa menahan janin untuk tetap di dalam rahim.

2. Cervical cerclage

Solusi lain yang cukup ampuh untuk mengatasi kandungan lemah adalah dengan melakukan Cervical cerclage. Cervical cerclage adalah pengikatan mulut rahim. Solusi kedua untuk mengatasi kandungan lemah ini memiliki tingkat keberhasilan 90%.

Anda akan dijahit secara tidak sadar dengan menggunakan benang berdiameter 0,5 cm. Jahitan baru akan dibuka saat usia kehamilan mencapai 36 atau 37 minggu. Janin pun sudah memiliki organ-organ yang lengkap dan siap dilahirkan.

 

Sumber:

  1. Suwignyo S dan Fitrio C. 2010. Panduan Super Lengkap Hamil Sehat. Depok: Penebar Plus.