Terbit: 20 November 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Salah satu keinginan terbesar dari pasangan setelah menikah adalah mendapatkan kehamilan. Untuk mendapatkan kehamilan pasangan akan berusaha melakukan seks dengan intens sehingga pembuahan terjadi. Saat pembuahan terjadi, ada satu perubahan yang terjadi pada tubuh wanita, haid atau menstruasi tidak akan terjadi lagi.

Haid Mendadak Terhenti tapi Tidak Hamil, Kenapa?

Sayangnya, gangguan menstruasi seperti terhenti begitu saja tidak selalu berhubungan dengan hamil. Ada kalanya muncul masalah atau gangguan lain di dalam vagina yang membuat siklus bulanan ini terhenti dan menimbulkan rasa nyeri pada tubuh khususnya perut bagian bawah. Berikut beberapa penyebab wanita berhenti haid.

  1. PCOS

PCOS adalah gangguan pada ovarium akibat tingginya kandungan hormon androgen di dalam tubuh. Hormon androgen ini terdiri dari beberapa bagian dan salah satunya testosteron yang menjadi hormon seks pria. Akibat androgen tinggi di tubuh wanita, kerja dari estrogen akhirnya terhambat.

Akibat kondisi ini tubuh akan susah mengeluarkan sel telur dengan bentuk sempurna. Akibat hal ini tubuh tidak akan merespons untuk membentuk lapisan endometrium di rahim dan akhirnya luruh dalam bentuk cairan menstruasi. Oh ya, PCOS ini menyebabkan wanita susah mengalami pembuahan dan hamil.

  1. Olahraga yang berlebihan

Olahraga memang baik untuk kesehatan. Namun, kalau olahraga dilakukan berlebihan justru tidak baik untuk tubuh wanita. Fungsi organ akan mengalami kemerosotan sehingga manfaat untuk tubuh justru susah didapatkan. Oleh karena itu lakukan olahraga dengan benar dan dibatasi.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Kids Baby - Advertisement

Wanita bisa melakukan olahraga setidaknya 3-5 hari dalam seminggu dan intensitasnya sedang. Kalau suda merasa lelah, hendaknya untuk berhenti sementara waktu. Kenali kemampuan tubuh agar bisa mengukur batasannya.

  1. Penurunan berat badan yang masif

Wanita yang terlalu kurus dan mengalami penurunan berat badan yang cukup cepat bisa mengalami gangguan menstruasi. Itulah kenapa wanita yang terlalu kurus susah hamil karena fungsi hormon di dalam tubuh terganggu termasuk fungsi ovarium untuk menghasilkan hormon seks.

  1. Obesitas

Obesitas yang terjadi pada wanita ternyata bisa menyetop menstruasi hingga beberapa bulan. Kondisi ini terjadi karena tubuh mengalami gangguan hormon sehingga estrogen tidak terbentuk begitu pun dengan sel telur. Cara terbaik untuk mengatasi hal ini adalah dengan menurunkan kadar lemak di dalam tubuh dengan olahraga rutin.

  1. Stres yang berlebihan

Wanita alah makhluk hidup yang banyak dipengaruhi hormon dalam kehidupannya. Kalau sampai mengalami stres berlebihan baik fisik hingga mental, kortisol di dalam tubuh meningkat dan menyebabkan menstruasi terhambat. Beberapa wanita ada yang pernah berhenti menstruasi selama 1-2 bulan atau lebih sebelum akhirnya normal kembali.

  1. Efek dari kontrasepsi pil

Menggunakan pil KB untuk mengendalikan kehamilan bisa membuat wanita mengalami gangguan menstruasi. Terkadang menstruasi datangnya terlambat atau malah terhenti sama sekali. Wanita dengan kondisi ini tidak perlu panik selama tidak ada gangguan pada tubuh secara menyeluruh.

Kondisi menstruasi yang terhenti atau tidak lancar ini biasanya akan kembali seperti semula setelah penggunaan pil dihentikan. Kalau Anda ingin hamil lagi, hentikan pil KB lalu tunggu hingga menstruasi berjalan dengan baik.

  1. Menopause

Wanita yang mendadak mengalami gangguan atau berhenti menstruasi padahal sedang tidak hamil bisa jadi sedang menopause atau mendekatinya. Kondisi ini normal terjadi pada wanita khususnya yang sudah berusia di atas 45 tahun. Menstruasi terhenti karena sel telur sudah tidak bisa diproduksi lagi di ovarium.

Demikianlah sedikit ulasan tentang beberapa hal yang menyebabkan masalah pada vagina. Dari beberapa penyebab di atas, kira-kira mana saja yang umum terjadi pada wanita?


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi