Penyebab Kaki Pecah-pecah dan Cara Mengatasinya

telapak-kaki-pecah-doktersehat_232604116

DokterSehat.Com – Kulit telapak kaki pecah-pecah atau retak adalah masalah umum yang bisa merusak kepercayaan diri seseorang. Kaki pecah-pecah bahkan bisa sangat menyakitkan. Penyebab kaki pecah-pecah pada umumnya bisa terjadi karena kurang perawatan, tetapi juga bisa akibat kulit kering atau terpapar bahan kimia tertentu.

Secara medis, tumit kaki pecah-pecah juga dikenal dengan celah tumit akibat kapalan. Kapalan ini lama kelamaan karena tekanan berat tubuh akan meluas ke samping, menjadi kering dan menyebabkan tumit kaki pecah-pecah. Hal ini akan memengaruhi permukaan kulit yang terdiri dari epidermis, dan terkadang bisa menembus jauh ke dalam dermis dan menyebabkan rasa sakit.

Penyebab Kaki Pecah-pecah

Bukan hanya karena sebab yang telah diesbutkan di atas, penyebab kaki pecah-pecah dan tumit kering juga bisa dikarenakan tubuh kekurangan vitamin, mineral (seng dan zat besi), dan asam lemak omega 3.

Penyebab kaki pecah-pecah bisa karena berbagai faktor, sayangnya penderita biasanya mengabaikan kondisi ini. Padahal kulit telapak kaki pecah-pecah bisa saja berujung infeksi penyakit.

Faktor penyebab kaki pecah-pecah di antaranya:

  • Menderita eksim
  • Kekeringan kulit akibat sedikit keringat pada telapak kaki
  • Tingkat metabolisme tubuh yang rendah
  • Menderita diabetes yang berakibat sedikitnya keringat
  • Berdiri berjam-jam
  • Berjalan tanpa alas kaki, atau dengan sandal terbuka
  • Mandi terlalu lama dan menggunakan air panas
  • Menggunakan sabun keras yang dapat mengupas kulit kaki dari minyak alami
  • Sepatu yang tidak pas atau mendukung tumit Anda
  • Kulit kering karena iklim, seperti suhu dingin atau kelembapan rendah

Selain itu, bila Anda sering mengenakan sepatu dengan desain tumit terbuka sehingga lemak di bagian bawah tumit tertekan dan menjalar ke bagian samping, sehingga tekanan yang tinggi ini akan memunculkan keretakan kulit tumit lebih mudah. Sehingga permukaan tumit bisa menebal dan terlihat berwarna kuning sampai gelap, serta terdapat celah yang besar dan terlihat jelas.

Baca juga: Awas, Alergi Pada Deterjen Bisa Sangat Membuat Kulit Pecah-Pecah

Penyebab tumit pecah-pecah harus Anda kenali, sehingga bisa melakukan pencegahan terbaik dari kondisi telapak kaki pecah-pecah. Terkadang penderita kesal dengan munculnya kondisi tersebut, pemakaian silet sering digunakan untuk menghilangkan bagian kulit yang sudah menebal. Cara ini sangat buruk dan berbahaya, karena infeksi bisa saja terjadi dari pemakaian silet.

Gula darah tinggi dan sirkulasi yang buruk akibat diabetes adalah penyebab tumit pecah-pecah yang umum untuk kulit kaki kering. Kerusakan saraf dapat mencegah Anda mengetahui kaki Anda kering, pecah-pecah, dan nyeri.

Kondisi lain yang menjadi penyebab tumit pecah-pecah dan kering, di antaranya:

  • Kekurangan vitamin
  • Infeksi jamur
  • Hipotiroidisme
  • Dermatitis atopik
  • Juvenile plantar dermatosis
  • Psoriasis
  • Palmoplantar keratoderma, menyebabkan penebalan kulit abnormal pada telapak kaki dan telapak tangan
  • Kegemukan
  • Kehamilan
  • Penuaan

Cara Mengatasi Telapak Kaki Pecah-pecah

Saat menjelang tidur adalah waktu terbaik untuk melakukan perawatan pada telapak kaki pecah. Rendam kaki di dalam air hangat sekitar 10 menit, kemudian bersihkan telapak kaki pecah-pecah. Cara ini berfungsi untuk membuang sel kulit yang telah mati. Kemudian keringkan telapak kaki pecah dengan handuk kering dan bersih. Kemudian oleskan krim khusus untuk pengobatan kulit pecah-pecah. Gunakan kaos kaki berbahan lycra atau wol yang lembut, supaya nutrisi yang terkandung di dalam krim bisa bekerja lebih optimal. Selain cara mengatasi kaki pecah-pecah tersebut, cara lainnya di bawah ini bisa Anda praktikan dengan mudah.

Berikut ini cara mengatasi telapak kaki pecah-pecah di rumah:

1. Heel balms atau vaseline

Pengobatan pertama untuk kaki pecah-pecah adalah menggunakan heel balms atau vaseline. Obat ini mengandung bahan untuk melembapkan, melembutkan, dan mengelupas kulit mati. Perhatikan bahan-bahan berikut ini:

  • Urea (Flexitol Heel Balms)
  • Asam salisilat (Kerasal)
  • Alpha-hydroxy acids (Amlactin)
  • Isomerat sakarida

Cara merawat tumit kaki yang retak:

  • Terapkan heel balms atau vaseline pada kaki pecah-pecah di pagi hari untuk meningkatkan elastisitas kulit sebelum memulai aktivitas
  • Melembabkan tumit kaki sebanyak dua hingga tiga kali sehari
  • Memakai sepatu yang melindungi tumit kaki

Beberapa heels balm dapat menyebabkan kulit panas atau iritasi ringan, namun ini normal. Konsultasikan dengan dokter Anda jika heel balms terus mengganggu Anda atau menyebabkan reaksi yang parah. Kasus yang parah tumit retak karena sepayu mungkin memerlukan krim atau krim steroid dengan resep kuat untuk membantu mengurangi peradangan dan mengurangi rasa gatal.

Baca juga: Cara Memilih Krim Kaki untuk Mengatasi Tumit Pecah-Pecah

2. Perban cair

Anda juga dapat mengoleskan liquid bandage (perban cair) ke celah kai pecah-pecah menutup luka dan mencegah infeksi atau keretakan lebih perah. Produk ini digunakan dengan menyemprokan pada kaki, yang berarti Anda dapat menjalani hari Anda tanpa mengkhawatirkan perban terlepas. Perban cair adalah pilihan yang baik untuk mengobati telapak kaki pecah yang bisa berdarah.

Oleskan perban cair untuk membersihkan kulit kering. Saat retakan sembuh, lapisannya dipaksa ke permukaan kulit. Anda dapat membeli produk ini tanpa resep di toko obat.

3. Madu

Madu bisa berfungsi sebagai obat alami untuk telapak kaki pecah-pecah. Menurut tinjauan 2012, madu memiliki sifat antimikroba dan antibakteri. Penelitian menunjukkan bahwa madu dapat membantu menyembuhkan dan membersihkan luka dan melembapkan kulit. Anda bisa menggunakan madu sebagai lulur kaki setelah berendam, atau mengaplikasikannya sebagai masker kaki dalam semalam.

4. Minyak kelapa

Minyak kelapa biasanya direkomendasikan untuk mengatasi kulit kering, eksim, dan psoriasis. Minyak kelapa dapat membantu kulit mempertahankan kelembapan. Menggunakan minyak kelapa setelah merendam kaki bisa menjadi pilihan yang baik juga. Sifat anti-inflamasi dan antimikroba dari minyak kelapa dapat mengatasi kaki pecah-pecah, jika telapak kaki rentan terhadap perdarahan atau infeksi.

5. Obat alami lainnya

Ada banyak pengobatan rumah lainnya untuk telapak kaki pecah, meskipun tidak ada yang terbukti secara khusus mengobati dan menyembuhkan retak. Sebagian besar bahan fokus untuk pelembab dan melembutkan kulit.

Berikut baha-bahan yang bisa melembapka kaki pecah-pecah:

  • Cuka untuk merendam kaki
  • Minyak zaitun atau minuyak sayur untuk melembabkan
  • Shea butter untuk melembapkan
  • Pisang tumbuk untuk melembapkan
  • Lilin parafin untuk menyegel kelembapan
  • Oatmeal dicampur dengan minyak yang berfungsi untuk pengelupasan kulit

Baca juga: Ragam Minyak Esensial yang Ampuh Mengatasi Kulit Pecah-pecah

Cara Mencegah Telapak Kaki Pecah-pecah

Penyebab tumit pecah-pecah bisa Anda hindari dengan cara selalu menggunakan sepatu dengan ukuran yang pas, tidak kesempitan, terbuka dan menerapkan sol tipis. Karena pemilihan sepatu yang salah bisa menjadi penyebab telapak kaki pecah-pecah.

Hindari pemakaian sepatu hak tinggi jika berat badan Anda tidak ideal. Jika alas sepatu terlalu keras sebaiknya gunakan bantalan yang lembut untuk menghindari luka pada tumit dan bagian telapak kaki lainnya.

Bila telapak kaki pecah-pecah yang parah, sebaiknya segera konsultasikan tentang hal ini dengan dokter kulit atau Anda bisa berkonsultasi dengan DokterSehat di sini.